Rabu, Desember 8, 2021
BerandaBerita BisnisCara Mengetahui Saham Murah atau Mahal dengan Rasio PER dan PBV

Cara Mengetahui Saham Murah atau Mahal dengan Rasio PER dan PBV

Cara mengetahui saham murah atau mahal sebenarnya sangat mudah. Hal ini menjadi perhatian penting bagi Anda yang menjalankan transaksi saham. Investasi saham baru-baru ini menjadi pilihan terbaik untuk menyiapkan keuangan masa depan.

Tidak sedikit para pemula yang masih salah dalam melakukan transaksi. Sebagian besar dari mereka sering tidak memperhatikan harga saham terbaru. Ada baiknya mempertibangkan harga saham sebelum memmbelinya.

Biasanya seseorang melakukan pengecekan saham menggunakan rasio PER atau PBV. Keduanya bisa menjadi patokan untuk menentukan jenis saham serta harga yang tepat. Sehingga tidak salah dalam mengambil keputusan pembelian saham.

Baca Juga: Cara dan Tips Membeli Saham untuk Pemula

Pahami Cara Mengetahui Saham Murah atau Mahal

Harga saham bukan dilihat dari nilai rupiah per lembar. Untuk melihat nilai saham tersebut, maka perlu mengetahui isi buku perusahaan per lembar saham. Tak heran jika semua orang membutuhkan data valid untuk menentukan pilihan saham.

Sesuatu yang sebenarnya memperburuk suasana adalah ketidakinginan mengetahui soal valuasi saham. Orang-orang lebih banyak menengok pada nilai rupiah yang rendah. Dengan begitu, langsung membelinya tanpa mempertimbangkan lainnya.

Ada dua cara valid yang bisa Anda gunakan untuk cek harga saham. Warren Buffett sudah menerapkan cara tersebut yang akhirnya membawa keuntungan besar. Alasannya sangat sederhana karena keuntungan mengalahkan segalanya.

Bahkan cara mengetahui saham murah atau mahal sangat sederhana. Inilah dua cara yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui harga saham.

Baca Juga: Pengertian Profit Taking Saham Hingga Menentukan Waktu yang Tepat

Menggunakan Rasio PER atau P/E (Price Earning Ratio)

Cara yang pertama menggunakan rasio PER. Menggunakan cara tersebut ternyata sudah cukup populer. Bahkan lebih hemat waktu dan tenaga agar tidak menimbulkan kesalahan pilih harga. Orang-orang biasanya menggunakan rasio PER untuk mengetahui harga saham blue chip LQ45.

Anda yang akan menggunakan cara ini harus menghitung harga wajar dengan baik dan benar. Tentunya membutuhkan data valid dari harga saham terbaru dan EPS.

Perhitungan EPS biasanya dari hasil bagi jumlah laba bersih dengan jumlah lembar saham yang beredar. Setelah itu, perlu membagi harga saham dengan EPS tersebut. Dengan begitu, akan mudah bagi Anda mendapatkan pengetahuan harga saham.

Menggunakan Rasio PBV (Price to Book Value)

Cara mengetahui saham murah atau mahal bisa menggunakan rasio PBV. Banyak orang yang menganggap bahwa memanfaatkan rasio ini jauh lebih murah daripada PER. Namun, akan lebih baik jika menganalisis dengan dua cara sekaligus.

Biasanya dalam menggunakan analisis PBV membutuhkan harga saham serta book value. Hal tersebut memiliki rumus tersendiri dengan membagi ekuitas dan jumlah saham yang beredar.

Nantinya ekuitas tersebut masuk dalam kategori khusus. Maksud dari pernyataan tersebut adalah dapat distribusikan pada pemilik intensitas induk.

Baca Juga: Aplikasi Investasi Saham Untuk Investor Pemula

Gunakan Cara Lain yang Lebih Valid

Sebenarnya cara mengetahui saham murah atau mahal tidak hanya dengan rasio PER dan PBV. Masih banyak cara lain yang bisa Anda gunakan agar hasilnya lebih valid. Dengan begitu, memberi keputusan yang tepat dan mudah dalam meraih keuntungan.

Pada kenyataan harga saham memang tidak selalu murah dan bagus. Terkadang ada kenaikan yang signifikan dan membuat para investor merasa tercekik. Namun, tidak semua saham murah memiliki kelayakan invest yang baik.

Anda perlu memperhatikan hal tersebut agar tidak menimbulkan kerugian. Kini sudah banyak saham yang hampir bangkrut, saham gorengan, dan lain-lain. Semua itu memiliki harga yang murah, tetapi tidak layak untuk berinvestasi.

Jika keadaan saham belum kembali seperti semula, maka investor hanya bisa menunggu sampai membaik. Ada baiknya Anda menahan untuk bertransaksi dengan saham yang murah. Dengan begitu, memilih saham lain dengan uptrend yang jelas menjadi prioritas utama.

Cara mengetahui saham murah atau mahal menggunakan PER serta PBV bukan analisis sempurna. Anda harus memperhatikan beberapa aspek lainnya.

Terkadang membutuhkan pengetahuan kondisi ekonomi global dan makro, pergerakan IHSG, nilai tukar mata uang, dan lain sebagainya. Dengan begitu, mampu menghasilkan perhitungan yang tepat.

Tujuan dari adanya analisa ini untuk membeli saham dengan harga murah. Setelah itu, berhak menjualnya dengan harga yang sudah mahal. Hal tersebut menghasilkan return saham tinggi dan mempercepat pertumbuhan aset.

Itulah dua cara mengetahui saham murah atau mahal yang bisa Anda lakukan. Hitung semuanya dengan teliti agar tidak membawa kerugian. (R10/HR-Online)

- Advertisment -