Rabu, Desember 8, 2021
BerandaBerita BanjarPeringatan HSN, Wali Kota Banjar: Santri Harus Jadi Pelopor Vaksinasi

Peringatan HSN, Wali Kota Banjar: Santri Harus Jadi Pelopor Vaksinasi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Hj Ade Uu Sukaesih mengajak kepada para santri dan kyai pondok pesantren agar menjadi pelopor prokes atau protokol kesehatan dan ikut mensukseskan pelaksanaan vaksinasi.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada semua pihak tetap waspada dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan meskipun untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kota Banjar saat sudah masuk kategori level 1.

“Saya harap para santri bisa menjadi pelopor dalam penanganan pandemi Covid-19. Senantiasa berdo’a agar pandemi ini segera berakhir,” kata Ade Uu Sukaesih saat peringatan Hari Santri Nasional di halaman Kantor Kemenag Kota Banjar, Jum’at (22/10/21).

Baca Juga: Golkar Kota Banjar Siap Usung 3 Kader untuk Pilkada 2024

Lanjutnya, pada momen peringatan hari santri tahun nasional 2021 ini mengambil tema “Santri Siaga Jiwa Raga” sebagai bentuk pernyataan sikap santri di seluruh Indonesia agar selalu siap menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela bangsa dan negara.

“Peringatan hari santri ini juga merupakan bentuk perjuangan semangat para santri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Banjar, Badar Ismail, mengatakan, pada momen peringatan hari santri ini diikuti oleh sekitar 300 lebih perwakilan santri pondok pesantren yang ada di Banjar.

Pada momen peringatan hari santri ini juga ada pemberian penghargaan santri juara pertama lomba video pendek tingkat provinsi Jawa Barat oleh santri pondok pesantren Al-Kautsar.

“Penghargaannya dari Kemenag provinsi cuma tadi kami yang menyampaikan sekalian acara peringatan HSN,” kata Badar Ismail.

Ia menambahkan, dalam rangkaian hari santri ini juga pihaknya akan mengirim delegasi santri pondok pesantren untuk mengikuti lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub tingkat provinsi Jawa Barat yang akan berlangsung di bulan November mendatang.

“Untuk pesertanya ada 20 orang lebih sebagai peserta MQK yang belum lama ini mengikuti penjaringan tingkat Kota di pesantren Fathurrohman,” katanya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -