Kamis, Desember 9, 2021
BerandaBerita TerbaruJantung Berdebar dan Sesak Nafas, Kenali Faktor Penyebabnya

Jantung Berdebar dan Sesak Nafas, Kenali Faktor Penyebabnya

Jantung berdebar dan sesak nafas sebenarnya merupakan dua kondisi kesehatan yang berbeda. Ada sejumlah faktor yang bisa menjadi penyebab gangguan ini. Namun jika kedua kondisi ini muncul bersamaan, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Jantung berdebar atau yang populer dengan sebutan palpitasi. Ini terjadi karena beberapa hal. Seperti kelebihan hormon tiroid, kurang gula, demam, kekurangan cairan dan tekanan darah rendah.

Sementara, sesak nafas sering terjadi karena berkaitan dengan kondisi paru-paru. Baik karena aktivitas fisik yang berat, merokok, maupun adanya gangguan kesehatan. 

Namun penting kita waspadai bila kedua kondisi tersebut terjadi beriringan. Jika keduanya terjadi secara bersamaan, maka bisa jadi ada gangguan kesehatan serius dalam tubuh orang yang mengalaminya.

Kondisi Penyebab Jantung Berdebar dan Sesak Nafas

Ada sejumlah kondisi yang bisa memicu meningkatnya kerja jantung dan paru-paru. Karena itu sangat penting mengenal apa saja faktor yang bisa menjadi penyebab jantung berdebar dan sesak nafas. Berikut ini ulasannya.

Baca Juga : Jantung Berdebar Kencang dan Badan Lemas? Ini Yang Harus Anda Tahu!

Stres dan Gangguan Kecemasan

Terjadinya emosi secara intens dapat memicu pelepasan hormon yang dapat mempercepat laju detak jantung. Hal ini yang kemudian menjadikan seseorang mengalami jantung berdebar.

Selain emosi, orang yang mengalami serangan panik secara intens juga bisa mengalami debar jantung. Kemudian muncul juga kondisi sesak nafas.

Pada beberapa kasus, gejala lain juga mungkin muncul. Seperti kondisi tubuh yang menggigil, berkeringat, dan timbulnya nyeri dada.

Gejala yang seperti ini sangat mirip seperti serangan jantung. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya segera Anda cari bantuan medis untuk mengatasi hal tersebut.

Serangan Asma

Faktor penyebab lainnya dari jantung berdebar dan sesak nafas juga bisa karena asma. Jika Anda memiliki riwayat gangguan ini sebaiknya waspada.

Sesak nafas sering kita kenal sebagai salah satu gejala penyakit asma. Kondisi tersebut juga seringkali terjadi bersamaan dengan adanya jantung berdebar ketika serangan asma terjadi.

Baca Juga : Ketahui 4 Tanda Jantungmu Tidak Berfungsi Normal

Bahkan orang dengan asma persisten berisiko 1,5 kali lebih tinggi mengalami gangguan irama jantung, daripada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit asma.

Serangan Jantung

Munculnya jantung berdebar dan sesak nafas juga perlu menjadi kewaspadaan bagi Anda yang mengidap kelainan jantung.

Ada sejumlah gejala yang bisa menjadi tanda seseorang mengalami serangan jantung. Jantung berdebar ini biasanya terjadi dengan gejala lain. Termasuk munculnya sesak nafas, rasa tidak nyaman, pusing, dada tertekan sampai dengan nyeri

Beberapa orang juga mengaku mengalami debar jantung dengan sensasi nyeri dada yang hebat ketika serangan terjadi secara tiba-tiba.

Olahraga Berat

Jantung berdebar cepat juga bisa terjadi karena olahraga berat yang Anda lakukan. Alasan hal tersebut terjadi karena jantung memompa lebih banyak darah untuk menghasilkan tenaga otot yang Anda gunakan untuk berlatih.

Pada beberapa kondisi, merasakan debar jantung ketika olahraga juga menjadi salah satu hal yang tidak perlu kita khawatirkan. Hal ini karena bisa menjadi suatu tanda bahwa Anda tidak berolahraga cukup lama.

Akan tetapi jika kemudian muncul dengan gejala lain seperti misalkan sesak nafas, ada baiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Anda membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah debar jantung dan sesak nafas hanya efek dari olahraga atau terjadi karena penyakit yang lainnya.

Sedangkan pada orang yang menderita penyakit jantung, sangat mungkin bagi mereka mengalami sesak nafas ketika sedang olahraga dan bersamaan dengan kemunculan jantung berdebar.

Mengalami Masalah Jantung Lainnya

Selain karena beberapa masalah jantung yang telah disebutkan sebelumnya, seseorang yang mengalami jantung berdebar dan sesak nafas sekaligus juga bisa terjadi karena mengalami masalah jantung lainnya.

Salah satunya karena fibrilasi atrium yaitu suatu kelainan yang terdapat pada irama jantung. Ketika seseorang mengalami fibrilasi atrium, jantungnya akan berdetak tidak teratur dan seringkali detaknya menjadi jauh lebih cepat dari kondisi normal.

Beberapa gejala lain juga akan dirasakan oleh orang dengan fibrilasi atrium. Salah satunya sesak nafas, kelelahan, nyeri dada sampai dengan pingsan tiba – tiba.

Semua itu menjadi suatu gejala yang pada akhirnya membebani penderita dan harus segera dicari cara tepat mengatasinya.

Itulah berbagai kondisi yang berpotensi mengakibatkan jantung berdebar dan sesak nafas secara bersamaan. Pastikan agar Anda selalu menjaga kesehatan dan cek kondisi secara berkala. (R11/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisment -