Rabu, Desember 8, 2021
BerandaBerita TerbaruJangan Sering Menahan Bersin, 6 Bahaya Mengerikan Ini Intai Kesehatan!

Jangan Sering Menahan Bersin, 6 Bahaya Mengerikan Ini Intai Kesehatan!

Jangan sering menahan bersin karena dampaknya bagi kesehatan sangat mengerikan. Dalam kondisi tertentu, pastinya Anda sering menahannya untuk menjaga kesopanan, dan supaya tidak mengganggu suasana. Apalagi saat pandemi seperti sekarang ini.

Namun, jangan terlalu sering, atau bahkan jangan sampai Anda menahannya begitu saja. Sebab, udara yang keluar ketika bersin jauhnya bisa sampai 150 kilometer per jam.

Bersin juga gerakan yang refleks saat mengeluarkan kuman dari dalam tubuh. Jadi kalau bersin ditahan maka kuman tersebut akan mengganggu kesehatan.

Oleh sebab itu, menahan bersin sama dengan memberikan masalah terhadap kesehatan tubuh yang risikonya bisa lebih berbahaya.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini ulasannya mengenai bahaya yang mengintai kesehatan tubuh akibat menahan bersin.

Baca Juga : Sayuran yang Kaya Zat Besi dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Jangan Menahan Bersin karena Dampaknya Mengerikan

Pecah Pembuluh Darah

Dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah. Akibatnya mata jadi memerah dan mimisan. Bahkan darah juga bisa keluar dari telinga. Sebab, pada bagian mata, hidung, dan telinga banyak terdapat pembuluh darah yang kecil.

Aneurisma Otak

Jangan menahan bersin karena bisa memicu munculnya aneurisma otak, yaitu benjolan abnormal pada bagian dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut bisa membuat kondisi pembuluh darah jadi sangat lemah, sehingga rentan pecah. Jika hal ini terjadi maka akibatnya bisa fatal, mulai dari pendarahan hingga kematian.

Pendengaran Rusak

Menahan bersin juga bisa mengakibatkan rusaknya pendengaran. Sebab telinga, hidung, maupun tenggorokan merupakan saluran yang ketiganya saling berhubungan.

Baca Juga : Jenis Makanan Pahit Ini Manfaatnya Luar Biasa Bagi Kesehatan Tubuh

Ketika bersin, udara yang keluar tidak hanya dari hidung saja, tapi juga dari tenggorokan serta tuba eustachius yang ada pada telinga.

Oleh sebab itu, jangan sering menahan bersin karena dampaknya akan membuat tekanan berlebih terjadi pada tuba eustachius, serta mendorong bagian gendang telinga.

Kondisi tersebut bisa merusak gendang telinga, bahkan hingga pecah, sehingga pendengaran pun menjadi rusak.

Patah Tulang Rusuk

Karena tekanan udara ketika bersin jangkauannya bisa sampai 150 kilometer per jam, jadi tidak menutup kemungkinan risiko tulang rusuk patah bisa terjadi akibat kebiasaan tersebut. 

Sebab, tingginya tekanan udara yang seharusnya bisa keluar malah dipaksa untuk masuk ke bagian paru-paru.

Cedera Tenggorokan

Cedera tenggorokan menjadi salah satu bahaya mengerikan lainnya yang mengintai kesehatan tubuh ketika menahan bersin.

Baca Juga : Fungsi Bulu Ketiak untuk Kesehatan Tubuh, Kamu Harus Tahu!

Kondisi ini biasanya ditandai dengan sulitnya menelan makanan maupun saat berbicara. Hal itu karena terdapat kerusakan pada bagian tenggorokan. Kebiasaan menahan bersin adalah salah satu pemicunya.

Kolaps Paru-paru

Sebaiknya jangan menahan bersin karena akibatnya bisa juga berujung pada kolapsnya paru-paru dampak dari terjadinya cedera pada bagian diafragma.

Kondisi ini terjadi karena udara terjebak dalam ruang diafragma. Oleh sebab itu, jangan anggap sepele dengan risiko yang bisa terjadi, bahayanya hingga mengancam nyawa.

Tidak hanya berdampak pada bagian tubuh yang saling berkaitan seperti halnya telinga, hidung, serta tenggorokan. Namun bisa juga berdampak pada organ tubuh lainnya. Mengingat kecepatan dari tingginya tekanan udara saat bersin.

Jadi, jangan pernah menganggap remeh risiko yang akan terjadi jika sering menahan bersin. Risiko terburuknya bisa sampai merenggut nyawa.

Adapun salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meredam suara bersin yaitu dengan menggosok hidung. Bisa juga dengan cara menggosok area bagian atas bibir.

Namun yang paling penting adalah selalu memperhatikan etika bersin supaya tidak mengganggu serta menularkan penyakit. Jangan lupa mencuci tangan usai menutup mulut saat bersin. (R3/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisment -