Selasa, Desember 7, 2021
BerandaBerita BisnisPembagian Dividen Saham untuk Investor Pemula, Jenis dan Definisinya

Pembagian Dividen Saham untuk Investor Pemula, Jenis dan Definisinya

Pembagian dividen saham mengacu pada pembagian laba sebuah perusahaan terhadap investor. Pembagian tersebut sesuai dengan berapa besar saham yang investor miliki.

Seperti yang sudah banyak kita ketahui, kini kemajuan dunia saham sudah mampu berkembang dengan pesat. Bahkan kini semua bisa berjalan dengan mudah. Ada banyak istilah yang perlu Anda ketahui dalam dunia saham.

Terutama bagi investor pemula. Salah satu yang perlu investor ketahui yaitu tentang pembagian dividen saham. Anda sebagai investor pemula sebaiknya tahu pengertian dan cara pembagian dividen.

Pada umumnya, dividen akan dibagi antara pemilik perusahaan dan investor. Laba tersebut dapat kita ketahui dari adanya laporan kerja keuangan sebuah perusahaan.

Sebuah perusahaan akan mengeluarkan laporan kinerja keuangan pada setiap periode akuntansi. Baik itu berupa laporan tiap per tiga bulan, per semester, maupun tahunan.

Dari sinilah berbagai pihak terkait akan tahu bagaimana performa finansial dari sebuah perusahaan, termasuk salah satunya jumlah dividen.

Untuk itu, penting bagi sebuah investor memahami prosedur pembagian dividen dalam investasi. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Pengertian Saham Gorengan Lengkap dengan Ciri-Ciri Khususnya

Pengertian dan Cara Pembagian Dividen Saham Bagi Pemula

Sebagai seorang investor tentu harus tahu berbagai hal mengenai saham. Salah satunya bagaimana dalam mendapatkan keuntungan berupa capital gain dan dividen.

Untuk capital gain itu sendiri adalah keuntungan investor ketika sahamnya terjual dengan harga tinggi. Sedangkan untuk dividen itu sendiri merupakan bagian laba atau keuntungan perusahaan yang dibagikan pada para investor pemegang saham.

Dividen tersebut bisa berupa tunai atau juga saham. Semua investor atau pemegang saham memiliki bagian dividen yang sama. Ada beberapa bentuk dividen saham dan pembagian dividen saham.

Bentuk Dividen Saham

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara pembagian dividen saham akan diberikan secara merata pada semua investor. Mungkin untuk investor pemula masih berpikir jika dividen tersebut berupa uang tunai.

Meski demikian, ada juga yang menginginkan dividen saham untuk investasi jangka panjang. Untuk itu, simak apa saja bentuk dari dividen saham.

Baca Juga: Cara Screening Saham, Hal Penting Untuk Mendapatkan Keuntungan

Dividen Tunai

Seperti yang sudah banyak diketahui jika dividen yang satu ini memang berupa uang tunai. Dalam pembagian dividen saham ini, uang akan masuk ke rekening masing-masing investor.

Dividen Saham

Untuk jenis yang kedua ini mungkin masih jarang kita ketahui. Padahal sebagian investor memilihnya untuk jangka panjang.

Perusahaan akan memberikan dividen dalam bentuk saham tambahan berdasarkan proporsional saham sebelumnya.

Dividen Skrip

Pada jenis yang satu ini memiliki bentuk surat janji utang. Sehingga sebuah perusahaan akan memberikan dividen sesuai dengan kesepakatan saat jatuh tempo.

Dividen Likuiditas

Beda halnya dengan jenis yang satu ini, pembagian berlangsung ketika perusahaan mengalami likuiditas. Hal ini tentunya ketika masih memiliki sisa aset yang bisa terbagi.

Dividen Properti

Berbeda lagi dengan jenis ini, akan ada dalam bentuk aset. Untuk waktu pembagiannya, jika kas tunai perusahaan berupa aset.

Baca Juga: Rekomendasi Teknikal Saham Terbaru di Penjualan Bursa Efek Indonesia

Cara Pembagian

Setelah mengetahui sedikit penjelasan tentang dividen saham dan jenisnya, kini beralih ke pembagiannya. Cara pembagian dividen saham tentu tidak sama untuk hasil yang didapatkan.

Semua perhitungan tersebut melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sebenarnya caranya cukup sederhana. Untuk itu, para investor pemula harus tahu bagaimana pembagian yang adil.

Untuk pembagian tersebut, ada beberapa data saham sebuah perusahan yang harus para investor ketahui, yaitu:

  • Dividend Payout Ratio (DPR)
  • Laba bersih perusahaan atau per saham
  • Jumlah saham yang beredar atau outstanding shares.

Sedangkan rumus hitung yang bisa Anda lakukan yaitu:

Total jumlah dividen yang akan dibagi merupakan hasil dari laba bersih dikalikan dengan presentase rasio pembayaran dividen.

Ketika sudah menggunakan rumus yang ada, maka akan ada jumlah saham per investor dengan rumus:

Jumlah dividen saham yaitu dengan cara total nominal dividen dibagi dengan jumlah saham yang beredar.

Meski dividen saham perhitungannya tergantung pada emiten, namun tidak ada salahnya jika Anda tahu cara pembagian dividen saham sendiri sejak awal. (R10/HR-Online)

- Advertisment -