Selasa, Januari 18, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Mengirim Doa untuk Almarhum, Kewajiban dalam Islam

Cara Mengirim Doa untuk Almarhum, Kewajiban dalam Islam

Cara mengirim doa untuk almarhum merupakan salah satu hal yang sangat penting. Tambah lagi, mendoakan mereka juga suatu kewajiban bagi setiap umat muslim yang hidup.

Ketika kita mendoakan orang lain, tanpa kita ketahui doa tersebut akan sampai kepada mereka. Doa sendiri juga merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh mereka yang telah meninggal dunia.

Ketika seseorang itu sudah meninggal dunia, maka selesai sudah semua urusannya di dunia. Mereka juga harus menanti di alam kubur sampai hari kiamat tiba.

Jadi, jika ada kerabat kita, keluarga, atau orangtua yang wafat, maka sudah kewajiban kita untuk mendoakannya. Apalagi doa anak shaleh adalah senjata yang akan menolong mereka kelak di akhirat.

Sebagaimana hadits riwayat Tirmidzi, jika seseorang sudah meninggal dunia, maka putuslah semua amalannya. Kecuali sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, serta anak shaleh yang mendoakan orangtuanya.

baca juga: Doa Turun Hujan, Berikut Lafal dan Artinya yang Mudah Dihafalkan

Inilah Cara Mengirim Doa untuk Almarhum dalam Islam

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, jika Rasulullah SAW sudah selesai dalam mengubur jenazah, Rasul bersabda, “Mintakan ampunan untuk mereka ini, minta juga keteguhan untuknya. Karena, sungguh dia sekarang ini sedang ditanya (malaikat penjaga kubur)”.

Mungkin beberapa orang masih ada yang belum mengetahui mengenai tata cara mengirim doa untuk mereka yang sudah meninggal. Baik itu orangtua sendiri, kerabat, dan orang lain. Jangan khawatir apabila kita mendoakan mereka yang sudah meninggal menggunakan bahasa kita sehari-hari, Allah akan tetap menerimanya.

Walaupun kita menggunakan bahasa Indonesia, bukan berarti Allah menolak doa-doa kita untuk mereka. Meskipun, dalam anjuran Islam saat berdoa hendaknya menggunakan bahasa Arab. Nah, supaya Anda lebih paham mengenai kirim doa tersebut, tidak ada salahnya jika menyimak informasi berikut ini.

Sebenarnya cara mengirim doa untuk almarhum itu mudah. Namun, Anda juga tetap harus ingat bahwa terdapat doa khusus yang harus kita lafalkan. Selain itu, hendaknya kita juga mengucapkan nama siapa yang akan kita kirimkan doa tersebut. Jadi, hal itulah yang harus kita perhatikan.

baca juga: Hikmah Maulid Nabi Menyadarkan Manusia Sebagai Umat Manusia

Lafadz Doa Khusus

Mengenai doa khusus tersebut, sudah tahukah Anda bahwa ada doa untuk almarhum suami, anak putri, putra, dan yang lainnya. Nah, supaya cara mengirim doa untuk almarhum yang Anda lakukan itu benar, maka berikut ini lafadz doa-doa tersebut.

Lafadz Doa untuk Ayah dan Ibu

Karena kematian itu merupakan hal yang sangat pasti kejadiannya, maka bukan tidak mungkin jika kita akan kehilangan kedua orangtua kita.

Ayah yang sudah bekerja keras untuk menghidupi kita, dan ibu yang sudah bertaruh nyawa melahirkan, mengandung, dan menyusui kita. Untuk itu, kita sebagai anak, hendaknya mendoakan mereka.

Seperti penjelasan awal, karena hanya doa yang mereka tunggu-tunggu. Sedangkan untuk doa khusus tersebut adalah “Khushushon ilaa ruuhi abii (sebutkan nama ayah kita) bin (sebutkan nama kakek). Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu, lahul fatihah”.

Arti dari lafadz tersebut adalah, Khusus untuk ayahku (nama ayah) putra dari (nama kakek). Wahai Allah ampunilah ia, kasihanilah, selamatkanlah, dan maafkanlah, untuknya Al Fatihah.

“Khushushon ilaa ruuhi ummii (sebutkan nama ibu) binti (nama kakek). Allahummaghfir lahaa warhamha wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa, lahal fatihah”.

Suami

Cara mengirim doa untuk almarhum suami sama dengan kita mengirim doa ke ayah. Hanya saja, lafadz abii diganti dengan zauji. Kemudian nama kakek kita isis dengan nama ayah mertua.

Tapi bagaimana cara mengirim doa untuk almarhum anak? Nah, sudah tahukah Anda bagaimana? Apakah sama dengan kita mengirim doa-doa tersebut? Ya, untuk caranya memang sama.

Doanya juga sama. Hanya saja, terdapat lafadz yang harus kita ubah. Untuk anak laki-laki, lafadz abii kita ganti dengan ibnii. Kemudian anak perempuan adalah ibnati (lalu sebutkan siapa nama anak kita).

Selain doa tersebut, kita juga membaca surat Yasin untuk mereka. Alangkah lebih baiknya juga jika kita mendoakan mereka yang sudah almarhum setiap hari. Apalagi jika setelah selesai shalat.

Semoga dengan adanya penjelasan mengenai cara mengirim doa untuk almarhum, bisa memberikan kita kemudahan dalam mendoakan mereka yang sudah meninggal. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -