Rabu, Desember 1, 2021
BerandaBerita BanjarFoto Kades Dibajak untuk Modus Penipuan, APDESI Banjar Akan Lapor Polisi

Foto Kades Dibajak untuk Modus Penipuan, APDESI Banjar Akan Lapor Polisi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sejumlah foto Kepala Desa (Kades) di Kota Banjar, Jawa Barat, kembali dibajak orang tak bertanggung jawab menggunakan nomor handphone tak dikenal dan disalahkangunakan untuk modus meminta pulsa hingga uang dengan nominal Rp 3 juta.

Atas kejadian tersebut pihak Asosiasi Perangkat Desa (APDESI) Kota Banjar merasa resah dan akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparat kepolisian.

Ketua APDESI Kota Banjar, Yayat Ruhiyat, mengatakan, berdasarkan informasi dari Kades hingga saat ini sudah ada 6 foto Kepala Desa yang dibajak orang tidak bertanggung jawab dan digunakan untuk penipuan dengan modus meminta-minta.

Baca Juga: Modus Penipuan Minta Pulsa Gunakan Foto Kades Kujangsari Kota Banjar

Foto keenam kepala desa yang dibajak tersebut antara lain foto Kepala Desa Kujangsari, Rejasari, Waringinsari, Mekarharja, Batulawang dan Kepala Desa Sinartanjung.

Foto milik Kepala Desa, lanjutnya, dibajak menggunakan nomor tak dikenal.

Kemudian foto tersebut digunakan untuk meminta pulsa kepada orang yang dihubungi dengan nilai Rp 200 ribu bahkan ada satu kepala desa yang diminta uang sebesar Rp 3 juta oleh pelaku.

“Untuk foto Kades Sinartanjung digunakan untuk meminta uang Rp 3 juta. Kalau yang lain rata-rata buat minta pulsa,” kata Yayat kepada HR Online, Selasa (19/10/21).

Lanjutnya, adapun nomor handphone tidak dikenal yang digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk modus meminta-minta uang dan pulsa tersebut ada yang sama ada juga yang berbeda.

Untuk menyikapi banyaknya pencatutan foto kepala desa tersebut, kata Yayat, pihak APDESI akan membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian Polres Banjar supaya bisa ditindaklanjuti.

Selain itu, juga untuk mengantisipasi agar tidak sampai ada yang menjadi korban penipuan karena menurutnya perbuatan yang dilakukan oknum tersebut sudah meresahkan semua pihak dan warga masyarakat.

“Besok pagi kami bersama para kepala desa yang sudah menjadi korban akan membuat laporan ke Polres Kota Banjar, yang akan dikoordinasi oleh DPC APDESI Kota Banjar,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -