Rabu, Desember 8, 2021
BerandaBerita TerbaruKeteladanan Luqman Al Hakim, Inspirasi dalam Mendidik Buah Hati

Keteladanan Luqman Al Hakim, Inspirasi dalam Mendidik Buah Hati

Keteladanan Luqman Al Hakim menjadi ilmu yang bermanfaat apabila kita mampu mengamalkannya. Berbicara tentang Luqman, rasanya sudah mengarah kepada buah hati kita.

Pasalnya, sosok yang satu ini memang sudah kondang perihal dunia anak. Ada banyak hal yang bisa kita contoh dari sosok ini.

Ya, Luqman merupakan hamba Allah yang bukan termasuk dalam kalangan Nabi. Nama tersebut juga sangat populer dalam dunia Islam. Salah satu alasannya adalah karena nasihatnya memang mengandung banyak hikmah.

Tidak hanya sebuah pesan saja, melainkan nasihat yang membantu kita untuk mendidik anak atau sebagai orang tua yang baik dan penuh kasih sayang. Akan tetapi, juga berdasarkan dengan ajaran Islam, akidah, juga akhlak yang baik.

Karena adanya keteladanan ini, maka Allah mengabadikan nama yang mulia tersebut dalam firman-Nya.

Mungkin sudah tidak asing lagi surat tersebut. Ya, tepat surat Luqman. Meskipun ia tidak menerima jabatan sebagai Nabi, akan tetapi ia merupakan ayah pilihan.

baca juga: Keteladanan Rasul Ulul Azmi Mengajarkan Tentang Kesabaran dan Setia

Beberapa Keteladanan Luqman Al Hakim

Perlu Anda ketahui bahwa ayah pilihan ini merupakan anak dari Baura bin Nahur bin Tareh. Tareh itu sendiri adalah nama yang berasal dari Azar, ayah dari Nabi Ibrahim As.

Kebangsaan dari sosok yang satu ini adalah Kota Sudan. Memiliki pekerjaan sebagai tukang kayu.

Sedangkan keistimewaan dari manusia pilihan ini adalah tubuhnya yang pendek, akan tetapi mempunyai kekuatan yang super dan hikmah dari Allah SWT. Hal itulah yang membuat nasihat Luqman diabadikan dalam Al-Qur’an.

Ia hidup sangat lama, seribu tahun lamanya. Bahkan ia juga sempat menjadi guru dari Nabi Daud As.

Pekerjaan tidak hanya sebagai tukang kayu saja, melainkan juga tukang jahit dan penggembala domba. Hingga pada akhirnya ia menjadi seorang hakim.

Keteladanan Luqman Al Hakim bermula dari sini. Setelah menjadi hakim, akhirnya ia menjabat sebagai seorang suami dan ayah.

Rasa bahagia tersebut juga tidak lama menemani Luqman. Pasalnya, setelah ia Allah karuniai anak, anak-anaknya tersebut juga meninggal saat usianya masih balita.

Meskipun begitu juga, Luqman tetap menerimanya dengan ikhlas dan percaya bahwa semua yang terjadi kepada dirinya itu sudah menjadi ketetapan bagi Allah SWT.

Nah, bagi Anda yang belum tahu keteladanan Luqman Al Hakim perlu Anda simak penjelasannya berikut ini. Pasalnya, sekarang ini memang perlu untuk kita sosialisasikan.

Tambah lagi, sekarang ini memang banyak bermunculan kasus tentang anak.

baca juga: Keteladanan Abu Bakar Mengajarkan Keikhlasan untuk Urusan Islam

Tidak Menyekutukan Allah SWT dengan Apapun

Untuk keteladanan Luqman Al Hakim yang pertama adalah ia mengajarkan dan menasihatkan kepada anak-anaknya untuk tidak menyekutukan Allah SWT dengan apapun.

Ia mengatakan kepada anak-anaknya untuk tetap menyembah dan beribadah hanya kepada Allah SWT saja.

Tidak menyekutukan Allah dengan apapun dan siapapun. Pasalnya, memang syirik itu merupakan perbuatan dosa besar.

Sebagaimana dalam surat Luqman ayat 13 yang menjelaskan:

baca juga: Keteladanan Nabi Nuh Mengajarkan Kesabaran dan Setia Kepada Allah

Menyayangi dan Birrul Walidain

Kemudian, keteladanan Luqman Al Hakim adalah mengajarkan kepada anak-anaknya untuk selalu menyayangi serta berbakti kepada bapak dan ibunya.

Sebagai anak, hal itu memang sudah menjadi kewajiban bagi kita. Jika kita hendak melawan orang tua, harusnya kita ingat kembali jasa-jasa mereka.

Ibu yang sudah mengandung, melahirkan dengan taruhan nyawa, dan menyusui selama dua tahun. Sedangkan ayah sudah rela banting tulang dengan ikhlasnya, tidak takut hujan dan panas demi bisa menyenangkan anaknya.

Sebenarnya dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 23 juga menjelaskan, jangan menentang semua perintah. Bilang “AH” saja, kita tidak boleh.

Surat Luqman ayat 14 juga menjelaskan perkara yang sama.

Mengajarkan untuk Beramal Shaleh

Bukan hanya itu saja keteladanan Luqman Al Hakim yang bisa amalkan. Akan tetapi, ayah yang menjadi pilihan Allah ini juga mengajarkan kepada buah hatinya untuk berbuat amal kebaikan.

Ia menasihati anaknya, perbuatan yang sekecil biji sekalipun nantinya akan Allah berikan balasan.

Jika kamu mampu berbuat baik sekecil biji zarrah, Allah akan memberimu pahala dan surga. Tetapi jika kamu melakukan dosa sekecil biji tersebut, nantinya juga Allah akan membalasnya dengan siksa neraka yang pedih.

Walaupun tak satu manusia pun yang mengetahuinya, Allah akan selalu mengawasimu. Karena Allah Maha Melihat dan Maha Halus.

Selain itu, Luqman juga mengajarkan kepada anaknya untuk mencegah perbuatan yang mungkar.

Tidak hanya itu saja, akan tetapi juga menasihati mereka supaya tetap bersabar terhadap semua yang menimpa. Hal ini juga sesuai dengan surat Luqman ayat 17.

Terakhir, Luqman juga mengajarkan kepada anaknya supaya tidak berbuat sombong. Karena memang hal tersebut adalah perbuatan yang tercela.

Sebagaimana dalam surat Luqman ayat 18. Nah, itu tadi beberapa keteladanan Luqman Al Hakim yang menginspirasi para orang tua dalam mendidik buah hatinya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -