Selasa, Januari 18, 2022
BerandaBerita TerbaruHukum Wudhu Sebelum Mandi Wajib, Berikut Penjelasannya

Hukum Wudhu Sebelum Mandi Wajib, Berikut Penjelasannya

Hukum wudhu sebelum mandi wajib itu bagaimana? Tahukah Anda apa jawabannya. Atau apakah Anda pernah melakukannya? Bagaimana pendapat Anda mengenai hal itu? Apakah wajib atau sunah?

Selagi kita belum melihat jawaban dari sunah maupun Al-Quran tentunya hanya bisa menerka-nerka. Bahkan akan sangat susah mendapatkan kepastian jika tidak mau belajar ilmu-ilmu Islam.

Padahal, mempelajari ilmu dalam agama Islam itu juga merupakan Tholabul ‘ilmi. Hukumnya berarti wajib untuk kaum laki-laki juga perempuan.

Berbicara tentang wudhu sebelum kita melakukan mandi wajib berarti kita juga akan membahas tentang adab-adabnya. Mandi wajib juga merupakan kewajiban bagi kita.

Akan tetapi, keharusan melakukannya tersebut juga dalam konteks tertentu. Biasanya kita lakukan setelah Haid, berhubungan suami istri dan yang lainnya.

baca juga: Hukum Percaya Ramalan dalam Islam, Berikut Penjelasannya

Hukum Wudhu Sebelum Mandi Wajib dalam Islam

Supaya nantinya kita bisa melakukan mandi wajib yang baik dan benar sesuai dengan yang agama kita ajarkan.

Alangkah lebih baiknya jika kita ketahui dulu pernyataan hukum wudhu sebelum mandi wajib. Bagi Anda yang belum tahu wajib sekali untuk menyimak ulasan berikut ini.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwasannya mandi wajib itu merupakan mandi atau menuangkan air ke seluruh tubuh untuk menghilangkan hadas besar.

Tetapi tata cara mandi wajib tidak bisa kita lakukan seperti mandi biasa. Semuanya harus memenuhi aturan yang sudah Islam tentukan.

Kembali mengingatkan bahwa aturan tersebut bukan untuk memberikan kesulitan bagi kita untuk melakukannya.

Tetapi aturan tersebut bertujuan untuk menyempurnakan. Semoga apa yang kita lakukan itu benar dan bisa membersihkan semua hadas yang ada pada tubuh kita.

Lalu bagaimana hukum wudhu sebelum mandi wajib? Mengenai hal ini, terdapat banyak pendapat dari para ulama. Pendapat tersebut juga berbeda-beda.

Akan tetapi berdasarkan hadits dari Aisyah, riwayat Bukhari Muslim menjelaskan. Dari Aisyah istri Rasulullah, ketika Nabi SAW akan mandi junub, beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangan. 

Selanjutnya, beliau wudhu seperti wudhu ketika kita akan shalat. Beliau juga memasukkan jarinya ke dalam air serta menggosokkan ke kulit kepala beliau dengan menggunakan kedua telapak tangannya.

Hal itu beliau lakukan sebanyak tiga kali. Setelah itu Nabi SAW mengalirkan air ke seluruh tubuh.

Mengacu dari hadits tersebut, wudhu tidak menduduki urutan pertama. Melainkan kedua, setelah baginda Nabi SAW mencuci kedua telapak tangannya.

Jadi, bisa kita simpulkan, bahwa hukum wudhu sebelum mandi wajib itu sunah. Meskipun ada banyak ulama yang mengatakan wajib. Akan tetapi, kita mengacu kepada Hadits dari Istri Baginda Nabi SAW tersebut.

baca juga: Hukum Membuat Tato dalam Islam, Simak Penjelasannya!

Qs. Al-Maidah Ayat 6

Untuk hukum wudhu sebelum mandi wajib Ustadz Adi Hidayat mengatakan sunah. Hal ini juga memiliki alasan yang kuat. Bukan hanya pada hadits riwayat Bukhari Muslim tersebut, akan tetapi juga dalam Qs. Al-Maidah ayat 6.

Beliau mengatakan dalam arti surat tersebut memberikan anjuran kepada siapapun yang melakukan hubungan suami istri atau junub maka mandilah. Tidak terdapat juga perintah untuk melakukan wudhu.

Jadi berdasarkan ayat tersebut siapapun yang melakukan mandi wajib tanpa wudhu tetap akan sah. Namun, akan lebih baik dan afdhal kita mengikuti apa yang sudah baginda Nabi ajarkan yakni wudhu terlebih dahulu.

baca juga: Hukum Tidur Setelah Subuh, Berikut Penjelasan Beserta Alasannya

Hadits Riwayat Muslim

Hal yang demikian ini juga berdasarkan dengan hadits riwayat Muslim no 317. “Apabila orang yang mandi wajib tidak wudhu sebelum ia mandi, tetapi hanya mengguyurkan air ke seluruh tubuh, kedua tangan, kemudian menyempurnakan mandinya tersebut maka ia sudah dianggap menunaikannya. Apabila apa yang sudah ia niatkan memang untuk janabah.

Adab Mandi Wajib

Setelah mengetahui hukum wudhu sebelum mandi wajib tersebut adalah sunnah. Tidak ada salahnya juga jika kita mengetahui adab yang baik dan benar dalam mandi wajib.

Apabila Anda sedang junub karena mimpi basah atau hubungan badan maka ambil wadah tempat mandi.

Untuk pertama silakan Anda basuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali serta hilangkan kotoran yang terdapat di badan. Setelah itu, wudhulah seperti wudhu ketika hendak menunaikan shalat.

Jika wudhu sudah usai, maka siramlah air ke kepala sebanyak tiga kali seperti saat Anda hendak menghilangkan hadas janabat. Lalu, siramlah air ke seluruh tubuh kanan dan kiri sebanyak tiga kali.

Lalu, juga sisi depan dan belakang. Lakukan hal yang sama juga untuk sela-sela rambut dan jenggot. Bila terdapat lipatan lemak dalam tubuh, usahakan air bisa sampai termasuk pada tempat tumbuh rambut yang tipis atau tebal.

Ingat apabila Anda menyentuh buah dzar setelah wudhu tersebut. Maka hendaknya mengulang wudhu lagi. Paling utama adalah, niatkan bahwa Anda itu hendak mandi wajib.

Penjelasan mengenai hukum wudhu sebelum mandi wajib tersebut dapat membantu Anda untuk menyempurnakan keimanan dan bersih dari hadas besar. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -