Rabu, Desember 1, 2021
BerandaBerita TerbaruHikmah Maulid Nabi Menyadarkan Manusia Sebagai Umat Manusia

Hikmah Maulid Nabi Menyadarkan Manusia Sebagai Umat Manusia

Hikmah Maulid Nabi menjadi informasi penting yang wajib kita ketahui. Tambah lagi kita adalah seorang muslim yang paham betul akan hal itu. Harapannya dengan adanya hikmah tersebut, dapat merubah kehidupan kita.

Dalam Islam, perihal itu sudah menjadi hal yang wajar. Hal yang demikian itu juga biasa terjadi di Indonesia. Bahkan menjadi momen khusus yang disambut luas oleh muslim.

Dalam buku yang berjudul Dibalik 7 Hari Besar Islam yang merupakan karya dari Muhammad Sholikhin, mengatakan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi, pertama kali adalah saat Kesultanan Salahudin Al-Ayyubi.

Baca juga: Perang Terakhir Nabi Muhammad SAW

Sedangkan pada tahun 2021 ini, 12 Rabiul Awal, akan jatuh pada tanggal 18 Oktober. Seperti yang sudah kita ketahui adalah momen penting yang merupakan peringatan hari kelahiran Uswatun Hasanah kita, Nabi Muhammad SAW. Tidak heran apabila banyak orang yang ikut merayakan hari spesial ini.

Deretan Hikmah Maulid Nabi

Sekarang ini tentang peringatan tersebut masih terdapat pro dan kontra. Akan tetapi jika kita sadari, hal tersebut menjadi penyemangat dalam mewujudkan ghiroh keislaman.

Namun yang akan kita bahas ini bukan perihal pro ataupun kontranya, melainkan hikmah Maulid Nabi tersebut. Pasalnya, kebanyakan orang masih belum begitu paham dengan ilmu uang satu ini. Nah, untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita tentang Islam, simak penjelasannya berikut ini.

Rasa Syukur

Untuk hikmah Maulid Nabi yang pertama adalah menjadi momen kesyukuran. Maksudnya adalah sekarang ini, kita sudah hidup pada zaman yang modern dan canggih. Hal yang demikian itu merupakan jerih payah dari Nabi Muhammad SAW. Hal itu juga yang seharusnya menjadikan kita bersyukur.

Baca juga: Sejarah Maulid Nabi, Kisah Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Bayangkan saja, apabila sekarang ini kehidupan kita sama dengan saat dakwah Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam. Apakah kita masih hidup sampai saat ini atau justru memilih menjadi pembangkang?

Apakah kita juga berani mati demi Islam seperti halnya Masitoh? Tanpa adanya peranan Nabi Muhammad yang tidak menyerah berdakwah demi menyebarkan Islam, kita masih hidup pada zaman kebodohan.

Waktu Tepat Bersholawat

Kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan moment yang tepat untuk kita memanjatkan sholawat kepada Rasul sebanyak mungkin. Hikmah Maulid Nabi yang satu ini juga menunjukkan kecintaan kita terhadap Rasulullah SAW. Saat kita mampu mengamalkannya, maka kita akan mendapatkan pahala yang besar.

Apabila kita mendapatkan pahala yang banyak, hal itu juga akan menjadi penyebab kita menjadi penghuni surga. Perihal surga, setiap insan pasti menginginkannya.

Meningkatkan Cinta Kepada Nabi SAW

Rasa cinta kepada Nabi SAW hendaknya juga kita tanamkan sejak dini. Hendaknya juga kita menjadikan kisah dari putra Siti Aminah tersebut sebagai idola. Kehidupan sekarang ini kebanyakan orang malah mengidolakan artis, bukan Rasulullah. Malah, ada juga yang meniru semua yang dilakukan idolanya tersebut, bukan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Dakwah Nabi Muhammad SAW pada Periode Mekah

Padahal, kelak semua itu nantinya akan dimintai pertanggungjawaban. Sekecil apapun perbuatan tersebut. Karena, Allah adalah hakim yang paling adil. Terdapat tiga perkara yang menjadikan seseorang itu bisa menikmati manisnya iman.

Pertama adalah Allah dan Rasul yang menjadi cinta untuknya. Tidak ada yang ia cintai selain keduanya itu. Kedua, ketika ia mencintai seseorang, hendaknya cinta itu juga karena Allah. Karena ia juga tidak akan kembali kepada kekufuran sesudah Allah selamatkan.

Sadar Sebagai Umat Islam

Selanjutnya, hikmah Maulid Nabi juga menyadarkan kita memiliki peran sebagai umat Islam. Kelahiran Baginda Rasul tersebut sudah seharusnya menyadarkan kita. Hendaknya juga kita mempunyai kewajiban untuk nasihat-menasihati dalam hal kebaikan.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi kita juga mencontoh Nabi Muhammad dalam dakwah menyebarkan Islam. Maksudnya adalah kita juga ikut siar atau fastabiqul khairats terhadap agama Allah ini. Paling tidak, terhadap diri sendiri, keluarga, sanak saudara, dan masyarakat luas.

Kenal Lebih Dekat dengan Nabi

Hal yang menjadikan kita lebih dekat dengan Rasulullah SAW adalah rasa penasaran kita. Sebenarnya siapa sih Nabi Muhammad itu, bagaimana bisa menjadi utusan Allah?

Baca juga: Rumah Tempat Nabi Muhammad Dilahirkan Miliki Banyak Keistimewaan

Itulah beberapa pertanyaan yang menjadikan kita mendapatkan hikmah Maulid Nabi. Mengenal Rasul merupakan salah satu cara supaya kita itu bisa menjadi insan yang Ihsan.

Meneladani Kisah

Mengenai hal ini, tentunya ada banyak sekali keteladanan dari Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu juga, Rasul mempunyai julukan “Uswatun Hasanah”. Kita sebagai umatnya, sudah seyogyanya mengamalkan serta meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut juga akan menjadikan perasaan cinta dan bersyukur yang tertanam dalam diri kita sendiri.

Nah, itu tadi beberapa hikmah Maulid Nabi. Semoga dengan kita mengetahuinya, menjadikan ibadah kita kepada Allah lebih baik. (R10/HR-Online)

- Advertisment -