Kamis, Januari 20, 2022
BerandaBerita BanjarCamat Langensari Kota Banjar Ungkap Rendahnya Vaksinasi di Wilayahnya

Camat Langensari Kota Banjar Ungkap Rendahnya Vaksinasi di Wilayahnya

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Camat Kecamatan Langensari Kota Banjar, Jawa Barat, Dedi Suryadi mengungkapkan sejumlah kendala yang menjadi penyebab rendahnya tingkat capaian vaksinasi yang terdapat di wilayah Kecamatan Langensari.

Empat desa di wilayah Kecamatan Langensari yang capaian vaksinasinya masih rendah di bawah 50 persen yaitu desa Langensari, Waringinsari, Rejasari, dan desa Kujangsari.

Baca Juga: Pasien BPJS Kesehatan Keluhkan Kelangkaan Obat di RSUD Kota Banjar

Dedi mengungkapkan, sejumlah faktor yang menjadi penyebab rendahnya capaian vaksinasi tersebut antara lain kurangnya pemahaman warga masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Selain itu juga karena ketidakpercayaan mereka tentang vaksin.

Sebagian warga merasa enggan dan tidak mau untuk mengikuti program vaksinasi pencegahan virus Covid-19 meskipun sudah sering dilakukan sosialisasi

“Penyebabnya itu kurangnya pemahaman masih tentang pentingnya vaksinasi. Jadi mereka enggan untuk divaksin,” kata Dedi Suryadi kepada HR Online, Senin (15/11/2021).

Lanjutnya, namun begitu tidak semua wilayah di Kecamatan Langensari capaian vaksinasinya rendah. Karena untuk Kelurahan Bojongkantong dan Muktisari capaian vaksinasinya juga cukup tinggi di atas 50 persen

Capaian yang tinggi di dua wilayah Kelurahan itu, kata Dedi, menurutnya karena pemahaman dan kultur masyarakat antara wilayah pedesaan dan kelurahan juga berbeda.

“Untuk wilayah Kelurahan Bojongkantong dan Muktisari capaian vaksinasinya memang cukup tinggi dibanding pedesaan karena pemahaman masyarakatnya juga berbeda,” katanya.

Lebih lanjut Camat Langensari Kota Banjar ini mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya memberikan edukasi tentang pentingnya vaksinasi dalam setiap kegiatan warga. Bahkan pihaknya juga melakukan upaya jemput bola secara langsung ke rumah warga.

Selain itu, dalam setiap bulan sekali pihak kecamatan juga melaksanakan evaluasi secara berkala bersama instansi lintas sektor. Termasuk juga melaksanakan pelaporan rutin setiap hari terkait perkembangan vaksinasi.

Adapun untuk capaian vaksinasi harian, lanjut Dedi, dalam setiap pelaksanaan rata-rata dalam satu hari target capaian vaksinasi itu menjangkau antara 20-30 sasaran.

“Untuk mencapai target kami juga melakukan jemput bola saat malam hari ke rumah warga. Untuk yang paling rendah capaian vaksinasinya itu memang wilayah desa Waringinsari,” jelasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -