Jumat, Januari 28, 2022
BerandaBerita NasionalBuang Bayi ke Sungai Pakai Karung, Remaja di Sumut Mengaku Malu

Buang Bayi ke Sungai Pakai Karung, Remaja di Sumut Mengaku Malu

Berita Nasional, (harapanrakyat.com).- Seorang remaja di Asahan, Sumatera Utara (Sumut), tega buang bayi kandungnya sendiri ke sungai dan memasukannya ke karung goni.

Polisi pun sudah menangkap pelaku dan berhasil mengungkap motif dari perbuatan keji remaja ini.

Sebelumnya, warga Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Asahan Sumut, geger dengan penemuan jasad bayi laki-laki.

Jasad bayi malang itu mengapung dalam karung goni di Sungai Sitio-tio, Selasa (16/11/2021) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Kamis (18/11/2021) Polres Asahan berhasil menangkap seorang remaja putri yang bernisial FW (18).

FW diduga ibu kandung dari bayi malang ia buang ke Sungai Sitio-tio, Asahan, Sumatera Utara. Ia pun ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi menangkap FW di rumahnya, yang beralamat di Dusun V Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan.

Baca Juga: Pegawai Aplikasi Pinjol Ditangkap Polisi, Ancam Debitur Walau Sudah Bayar

Kepolisian hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap tersangka.

Petani bernama Warsimin (60) yang pertama kali menemukan jasad bayi malang itu saat ia sedang bekerja di ladang.

Saat itu, ia melihat sebuah karung goni terapung di sungai Sitio-tio. Kondisi karung itu tersangkut di batang pohon.

Warsimin curiga dengan karung goni yang tersangkut di batang pohon sawit itu. Karena dari karung goni tercium bau bangkai dan banyak lalat.

Mulanya ia tak berniat mencari tahu isi di dalam karung goni yang terapung di sungai tersebut.

Namun akhirnya ia berusaha meraih karung goni yang ia curigai dari tengah sungai.

Saat dibuka, ia terkejut karena ternyata dalam karung goni putih itu berisi mayat bayi laki-laki.

Wasimin menduga mayat bayi itu sengaja orang buang ke sungai setelah lahir karena masih ada tali pusarnya.

Ia kemudian memanggil warga lainnya dan melaporkan temuannya itu ke polisi.

Tak berselang lama, polisi datang ke lokasi untuk mengevakuasi jasad bayi malang tersebut.

Motif Tersangka Buang Bayi ke Sungai

FW tega membuang bayi kandungnya sendiri saat masih hidup ke sungai, Selasa (16/11/2021).

Sungai itu terletak di Dusun V Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan.

Pengakuan FW, saat lahir, anaknya yang berjenis kelamin laki-laki itu masih dalam keadaan hidup.

Namun karena panik, bayinya langsung ia masukkan ke karung goni dan ia buang ke sungai.

Motif pelaku melakukan buang bayi ke sungai untuk menutupi rasa malu. Agar keluarga dan tetangganya tidak mengetahui perbuatannya.

Pihak keluarganya bahkan tidak mengetahui bahwa tersangka FW ini tengah hamil.

FW mengaku tega membuang bayinya karena bayi itu hasil hubungan gelapnya dengan pacarnya.

Namun pacar FW tidak mau bertanggung jawab meski telah menyampaikan soal kehamilannya.

Tersangka juga mengaku bahwa ia melahirkan tanpa dibantu siapapun.

Saat melahirkan, kata FW, anaknya hidup. Namun kondisi bayinya sangat lemah dan tidak bersuara.

Atas perbuatannya, remaja berusia 18 tahun yang tega buang bayi kandungnya sendiri ke sungai itu akan terkena pasal berlapis. Pasal UU Perlindungan Anak dan Pasal Pembunuhan dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara. (R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -