Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BisnisCara Menanam Semangka Non Biji, Begini Langkahnya!

Cara Menanam Semangka Non Biji, Begini Langkahnya!

Cara menanam semangka non biji ini sangat mudah kita lakukan. Oleh karena itu banyak orang tertarik menanam jenis semangka ini. Apalagi buah ini memiliki banyak keunggulan karena tanpa biji yang merepotkan.

Semangka termasuk jenis buah yang populer bagi masyarakat Indonesia. Buah semangka memiliki dua varietas, yakni semangka berbiji dan non biji. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat banyak orang yang menyukainya.

Ketahui Cara Menanam Semangka Non Biji

Jika Anda juga termasuk salah satu orang yang berminat menanam semangka non biji, Anda bisa simak tips dan triknya pada artikel ini. Berikut adalah tahapan cara menanam semangka non biji yang bisa Anda lakukan.

Perhatikan Jenis Tanah, PH Tanah dan Suhu

Langkah pertama sebelum Anda memulai untuk menanam semangka non biji, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis tanah, suhu dan pH tanah.

Pada umumnya jenis semangka non biji dapat kita tanam dimanapun. Akan tetapi untuk hasil yang lebih optimal sebaiknya tanam pada daerah yang memiliki ketinggian 5-200 mdpl.

Baca Juga : Koperasi di Pangandaran Ini Berhasil Budidayakan Bibit Tanaman Buah

Jenis tanah yang penting untuk menanam semangka adalah tanah yang gembur dan berpasir. Bukan hanya itu, pohon semangka juga membutuhkan iklim hangat dengan suhu antara 20-30 °C, serta membutuhkan sinar matahari selama 7 jam per hari.

Sedangkan pH tanah yang kita butuhkan adalah antara 6-7, namun apabila pH masih kurang maka Anda dapat menyesuaikannya.

Curah hujan juga mempengaruhi percepatan pertumbuhan tanaman semangka. Jika curah hujan bagus maka tanaman semangka dapat tumbuh sekitar 40-50 mm setiap bulan.

Persiapan dan Pengolahan Lahan

Langkah kedua adalah menyiapkan lahan dan melakukan pengolahan lahan. Cara melakukan pengolahan lahan bisa dengan mencangkul atau membajak supaya tanah menjadi gembur.

Setelah pengolahan lahan selesai, kemudian lanjutkan dengan membuat bedengan ganda dengan parit pada bagian tengahnya.

Baca Juga : Buah Pining Bawang di Pangandaran Jadi Buruan Anak-anak

Lebar bedengan sekitar 70-80 cm, dan tinggi bedengan menyesuaikan kondisi lahan. Dalam membuat bedengan Anda harus memperhatikan agar lahan tidak tergenang air, sehingga penting menjaga jarak antar bedengan 3-4 m.

Pupuk Dasar dan Pemasangan Mulsa

Setelah membuat bedengan, cara menanam semangka non biji selanjutnya Anda harus menyiapkan pupuk dasar. Pupuk harus kita taburkan dolomit apabila pH tanah kurang dari 6, kemudian tanah kita biarkan 7-10 hari.

Selain pupuk dolomit, Anda juga perlu untuk menyiapkan pupuk kandang. Pupuk kandang kita taburkan sebanyak 1-1,5 kg untuk satu tanaman.

Sedangkan, untuk pupuk kimia cukup menyediakan TSP/SP-36 100 g/tanaman, KCl 200 g/tanaman dan ZA 100 g/tanaman.

Langkah selanjutnya adalah aduk, lalu campurkan pupuk dan tanah sampai merata dan diamkan agar terlarut oleh air hujan.

Setelah tanah dan pupuk larut, diamkan tanah selama 10-15 hari sebelum penanaman. Begitu juga untuk lahan bedengan lakukan penyiraman jika tidak ada air hujan.

Baca Juga : Usaha Budidaya Tanaman Hias yang Menguntungkan dan Mudah

Pemilihan Benih

Pilih benih semangka dan rendam dengan air hangat selama 1 jam supaya benih menjadi lunak.

Setelah biji lunak, tiriskan dan lakukan penjepitan ujung benih untuk membuka sedikit kulit agar air mudah terserap, dan benih menjadi lebih mudah berkecambah.

Langkah selanjutnya adalah melakukan proses pemeraman dengan kertas merang dan handuk basah agar benih seragam.

Setelah benih berkecambah, lakukan penyemaian pada polybag. Semai dengan media tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 5 : 1.

Penanaman Bibit

Cara menanam semangka non biji selanjutnya dengan memindahkan bibit ke lahan saat umur 7-10 hari setelah penyemaian dan lakukan penanaman pada sore hari.

Saat melakukan penanaman bibit, usahakan bedengan dalam kondisi basah, dan pengambilan bibit dengan cara menyobek polybag. Tanam bibit dan usahakan tanah tetap basah.

Perawatan Bibit Semangka

Teknik perawatan bibit semangka yang sudah kita semai cukup mudah, caranya sebagai berikut :

  • Lakukan penyiraman secara rutin, sebanyak 2 kali sehari atau menyesuaikan dengan kondisi lahan.
  • Berikan pupuk susulan 10 HST dengan menggunakan pupuk NPK, dosis sekitar 5 g/300 ml air untuk satu tanaman.
  • Buang tunas dan ranting selain tunas dan ranting yang tumbuh pada daun pertama dan kedua.

Penyerbukan

Langkah cara menanam semangka non biji selanjutnya adalah melakukan penyerbukan. Lakukan langkah ini secara manual pada saat tanaman berumur 25 hst.

Penyerbukan semangka non biji ini cukup mudah, yakni dengan mengambil serbuk sari dari tanaman semangka berbiji. Kemudian oleskan merata pada bakal buah atau putik. Lakukan penyerbukan pada pagi hari maksimal jam 9 pagi.

Panen

Panen semangka non biji kita lakukan pada umur 65-70 hst. Bisa juga kita kenali dengan warna buahnya yang memudar, dan sulur yang pada pangkal tangkai buah.

Demikianlah beberapa cara menanam semangka non biji yang bisa Anda lakukan secara mandiri. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat. (R11/HR-Online)