Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaBerita TerbaruMisi NASA Lucy, Meluncur 16 Oktober untuk Jelajah 12 Tahun ke Trojan

Misi NASA Lucy, Meluncur 16 Oktober untuk Jelajah 12 Tahun ke Trojan

Misi NASA Lucy siap meluncur mulai 16 Oktober mendatang. Misi ini merupakan misi dengan perjalanan selama 12 tahun dan akan memotret asteroid di jalur yang sama dengan orbit Jupiter. 

Lucy ini adalah pesawat luar angkasa perdana yang akan terbang dan hinggap di asteroid Trojan milik Jupiter. Nantinya, Lucy ini akan menjalankan tugasnya untuk mempelajari asteroid tersebut dan mencari pemahaman lebih lanjut terkait bentuk tata surya lebih mendalam.

Kabarnya, misi yang akan meluncur dari Space Coast Florida setidaknya berkunjung ke 8 asteroid. Ini juga merupakan rekor baru untuk penerbangan satu pesawat luar angkasa. 

Bulan lalu, pesawat luar angkasa Lucy sudah menyelesaikan tahap pengujian oleh para tim darat. Pengujian ini terselenggara di ruang bersih dan ber-AC, lebih tepatnya berada di fasilitas pemrosesan muatan Astrotech, Titusville, Florida. Lokasi yang tidak jauh dari Kennedy Space Center NASA.

Baca Juga: Misi NASA Ke Venus Melalui Veritas Untuk Mempelajari Geologi Venus

Bagaimana Kinerja Misi NASA Lucy?

Peluncuran pesawat luar angkasa Lucy, tidak lain adalah membawa misi untuk mempelajari asteroid kuno yang mengelilingi matahari bernama Trojan. Dengan memantau asteroid Trojan, harapannya bisa membantu para ilmuwan dalam menganalisa bagaimana planet terbentuk.

Tidak hanya itu, misi NASA Lucy juga diharapkan bisa memberikan jawaban terkait planet yang terbentuk di 4,5 miliar tahun lalu mengapa bisa berakhir dengan formasi seperti yang para ilmuwan lihat sekarang ini. Di dalam pesawat Lucy, para ilmuwan telah menyematkan kamera hitam putih.

Kamera tersebut berfungsi untuk mendeteksi berapa jumlah kawah di permukaan asteroid Trojan. Pemantauan tersebut memungkinkan para ilmuwan untuk mengkaji lebih lanjut terkait lingkungan yang terjadi di asteroid miliaran tahun silam.

Baca Juga: Objek 2005 QN137, Terdeteksi Astronom di Sabuk Utama Asteroid

Terkait Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Lucy

Misi NASA Lucy memuat lebih dari 3 kilometer kabel. Utamanya adalah panel surya besar yang terletak dari sisi ke sisi dengan tinggi menyamai gedung lima lantai.

Pesawat yang akan mempelajari asteroid dengan jumlah lebih banyak dari pesawat luar angkasa lainnya juga menjadi tenaga surya pertama yang bertualang sejauh ini.

Lucy memanfaatkan gravitasi planet untuk bisa melayang di atas Bumi dua kali, berada tepat di arah Trojan. Perkiraan perjalanannya adalah memerlukan waktu selama 12 tahun.

Rinciannya yaitu tahun 2025 akan ada pemandangan Lucy berada di atas Donald Johansson. Ia adalah pesawat yang menjelajah di sabuk antara Jupiter dan Mars. 

Nantinya, misi NASA Lucy akan sampai di Trojan sekitar tahun 2026 di bulan Agustus. Satu tahun berikutnya, yakni September 2027, Lucy akan terbang melewati Polymele.

Di tahun 2028, perkiraan awal Lucy akan bersinggungan dengan Leucus, terakhir dengan Orus sekitar bulan November 2028. Selanjutnya, Lucy akan berayun di balik Bumi dan meminta bantuan gravitasi ketiga di sisi lain dari Jupiter. 

Di titik itulah Lucy akan berpapasan dengan Pterocles dan Monetius. Hal tersebut akan terjadi di tahun 2033. Sebagai purna tugas, Lucy akan mengakhiri petualangannya. 

Berakhirnya Lucy kemungkinan ada dua cara yang bisa terjadi. Pertama, yakni dengan kembali ke Bumi dan bergelar artefak. Kedua, Jupiter akan melemparkannya ke luar tata surya atau matahari.

Baca Juga: Galaksi Spiral LEDA 42975 yang Menakjubkan Tertangkap Hubble

Proses Peluncuran Misi NASA Lucy

Lucy sudah mempunyai jadwal untuk meluncur setelah kesuksesan di tahap uji. Lucy ini adalah misi ke 13 dalam Program Discovery NASA yang memerlukan panel surya besar lantaran jalur dan medan operasinya lebih jauh daripada pesawat luar angkasa yang lain.

Dalam keberhasilan di tahap uji penerapan panel surya terakhir, Lucy membuktikan sebagai akhir dari langkah panjang pengembangan. Hal ini merupakan berkat dari perhatian dan dedikasi yang baik dari para tim dalam mengatasi detail kendala persiapan panel surya ini.

Pada tanggal 16 Oktober 2021 mendatang, Lucy akan mulai berangkat menjalankan misinya. Misi NASA Lucy akan meluncur di atas roket Atlas V 401 bertepatan dengan jam lepas landas 02.34 PST. Kabarnya, peluncuran ini akan didokumentasikan melalui NASA TV.

Berbekal bahan bakar sekitar 1.600 pon atau 725 kg hidrazin cair dan oksigen cair, Lucy akan menunaikan misinya. Bahan bakar tersebut nantinya bermanuver yang akan menjadi pendorong Lucy ke asteroid Trojan.

Sedangkan isi ulang baterai, Lucy memanfaatkan adanya susunan surya yang mampu menggerakan instrumen pesawat ruang angkasa, seperti Lucy ini. Misi NASA Lucy kabarnya menghabiskan dana sebesar $981 juta yang sudah terhitung termasuk biaya operasi dan pembuatannya. (R10/HR-Online)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img