Jumat, Desember 3, 2021
BerandaBerita PangandaranAsal Mula Nama Madasari, Pantai Favorit Wisatawan Pangandaran

Asal Mula Nama Madasari, Pantai Favorit Wisatawan Pangandaran

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkenal dengan wisata pantainya. Salah satunya yang saat ini menjadi favorit wisatawan adalah Pantai Madasari. Namun, tahukah Anda asal mula nama Pantai Madasari?

Pantai yang berada di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran ini terkenal karena keindahannya, tak heran banyak yang memanfaatkannya untuk foto-foto.

Padahal konon dulu kawasan Madasari awalnya adalah hutan belantara yang jadi tempat persembunyian pada zaman Belanda.

Baca Juga: Pantai Madasari Pangandaran Tawarkan 7 Destinasi Wisata Menarik untuk Dikunjungi

Hal itu dikatakan Kepala Desa Masawah Ukan Suganda. Ia menyebut dulu daerah tersebut bukan bernama Madasari, melainkan Madang Nyari.

“Madang itu artinya makan, sementara Nyari artinya enak, berarti Madang Nyari ini adalah makan enak,” kata Ukan, Minggu (17/10/2021).

Meskipun awalnya hutan belantara, namun kawasan tersebut berkembang menjadi pemukiman warga.

“Warga yang pertama membuka hutan belantara hingga menjadi pemukiman namanya Daeng Danto, orang Bugis yang sedang merantau dan singgah di Madang Nyari,” jelasnya.

Lanjut Ukan, daerah tersebut jadi ramai dan terbentuk beberapa perkampungan. Seiring waktu, warga mengubah nama kawasan tersebut.

Asal mula nama kawasan pantai tersebut adalah Madang Sari berubah menjadi Madasari.

“Madasari dari dua kata juga, yaitu Mada dan Sari. Mada berarti makanan, sementara Sari berarti rasa. Artinya makanan yang rasanya enak,” tutur Ukan.

Sejak dulu, kata Ukan, warga yang tinggal di kawasan Madasari memenuhi kebutuhannya dengan melaut dan bertani.  “Mayoritas warganya adalah nelayan,” katanya.

Saat ini keindahan Pantai Madasari menjadikannya tempat wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan wisatawan dari Mancanegara.

Ada 12 lokasi yang menjadi favorit wisatawan, yaitu Gedogan, Sodong Gede, Karang Segeh, dan Batu Leuit.

Selanjutnya Kalapa Satangkal, Pulau Manggar, Pulau Hawu-hawu, Panon Nyampay, Balekambang, Legok Bancet, Patuguran, dan Legok Kalapa.

Banyak wisatawan yang menikmati keindahan laut di Pantai Madasari. Selain berlibur ada juga yang ‘botram’ atau makan-makan di pinggir pantai ditemani gemuruh ombak dan angin.

Saat makan di lokasi berbeda seperti halnya di tepi Pantai Madasari, akan terasa sangat enak. Karena itulah orang-orang dulu menamainya Madang Nyari yang berarti makan enak. (Ceng2/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -