Jumat, Januari 28, 2022
BerandaBerita BisnisRekomendasi Teknikal Saham Terbaru di Penjualan Bursa Efek Indonesia

Rekomendasi Teknikal Saham Terbaru di Penjualan Bursa Efek Indonesia

Rekomendasi teknikal saham bisa dilihat dari prediksi IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG itu sendiri akan mengalami koreksi terbatas untuk setiap harinya.

Hal ini juga akan terjadi perubahan harian. Untuk informasi terakhir IHSG pada 14 Oktober 2021 menguat 89,21 poin atau 1,36% ke 6.626,11 saat akhir perdagangan.

Bahkan untuk informasi dari dunia saham kemarin memperoleh sejumlah analisa. Ada beberapa rekomendasi teknikal saham yang ada dalam Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Cara Screening Saham, Hal Penting Untuk Mendapatkan Keuntungan

Simak Rekomendasi Teknikal Saham

Seperti yang sudah banyak diketahui, kini kemajuan dunia informasi semakin meningkat. Hal ini juga berpengaruh pada pasar saham di Indonesia.

Kini trend investor yang menanam saham justru semakin melonjak tinggi. Bahkan hal ini juga menandakan kemajuan setiap harinya. Banyak hal bisa dilakukan melalui internet atau via online.

Bahkan untuk urusan jual beli saham sekalipun. Setiap harinya IHSG mengalami berbagai perubahan. Hingga hari ini ada banyak rekomendasi teknikal saham pilihan dari berbagai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

1. PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

Rekomendasi teknikal saham yang pertama dan diperoleh dari data terakhir hari ini yaitu JSMR. JSMR bergerak menguat hingga hari ini. Bahkan hingga membentuk pola candle shooting star.

Dalam jangka menengah, JSMR terus bergerak pada trend bullish yang muncul dengan adanya breakout pada MA50. Potensi untuk terus naik secara jangka menengah pun masih terus lanjut.

JSMR memiliki volume transaksi yang relatif ramai. Bahkan tampak melebar dengan adanya band pada indikator bollinger band.

Hanya saja, untuk jangka pendek, indikator stochastic ada pada area overbought dan berpotensi terjadi death cross. Potensi terus naik hingga candle shooting star semakin meningkat.

2. PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)

Sedangkan untuk rekomendasi teknikal saham selanjutnya yaitu SIMP. Sinyal jenuh jual kini telah ditampakkan pada indikator RSI dan stochastic.

Volume perdagangan pada SIMP akan mengalami peningkatan. Hold jika mampu break atas Rp 510-Rp 520. Bahkan hingga kemarin saham SIMP menguat dengan angka 0,40% ke Rp 496 per saham.

3. PT Soechi Lines Tbk (SOCI)

SOCI mengakhiri fase konsolidasi menuju penguat. Bahkan meninggalkan demand zone pada area 178-191.

Selama harga saham masih berada di atas demand zone, tentu akan terus menguat begitu juga dengan SOCI. Hingga Kamis kemarin, penutupan saham SOCI dengan menguat 0,99% ke Rp 204 per saham.

Baca Juga: Window Dressing Saham, Definisi, Cara Kerja, Hingga Tips Membelinya

4. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)

Rekomendasi teknikal saham yang ada dalam Bursa Efek Indonesia ini tampak meningkat seiring penutupan perdagangan. Sebenarnya sebelumnya SBMR bergerak konsolidasi bertransaksi dengan volume relatif sepi.

Namun kini sudah meningkat dan tampak pada indikator stochastic menunjukkan hingga level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak mengindikasikan volatilitas meningkat.

Saat ini hingga jangka menengah maupun jangka panjang saham ini menguji resistant MA50.

5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Harga saham PGAS hingga akhir ini breakout resistanse. Volume transaksi saham PGAS terakhir mengalami kenaikan.

Dengan adanya progres tersebut, membuat harga saham terus naik. Bahkan PGAS ditutup menguat dengan angka terakhir 3,72% ke Rp 1.535.

6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Menganalisa saham hingga hari ini tentu selalu mengalami perubahan nilai. Bahkan hal ini juga tampak dari rekomendasi teknikal saham BUMI.

Volume perdagangan menurun. Muncul hammer candle dengan RSI melemah bahkan MA5 potensi menjadi pijakan untuk swing trading.

7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Untuk rekomendasi teknikal saham selanjutnya jatuh pada BRMS. Secara teknikal saham BRMS hingga akhir ini bergerak pada sideways dengan kecenderungan terus menguat.

Indikator yang MACD ketahui pun positif. Sedangkan untuk indikator stochastic netral pada area lower. Hal ini juga tampak untuk perdagangan terakhir BRMS tertutup melemah dengan angka 1,03% ke Rp 96.

Baca Juga: Cara Stock Split Saham, Mampu Membuat Perusahaan Bernilai Tinggi

8. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Posisi saham PTBA hingga akhir ini memiliki perkiraan berada pada posisi wave 4 dan 3. Saham yang satu ini masih rawan terkoreksi kembali.

Dalam koreksi ini, nilai saham PTBA bergerak di atas 2.560. Sedangkan untuk terakhir tertutup dengan angka 1,4% pada level 2.720. Hal ini menyatakan jika rekomendasi teknikal saham bisa berubah sewaktu-waktu. (R10/HR-Online)

- Advertisment -