Senin, Oktober 25, 2021
BerandaBerita BanjarUsai Ditinjau Para Pejabat Pemkot Banjar, Rumah Suminah Masih Gelap

Usai Ditinjau Para Pejabat Pemkot Banjar, Rumah Suminah Masih Gelap

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Setengah bulan usai dikunjungi para pejabat pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, rumah Suminah (42), warga Dusun Sindanggalih, RT 4, RW 5, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat masih gelap.

Di rumah Suminah belum terlihat adanya lampu penerang maupun aliran listrik yang semula akan menggunakan mesin genset.

Ditemui di rumahnya Suminah mengatakan, sejak ada tinjauan dari pihak pemerintah sekitar dua minggu yang lalu belum ada lagi kunjungan dari pemerintah untuk membuatkan aliran listrik.

Baca Juga: Warga Kota Banjar Tak Punya Listrik, DPUPRKP: Solusinya Genset

Selain itu, mesin genset untuk mengalirkan listrik di rumahnya juga belum datang. Bahkan belum ada pemberitahuan lagi dari pihak pemerintah desa maupun yang lainnya.

“Jangankan gensetnya, yang datang kemarin aja belum ada lagi. Belum ada yang ke sini,” kata Suminah kepada wartawan, Rabu (13/10/21).

Suminah berharap ada solusi supaya ada aliran listrik di rumah dan lingkungannya agar kondisinya tidak gelap saat malam hari serta bisa menunjang aktivitas kebutuhan sehari-hari seperti memasang mesin pompa air ke sumur.

“Saya pengennya ada listrik. Kalau sama mesin genset biar nggak boros paling nanti ya saya pakai penerangannya ya pas lagi butuh doang,” ucapnya.

Rumah Suminah Masih Gelap, Pemdes Tak Punya Solusi

Sementara itu, dikonfirmasi perihal tindak lanjut hasil tinjauan yang dilakukan beberapa waktu lalu Kepala Desa Rejasari, Subur Waluyo, mengatakan, sampai saat ini dari pemerintah desa belum bisa memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

Pihak Desa juga tidak bisa memberikan bantuan untuk perorangan. Apalagi untuk anggaran juga sekarang masih terkena refocusing.

“Sementara belum ada perkembangan. Kalau dibantu dari desa kami nggak bisa karena pos bantuannya seperti apa. Anggaran juga sekarang masih refocusing,” katanya.

Lanjutnya, sejauh ini dari pemerintah desa sebetulnya sudah mengajukan bantuan ke Pemerintah Kota namun hingga sekarang untuk bantuan itu memang masih belum terealisasi.

“Untuk bantuan ke Pemkot sudah kami ajukan cuma belum ada. Kemarin belum lama juga ada rakor di Setda. Saya waktu itu mau menyampaikan juga, tapi kan nggak enak karena lagi pembahasan yang lain,” ujarnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru

spot_img