Rabu, Januari 19, 2022
BerandaBerita TerbaruAdab Berhias Bagi Muslimah, Sesuai Syariat Islam Bukan Trend Kekinian

Adab Berhias Bagi Muslimah, Sesuai Syariat Islam Bukan Trend Kekinian

Adab berhias bagi muslimah tentunya menjadi hal yang penting bagi kita. Dalam Islam sendiri, berhias sering disebut dengan tabarruj.

Di samping itu, rias juga merupakan suatu kebutuhan manusia, terkhusus lagi untuk para Muslimah. Bukan tidak mungkin apabila kegiatan untuk memperindah diri sendiri ini mereka lakukan setiap hari.

Bagaimana tidak, ketika hendak pergi bekerja memenuhi undangan, jalan-jalan, ataupun yang lainnya seolah-olah berhias itu merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa kita tinggalkan.

Apalagi, seperti pada zaman sekarang ini, hampir semua wanita tidak bisa tampil tanpa berhias ataupun dandan. Hal yang demikian itu bisa dikatakan sudah sebagai fitrahnya seorang wanita.

Pertanyaannya, benarkah perempuan dengan make up itu merupakan dua hal tidak bisa dipisahkan? Seperti penjelasan pada bagian sebelumnya, make up itu merupakan kebutuhan dasar bagi kaum perempuan.

Bahkan banyak perempuan yang rela untuk melakukan segala hal supaya penampilannya tetap cantik sempurna dan membahana.

baca juga: Keistimewaan Siti Khadijah Jadi Inspirasi untuk Para Wanita Muslimah

Beberapa Adab Berhias Bagi Muslimah Menurut Islam

Sebelum kita lanjut ke pembahasan mengenai bagaimana adab berhias untuk seorang muslim menurut pandangan Islam, alangkah lebih baiknya jika kita ketahui terlebih dahulu bagaimana hukum berhias dalam agama Islam.

Karena kita adalah Muslimah, hendaknya segala hal yang kita lakukan itu berdasarkan tuntunan dan ajaran Islam.

Dalam pandangan Islam sendiri, berhias merupakan suatu hal yang diperbolehkan. Namun, terdapat beberapa hal yang harus kita perhatikan, dengan tujuan supaya tidak melenceng dengan ajaran Islam.

Perlu Anda ketahui bahwa dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 31 menjelaskan:

baca juga: Sarah Istri Nabi Ibrahim Paras dan Akhlak Cantik, Teladan Bagi Muslimah

Tidak Berlebihan

Dengan adanya penjelasan dari surat Al A’raf ayat 31 tersebut, bisa kita ambil kesimpulan bahwa Islam itu mengizinkan untuk kaum perempuan dan laki-laki dalam perawatan atau berhias asalkan tidak berlebihan. Seperlunya saja, karena Allah SWT yang sudah memberikan kita kecantikan tersebut, tidak suka dengan mereka yang berlebihan dalam hal apapun.

Akan tetapi, sekarang ini banyak wanita Muslimah yang tidak memperhatikan hal tersebut. Mereka hanya berdandan berdasarkan tren saja ,tidak menyeimbangkan dengan syariat agama Islam.

Bisa juga terbilang, mereka yang berhias itu mengikuti hawa nafsu atau bahkan saingan. Padahal, hal tersebut sangat bertentangan dengan agama Islam.

Namun, perlu Anda ketahui juga bahwa tabarruj dalam Islam memiliki arti benda ringan, kasat mata, dan bintang.

Maknanya sendiri adalah berlebihan dalam mengekspos keindahan serta perhiasan sehingga dipandang oleh mata. Adab berhias bagi Muslimah yang perlu kita perhatikan pun haruslah tidak berlebihan.

Tidak Memperlihatkan Aurat

Selanjutnya, adab berhias bagi Muslimah yang perlu kita perhatikan adalah tidak memperlihatkan aurat. Seperti yang sudah kita ketahui, Muslimah itu merupakan mutiara yang seharusnya tersembunyi.

Tidak mengumbar untuk menampakkan keindahannya atau menjadi tontonan bagi banyak orang. Karena memang hampir seluruh tubuh Muslimah itu merupakan aurat, kecuali muka dan telapak tangan.

Dengan demikian, berhias itu boleh asalkan tidak berlebihan serta tak menampakkan aurat yang seharusnya tertutup. Berhias sendiri juga mempunyai arti yang sangat luas. Bisa kita katakan berhias untuk mempercantik wajah atau penampilan.

Maksud mempercantik penampilan adalah kita menggunakan pakaian yang mengikuti tren. Hal itu boleh-boleh saja untuk kita lakukan, asalkan pakaian yang kita kenakan tersebut juga standar dengan syariat Islam.

Bukan yang Menggunakan Bahan Haram

Kemudian adab berhias bagi Muslimah adalah apa yang Anda gunakan tersebut bukan berasal dari bahan haram. Karena dengan demikian, kita merugikan diri sendiri sebab sudah menganiayanya.

Hal ini juga bisa kita katakan sebagai dholimun linafsih. Segala hal yang haram itu pasti menjadi larangan bagi Allah. Bukan hanya tentang makanan saja, akan tetapi apa yang Anda gunakan untuk berhias juga tidak boleh berasal dari yang haram.

Sudah seharusnya kita itu menjaga apa yang sudah Allah berikan kepada kita. Bukan merusaknya hanya demi kehidupan dunia dan lainnya. Dalam berhias ini sebagai seorang Muslimah kita tidak ada anjuran menggunakan parfum. Apabila kita melakukan hal tersebut, kelak kita tidak akan mencium bau surga.

baca juga: Istri Nabi Zakaria, Seorang Muslimah yang Solehah

Dandan untuk Suami Itu Anjuran

Perlu Anda ketahui dan catat bahwa agama Islam itu menganjurkan dan mengajarkan kepada Muslimah untuk berhias ketika di rumah. Terkhusus lagi di depan suami. Namun, bagaimana dengan fakta yang terjadi di kehidupan sekarang ini?

Mungkin ada yang berhias khusus untuk suami, tapi kebanyakan mereka itu berhias untuk di luar rumah. Jadi, seperti dunia terbalik karena sudah bertentangan dengan syariat Islam.

Hal yang demikian ini juga masuk dalam adab berhias bagi Muslimah. Kita seharusnya itu berhias untuk suaminya sendiri, bukan orang lain. Bahkan seharusnya ketika di depan suami, kita tampil secantik mungkin dan sesempurna mungkin.

Ingat, dengan adanya beberapa adab berhias bagi Muslimah, bukan menjadi halangan bagi kaum perempuan untuk berkiprah. Akan tetapi, untuk menjaga kesucian dan keistimewaan seperti fitrahnya. Mari bersama memperbaiki diri dan mendekat kepada Allah SWT dengan cara menjalankan adab berhias bagi Muslimah di atas. (Muhafid/R6/HR-Online/Editor MUhafid)

- Advertisment -