Jumat, Desember 2, 2022
BerandaBerita TerbaruAdab Berjabat Tangan dalam Islam, Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Adab Berjabat Tangan dalam Islam, Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Adab berjabat tangan tentunya memiliki kedudukan yang sangat penting bagi kita. Berjabat tangan sendiri memiliki banyak tujuan. Hal tersebut pastinya sudah tidak asing lagi. Karena dalam kehidupan sehari-hari saja, kita sangat sering melakukan hal tersebut.

Mungkin bagi beberapa orang, berjabat tangan itu merupakan hal yang sepele. Bahkan tidak sedikit pula menganggap bahwa berjabat tangan itu tidak mempunyai adab-adab yang harus kita perhatikan saat melakukannya.

Padahal Islam dengan detail dan sempurnanya mengatur perihal jabat tangan tersebut. Jadi, sudah menjadi kewajiban untuk kita memahami apa saja adab-adab tersebut.

Berjabat tangan dalam agama Islam bukan sembarang jabat tangan, melainkan mempunyai keutamaan tersendiri.

Apakah Anda sudah mengetahui keutamaan-keutamaan tersebut? Sudahkah Anda mengetahui bagaimana adab yang baik dan benar ketika kita berjabat tangan?

baca juga: Aplikasi Jabat Tangan dari Palang Merah Austria Telah Diluncurkan

Beberapa Adab Berjabat Tangan dalam Islam

Dengan adanya adab-adab tersebut juga pastinya mempunyai tujuan. Salah satu tujuannya adalah supaya ketika kita diajak untuk berjabat tangan, maka balasan jabat tangan yang kita berikan itu benar dan sesuai tuntunan agama Islam.

Jangan sampai, seseorang yang mengajak kita berjabat tangan tersebut merasa aneh dengan apa yang kita lakukan. Dengan tujuan menyempurnakan saat berjabat tangan, penting sekali Anda menyimak penjelasan berikut ini.

Pastikan Jika Tangan Anda Itu Bebas

Untuk adab berjabat tangan yang pertama adalah pastikan tangan Anda itu bebas. Maksud dari bebas di sini adalah tangan tidak sedang memegang benda apapun. Apabila Anda berjabat tangan, akan tetapi tangan Anda tersebut terdapat benda lain, maka hal tersebut sangat mengganggu bukan?

Jadi, alangkah lebih baiknya jika Anda mengemas barang dengan sebaik mungkin. Apabila dalam perjalanan Anda bertemu seseorang dan membutuhkan untuk melakukan jabat tangan, Anda juga tidak perlu riweuh menyingkirkan barang-barang tersebut dari tangan. Cukup Anda ulurkan saja tangan dan selesai.

Apabila tangan yang harus Anda gunakan untuk berjabat tersebut dalam keadaan basah, adab yang harus Anda perhatikan adalah sudah pasti Anda mengelapnya sampai kering.

Bukan tidak mungkin pula jika lawan yang mengajak Anda berjabat akan memberikan reaksi di luar dugaan ketika mendapati tangan Anda sedang dalam keadaan tidak nyaman.

baca juga: Wabah Virus Corona Ubah Tradisi Dunia, Dilarang Jabat Tangan Sampai Cipika Cipiki

Apabila Duduk, Berdirilah

Adab berjabat tangan yang harus kita perhatikan lainnya, jika kita sedang dalam keadaan duduk maka hendaknya berdiri.

Jika terdapat seseorang yang mengulurkan tangannya kepada kita, akan tetapi kita dalam keadaan duduk, maka kita harus berdiri terlebih dahulu. Baru, setelah itu kita mengulurkan tangan untuk menjabat tangannya.

Mengenai hal ini, mungkin terlihat sangat simple. Namun hal ini justru menunjukkan jika Anda benar-benar respect terhadap orang tersebut. Dalam artian, kita benar-benar menghormati orang tersebut.

Buka Ibu Jari dan Pastikan Tangan dalam Keadaan Miring

Selanjutnya, membuka ibu jari serta memastikan bahwa tangan dalam keadaan miring juga menjadi adab berjabat tangan dalam Islam.

Karena, pada umumnya tangan dalam keadaan miring itu akan lebih mudah untuk berjabat tangan daripada tangan yang menghadap ke atas atau menelungkup.

Jika Anda melakukan hal tersebut, tentunya reaksi yang akan diberikan kepada Anda sangat aneh. Hal ini juga bukan tidak mungkin apabila akan menimbulkan prasangka yang buruk dari lawan Anda.

Tidak hanya itu saja, pastikan juga saat Anda berjabat tangan dengan orang lain, ibu jari Anda itu dalam keadaan membuka. Pasalnya, dengan ibu jari dalam keadaan membuka tersebut juga akan memudahkan dalam melakukan jabat tangan.

Di samping itu, Anda harus memastikan saat Anda berjabat tangan pastikan web tangan tersebut juga menyentuh web lawan kita. Apakah yang dimaksud dengan web yang berada di bagian tangan?

Perlu Anda catat, web itu merupakan selat di antara ibu jari dan jari telunjuk. Jadi, apabila salaman yang terjadi itu web to web kontak, maka akan menimbulkan jabat tangan yang kuat dan mantap.

Sesuaikan dengan Genggaman

Adab berjabat tangan dalam Islam juga mengharuskan kita untuk menyesuaikan dengan kekuatan genggaman. Jangan sampai Anda meremas terlalu kuat lawan Anda tersebut. Hal yang demikian ini, biasanya terjadi pada kaum pria. Bukanya salaman menjadi berkah, akan tetapi malah sakit.

Walaupun begitu, akan tetapi Anda juga tidak boleh meremasnya dengan terlalu lemah. Pada intinya yang sedang-sedang saja, penting afdhal dan nyaman. Berdasarkan kebiasaan orang Indonesia, ketika bersalaman mereka juga mengayunkan tangan tersebut satu sampai dua kali.

Ingat, ketika Anda bersalaman lawan jenis, jangan mengayunkan tangan lebih dari 1 sampai 2 kali. Pasalnya, hal tersebut bisa menimbulkan dosa bagi kita sendiri.

baca juga: Jabat Tangan, Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Otak Seseorang

Lakukan Kontak Mata

Terakhir adalah silakan Anda lakukan kontak mata dan tersenyum. Ketika Anda berjabat tangan dengan orang lain, pandanglah wajah lawan Anda tersebut serta buatlah kontak mata plus tersenyum.

Senyum sendiri juga merupakan tanda universal bahwa seseorang itu mempunyai sifat yang terbuka. Sedangkan kontak mata menandakan bahwa Anda itu juga sangat menghargai mereka yang mengajak berjabat tangan.

Pahami beberapa adab berjabat tangan dalam agama Islam. Semoga dengan kita mengamalkannya, kita juga bisa mendapatkan keutamaannya. (Muhafid/R6/HR-Online/Editor Muhafid)