Minggu, November 28, 2021
BerandaBerita TerbaruGas Mobil Tidak Stabil, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Gas Mobil Tidak Stabil, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Gas mobil tidak stabil barangkali adalah salah satu kendala kendaraan yang pernah Anda alami. Seperti dengan tiba-tiba putaran mesin (RPM) meninggi, padahal Anda sedang tidak menginjak pedal gas, atau mobil tersendat saat sedang Anda gas.

Tentunya hal ini adalah suatu permasalahan yang tidak sekedar berpengaruh terhadap kenyamanan perjalanan. Namun, konteksnya sudah masuk ke keselamatan pengendara dan penumpang yang ada di dalamnya.

Baca Juga : Jenis-Jenis Kopling Mobil, Berbagai Macam dengan Ciri yang Dimilikinya

Akan tetapi, tahukah Anda apa yang menyebabkan permasalahan tersebut bisa terjadi?

Penyebab dan Upaya Mengatasi Gas Mobil Tidak Stabil

Kejadian gas atau RPM tidak stabil ini bisa terjadi pada jenis kendaraan roda empat injeksi dan non-injeksi. Apabila jenis mobil adalah injeksi, maka kemungkinan akan melaju tanpa kendali.

Sedangkan apabila terjadi di jenis mobil non-injeksi, umumnya mobil akan menyeruduk saat Anda melepaskan koplingnya. Maka inilah yang membahayakan dan sangat tinggi resiko kecelakaannya.

Sementara untuk mengantisipasi adanya kejadian tersebut, Anda bisa mempelajari lebih lanjut mengenai penyebab-penyebabnya yang akan kami bahas di bawah ini.

Penyebab Gas Mobil Naik Sendiri

Ada beberapa penyebab yang menjadikan gas mobil tidak stabil, yakni:

Terjadi masalah pada ISC. ISC atau Idle Speed Control merupakan komponen mobil yang menjadi aktuator untuk mengatur idle rpm. Apabila bagian komponen ini jarang Anda bersihkan, otomatis akan menampung banyak kotoran.

Selain itu, ISC ini juga bisa menumpuk kerak uap oli yang terhirup dari ruang pembakaran. Di beberapa kasus, juga ada yang terjadi akibat kebocoran udara di ISC ini. Akibatnya, katup servo tidak bisa tertutup dan menjadikan tidak stabilnya gas mobil.

Bermasalah di bagian TPS atau Throttle Position Sensor juga penyebab gas mobil tidak stabil. TPS ini juga masih komponen mobil yang fungsinya adalah untuk membaca besaran bukaan pada throttle gas, yang nantinya akan dikirim ke ECU (Electronic Control Unit).

Baca Juga : Knalpot Mobil Keluar Air, Jangan Panik! Ini Penyebabnya

Apabila terjadi gangguan pada TPS, bacaan bukaan throttle gas tidak akan selaras. Akibatnya, stasioner akan naik dengan sendirinya meski pedal gas sedang tidak Anda injak.

Kebersihan komponen dan mesin kurang terjaga. Gas mobil yang tidak stabil merupakan situasi dimana komponen dan mesin mobil bekerja kurang optimal.

Maka dari itu, kurang perawatan akan komponen dan mesin ini juga akan berdampak pada gas yang tersendat atau naik turun tidak stabil. Terutama dalam komponen krusial termasuk selang vakum, saringan udara, throttle body, dan air flow sensor unit.

Penyebab Gas Mobil Tersendat

Selain gas mobil yang naik sendiri, ketidakstabilan juga akan tampak pada mobil brebet atau tersendat apabila digas, penyebabnya adalah:

Pemilihan bahan bakar yang bukan standar mesin juga bisa menjadi penyebab utama gas mobil tidak stabil, terutama terkait injeksi mesin kendaraan itu sendiri.

Mesin yang mempunyai kompresi nilai oktan lebih tinggi, maka juga akan membutuhkan bahan bakar yang semakin tinggi pula. Oleh karena itu, kesalahan penggunaan bahan bakar juga bisa menyebabkan permasalahan gas tidak stabil ini.

Filter bahan bakar yang mulai rusak, ternyata juga memberikan pengaruh buruk yakni menjadikan gas brebet. Filter bahan bakar berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar terbebas dari debu dan kotoran saat masuk ke mesin pembakaran.

Baca Juga : Penyebab Mobil Injeksi Boros Bisa Jadi Tanda Kerusakan pada Mesin

Jika ada kerusakan filter ini, maka bahan bakar yang tidak bersih bisa lolos ke ruang bakar dan menjadikan kinerja pembakaran tidak maksimal. Hasilnya, mesin akan berebet dan gas mobil tidak stabil.

Menggunakan busi yang tidak standar atau memang sudah mengalami kerusakan. Sebagai pemercik api, kinerja busi sangat berpengaruh terhadap performa mesin.

Pemilihan busi yang tidak sesuai standar mesin akan menghasilkan kolaborasi yang kurang bagus, dan mesin pun akan tersendat.

Cara Mengatasi Gas Mobil Tidak Stabil

Ada beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan mobil yang satu ini dengan melihat dari segi penyebabnya. Pertama, jika yang bermasalah adalah ISC dan TPS, maka cara mengatasinya adalah mengganti komponen tersebut.

Namun jika kotoran dan kerak ISC belum parah, Anda bisa membersihkannya saja dengan lap dan cairan khusus sehingga katup servo kembali tertutup.

Antisipasi selanjutnya, bisa Anda tempuh dengan upaya melakukan perawatan komponen dan mesin mobil Anda secara secara rutin. Usahakan tidak ada yang tersumbat agar tidak menjadikan malfungsi komponen lain.

Sebaiknya, Anda menggunakan bahan bakar minyak yang sudah direkomendasikan dengan mesin mobil Anda. Bersihkan dengan rutin filter bahan bakar agar tidak mengalami kerusakan.

Sedangkan dalam masalah busi, Anda bisa menggantinya dengan yang standar mesin mobil. Dengan begitu, masalah gas mobil tidak stabil Anda akan terselesaikan. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

- Advertisment -

Berita Terbaru