Senin, Desember 6, 2021
BerandaBerita TerbaruAmalan Antara Adzan dan Iqomah, Penyebab Bertambahnya Pahala

Amalan Antara Adzan dan Iqomah, Penyebab Bertambahnya Pahala

Amalan antara adzan dan iqomah ternyata memberikan kita banyak pahala. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa antara adzan dan iqomah itu memiliki jeda yang bisa kita katakan lama.

Bahkan, dalam ajaran Islam juga mengajarkan antara adzan dan iqomah itu menjadi waktu yang makbul atau doa akan diijabah oleh Allah SWT.

Adzan sendiri juga menjadi pertanda sudah masuknya waktu salat sekaligus panggilan guna melaksanakan ibadah salat fardhu.

Ada banyak pahala yang sudah Allah SWT janjikan terkait dengan panggilan waktu salat tersebut. Baik untuk yang mendengarkan maupun yang melafadzkannya. Selain itu, sebagai umat muslim, kita juga memiliki sunnah untuk menjawab adzan.

Namun tahukah Anda mengapa antara adzan dan iqomah itu terdapat jeda? Salah satu tujuannya adalah untuk memberikan waktu kepada mereka yang ingin berjamaah ke masjid atau rumahnya jauh.

Supaya mereka itu mempunyai kelonggaran waktu guna mengikuti salat berjamaah. Bagi yang harus wudhu, junub, dan yang lainnya juga tidak perlu tergesa-gesa. Bisa melakukannya dengan khidmat.

baca juga: Amalan Ibadah Saat Nifas untuk Mendekatkan Diri Pada Allah

Beberapa Amalan Antara Adzan dan Iqomah

Pahala tidak hanya bisa didapatkan untuk mereka yang melafadzkan, mendengar, dan menjawab. Bagi mereka yang mau memanfaatkan waktu jeda adzan iqomah, juga akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Apakah Anda sudah pernah melakukan beberapa amalan khusus antara adzan dan iqomah? Untuk Anda yang belum mengetahui beberapa amalan tersebut, yuk kita simak bersama penjelasannya.

baca juga: Amalan Ringan Pahala Besar yang Bisa Kita Lakukan Setiap Hari

Berdoa Kepada Allah

Amalan antara adzan dan iqomah yang pertama adalah,hendaknya kita menggunakan jeda tersebut untuk berdoa kepada Allah SWT. Doa memang menjadi senjata ampuh bagi orang mukmin.

Berdoa juga menjadi anjuran yang harus kita lakukan ketika menunggu iqomah. Daripada kita ngobrol tidak jelas, maka lebih baik kita berdoa.

Seperti dalam hadis riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi bahwa tidak ada doa yang ditolak antara adzan dan iqomah. Maka berdoalah, sebab tidak akan Allah tolak. Mintalah hal yang baik-baik untuk diri sendiri, orang-orang tersayang, sesama saudara muslim, agama, juga bangsa.

baca juga: 3 Amalan yang Tidak Terputus Pahalanya Meski Sudah Wafat dari Dunia

Membaca Al-Qur’an

Selain berdoa, amalan antara adzan dan iqomah yang bisa untuk kita lakukan adalah membaca Al-Qur’an. Waktu tersebut nyatanya juga sangat tepat guna memperbanyak jumlah pahala dengan membaca Al-Qur’an.

Pasalnya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan siapapun yang mau membaca Al-Qur’an akan mendapatkan banyak kebaikan. Karena, memang satu huruf saja satu kebaikan.

Allah juga akan melipatgandakan kebaikan tersebut menjadi sepuluh kebaikan. Bayangkan saja, jeda antara adzan iqomah itu 10 menit. Sudah berapa huruf yang Anda baca?

Dzikir

Selanjutnya, amalan antara adzan dan iqomah yang bisa kita lakukan adalah dzikir kepada Allah SWT. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku beritahu amalan yang paling baik, suci, paling tinggi, lebih baik daripada menginfakkan emas serta perak menurut Rabb kalian?”

Lantas sahabat menjawab, “Mau Ya Rasulullah”. Kemudian, Nabi SAW menjawab, “Dzikir mengingat Allah”.

Jadi, dengan demikian kita bisa memanfaatkan waktu jeda tersebut dengan memperbanyak berdzikir kepada Allah SWT. Bukan hanya dzikir saja, akan tetapi kita juga bisa istighfar.

Karena sesungguhnya amalan tersebut juga merupakan salah satu amalan yang Nabi SAW amalkan. Rasul mengatakan dalam hadis Bukhari, beristighfar serta bertobat kepada Allah SWT dalam satu hari sebanyak 70 kali. Padahal, Rasul sudah dijamin masuk surga.

Lantas bagaimana dengan kita yang hanya sebatas manusia biasa dan memiliki banyak dosa? Apakah dalam setiap hari juga bertaubat 70 kali atau malah bangga dengan dosa-dosa?

Mengerjakan Salat

Tidak hanya itu saja amalan yang bisa kita lakukan antara waktu adzan dan iqomah. Akan tetapi, hendaknya kita menggunakan waktu tersebut untuk mengerjakan salat sunnah. Salah satunya adalah salat tahiyatul masjid. Ini merupakan salat untuk menghormati masjid dan salat sunnah lainnya.

Pada intinya, hendaknya kita itu tenang. Tidak mengobrol atau malah mengghibah yang lainnya. Ingat, masjid itu rumah Allah SWT. Sungguh, itu tidak termasuk dalam amalan antara adzan dan iqomah. Mengamalkannya akan memberikan keuntungan, baik itu di dunia maupun akhirat kelak. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -