Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Larutan Koloid dan Suspensi, Simak Selengkapnya

Perbedaan Larutan Koloid dan Suspensi, Simak Selengkapnya

Perbedaan larutan koloid dan suspensi memang tidak terlalu terlihat. Namun sebenarnya keduanya memiliki komponen penyusun yang berbeda.

Dalam kehidupan nyata, larutan seperti ini memiliki banyak sekali kegunaan bahkan dalam praktiknya. Sehingga ketika kita memperhatikannya, tampak sama saja.

Nah, dalam materi kali ini kita akan membahasnya secara tuntas khusus untuk Anda. Jadi, jika penasaran mengenai bahasan yang satu ini, langsung saja simak ulasan berikut ini secara lengkap dan tepat.

Baca Juga: Contoh Larutan Penyangga, Definisi dan Penerapan dalam Kehidupan

Pahami Perbedaan Larutan Koloid dan Suspensi

Pertama, kita akan membahas mengenai larutan terlebih dahulu. Karena sistem yang satu ini merupakan dispersi dengan partikel berukuran sangat kecil.

Dalam hal ini, larutan tersebut masuk dalam fase homogen. Sehingga tidak mudah untuk kita bedakan antara partikel dispersi dan pendispersinya.

Bahkan saking kecilnya ukuran zat larutnya kurang dari satu nm. Satu nm merupakan sepuluh hingga sembilan m. Karena itu, larutan seperti ini stabil dan tidak bisa memisahkan diri. Contohnya pada larutan spiritus, udara bersih, air asin, bensin, gula, garam bahkan cuka.

Lalu Apa Itu Koloid?

Untuk selanjutnya kami akan membahas sistem yang satu ini. Sistem ini berupa campuran homogen dari dua zat, bahkan lebih.

Masuk dalam kategori fase terdispersi yang bisa menyebar merata ke dalam zat lainnya. Ukurannya partikel bahkan mencapai satu hingga seratus nm, cukup besar bukan?

Untuk contohnya dalam kehidupan nyata, kita bisa memperhatikan selai, minyak, susu, bahkan santan. Mereka memiliki jenis yang sama untuk karakteristiknya.

Apa Itu Suspensi?

Perbedaan larutan koloid dan suspensi akan terlihat jelas, bahkan dari ukurannya. Karena suspensi sendiri memiliki ukuran dispersi jauh lebih besar dalam posisi yang menyebar.

Persebaran partikel tersebut merata dalam medium pendispersiannya secara nyata. Sehingga lebih dari seratus nm ukurannya akan lebih besar.

Uniknya, suspensi seperti ini justru bisa terpisah dengan penyaringan. Sedangkan untuk contohnya kita bisa melihat campuran kopi bersama air atau minyak dengan air.

Dari penjelasan ini, Anda sudah paham definisi suspensi bukan? Untuk detail perbedaannya, Anda bisa ikuti terus pembahasan ini.

Baca Juga: Jenis Larutan Elektrolit dengan Berbagai Karakteristiknya

Detail Perbedaan

Untuk perbedaannya, kita akan membahasnya secara lebih lengkap khusus untuk Anda. Berikut ini bahasan lengkapnya untuk Anda. Jangan sampai terlewat.

Pertama, untuk bentuk campurannya mereka memiliki perbedaan yang berlawanan. Sifat koloid homogen, namun juga makroskopis. Artinya, ketika kita melihat dari mikroskop, maka hasilnya heterogen. Berbeda dengan suspensi yang langsung terlihat masuk ke heterogen.

Ukurannya koloid mencapai satu hingga seratus nm. Sedangkan untuk suspensi akan berukuran lebih dari seratus nm, relatif besar bukan?

Keduanya memiliki fase yang sama. Koloid dan suspensi memiliki dua fase saja, berbeda dengan larutan yang hadir dalam satu fase.

Perbedaan larutan koloid dan suspensi selanjutnya adalah kestabilan. Karena jika koloid stabil, suspensinya akan tidak stabil.

Penyaringan suspensi bisa dilakukan karena ukurannya yang besar. Namun koloid justru tidak bisa, berbeda dengan menggunakan penyaring ultra yang memuatnya bekerja.

Hal lainnya juga bisa diketahui dari pendiamanan. Untuk suspensinya bisa memisah dan mengendap. Akan tetapi, berbeda dengan koloid, sebab tidak mau memisah bahkan sukar mengendap dengan cepat.

Larutan Emulsi

Perbedaan larutan koloid dan suspensi memberikan kita gambaran mengenai materi kimia ini. Bahkan kita mengetahui praktik nyatanya dalam pencampuran larutan tersebut.

Misalnya ketika suspensi dari bahan air dan minyak atau sabun bersatu. Mereka akan kita kocok bagaimanapun bisa terpisah kembali. Namun berbeda jika kita tambahkan dengan cairan emulsi seperti sabun karena mereka akan menjadi pemisahnya.

Dari ketidakstabilan mereka, maka akan larut dalam campuran tersebut. Hingga akhirnya mereka bisa bersatu dengan aman dan stabil seperti yang kita inginkan.

Semua akan terasa stabil dengan larutan yang satu ini. Jadi, larutan emulsi akan menjadi hal yang dibutuhkan di praktik nyatanya untuk memisah campuran suspensi.

Perbedaan larutan koloid dan suspensi ini bisa menjadi pengetahuan kimia yang baru untuk kita. Ternyata larutan seperti ini serupa, namun berbeda jenis. Jadi, apakah Anda sudah memiliki gambaran terkait larutan tersebut? (R10/HR Online)