Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaBerita PangandaranBupati Pangandaran Minta Hotel Taat Pajak, Ini Kata IHGMA Jabar

Bupati Pangandaran Minta Hotel Taat Pajak, Ini Kata IHGMA Jabar

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Jawa Barat (Jabar) Irwan Rismawardani merespon permintaan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata terkait pajak hotel.

Irwan mengatakan, saat ini obyek wisata baru saja dibuka setelah hampir dua tahun tutup, begitu juga dengan hotel yang ada di Pangandaran.

“Terkait pajak hotel yang diminta oleh Pemerintah Daerah, kita tahu semuanya sama, kita lagi susah akibat ditutupnya obyek wisata hampir dua tahun. Tapi paling tidak semua itu bisa dibicarakan ketika wisata belum ramai sesuai proporsional. Mungkin Pemda akan ada kebijakan lain,” katanya usai pelantikan pengurus IHGMA Chapter Pangandaran di Krisna Beach Hotel, Kamis (5/11/2021).

Baca Juga: Pesan Bupati ke Manajer Hotel di Pangandaran: Prokes, Vaksin, dan Pajak

Selain itu, Ketua IHGMA Jabar ini juga setuju pihak hotel bersinergi dan kolaborasi dengan pemerintah.

“Yang penting (pajak) ada masuk ke pemerintah. Saat ini semuanya juga sedang membutuhkan. Hotel membutuhkan pengelolaan yang baik, tetapi kewajiban bayar pajak juga harus dipenuhi. Semua sinergi dan harus kolaborasi satu sama lain,” kata Irwan.

Irwan menambahkan, pemerintah dan pelaku usaha perhotelan saling membutuhkan. Apalagi saat pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Kita menjaga prokes ketat dan Vaksinasi selalu diutamakan. Minimal saling menjaga agar tidak menimbulkan klaster Covid-19 di daerah wisata. Setiap sebelum masuk hotel dicek semua, cek suhu dan lainnya demi keberlangsungan wisata di Pangandaran,” katanya. 

Sementara itu, terkait antisipasi gelombang Covid-19 saat libur natal dan tahun baru, Ketua IHGMA DPC Pangandaran Riza Bayu Aji mengatakan, saat ini memang masih tahun prihatin.

“Walaupun Pariwisata sudah dibuka dengan kondisi kita level 1 tapi yang datang kan belum tentu dari daerah yang sama,” katanya. 

Karena itu, Riza mengatakan, pihaknya melakukan kontrol ketat terhadap penerapan prokes di hotel.

“Semua kita imbau prokes, juga acara nggak diselenggarakan dengan wah dan besar, tapi dengan sederhana saja demi menjaga dan terhindar dari Covid-19,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)