Kamis, November 25, 2021
BerandaBerita TerbaruCiri Planet Merkurius, Planet Terdekat Pusat Tata Surya

Ciri Planet Merkurius, Planet Terdekat Pusat Tata Surya

Ciri planet Merkurius menarik kita ketahui. Planet Merkurius atau yang terkenal sebagai bintang fajar merupakan planet paling dekat dengan matahari.

Seperti planet-planet lain, Merkurius melakukan revolusi (mengitari matahari) dan rotasi (berputar pada porosnya).

Kenali Ciri Planet Merkurius

Planet Merkurius sangat mudah kita kenali dengan mata telanjang tanpa perlu bantuan tele yang canggih. Planet ini akan tampak bersinar dengan jelas sebelum matahari terbit.

Mirip dengan Venus yang sama-sama dapat terlihat langsung. Hal tersebut mengingat kedua planet ini berada dalam jarak yang dekat dengan Bumi.

Baca Juga: Ciri Planet Saturnus, Satu-Satunya Planet Bercincin di Tata Surya

Perlu Anda ketahui, Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars tergolong ke dalam jajaran planet dalam atau terestrial, yaitu planet yang berjarak dekat dengan matahari dan permukaan planet dominan batu.

Sedangkan sisanya, mulai dari Jupiter, Saturnus, Uranus, serta Neptunus termasuk planet luar atau sering disebut jovian.

Untuk planet dalam sendiri umumnya memiliki beberapa karakteristik yang dominan seperti permukaan padat karena batuan, tidak mempunyai cincin seperti Saturnus, hampir tidak mempunyai atmosfer, atau jika ada itu pun sangat tipis sekali.

Merkurius merupakan sebuah nama dewa dari mitologi Romawi, yaitu Hermes yang sering disebut juga Merkurius. Seorang bangsa Sumeria adalah ilmuwan yang pertama kali mengamati planet ini sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi.

Untuk mengenali dan memahami Merkurius lebih dekat lagi, simak beberapa ciri planet Merkurius di bawah ini.

Memiliki Warna Abu-Abu

Saking dekatnya dengan matahari, hal ini tentu menyulitkan planet Merkurius untuk diteliti secara langsung. Jarak planet Merkurius dari matahari hanya berkisar sejauh 57 km saja.

Baca Juga: Perbedaan Meteor dan Meteorit Menurut Berbagai Segi

Berkat bantuan wahana pesawat ruang angkasa yang lengkap dengan kamera, manusia dapat mengetahui warna hingga kondisi permukaan dari bintang fajar ini. Warna Merkurius sendiri cenderung abu-abu seperti warna bulan.

Planet Paling Kecil di Tata Surya

Bila dengan bulan milik planet Bumi, ciri Merkurius ini hanya mempunyai perbedaan ukuran 0,7% saja dan 2,7 kali lebih kecil daripada Bumi. Dengan ukuran kecil tersebut, menjadikan planet ini memiliki gravitasi 1/3 kali gravitasi Bumi.

Volume dan Massa

Ukuran Merkurius terbilang kecil. Untuk diameter planet kurang lebih 4.880 km dengan volume 6.083 x 1010 km3. Sedangkan untuk massa Merkurius adalah seberat 3.302 x 1023 kg dengan massa jenis 5,43 gram/cm3.

Tipikal Planet yang Kebumian

Planet ini kita sebut sebagai planet kebumian karena ciri Merkurius mempunyai permukaan yang cenderung padat dan penuh batu-batuan. Terutama mayoritas jenis batuan silikat.

Sangat berbeda dengan planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus notabene merupakan planet gas raksasa. Hal tersebut karena material yang menyelimuti planet tersebut adalah gas.

Permukaan yang Dipenuhi Kawah dan Lembah

Mirip dengan permukaan bulan, ciri permukaan planet Merkurius juga penuh dengan cekungan, lembah, dan kawah.

Baca Juga: Proses Terjadinya Pelangi, Lengkap dengan Penyebab dan Jenisnya

Kondisi seperti ini karena tidak adanya lapisan atmosfer di planet ini, sehingga tidak ada perlindungan dari hantaman meteor. Permukaan planet Merkurius juga penuh dengan perbukitan memanjang ratusan km.

Suhu Planet Merkurius

Berhubung posisi Merkurius yang sangat dekat dengan matahari, suhu dari planet ini pun sangat panas. Untuk permukaan yang terpapar sinar matahari suhunya mampu mencapai 430 derajat Celcius dengan rata-rata temperatur hingga 70 derajat Celcius.

Sedangkan untuk permukaan yang tidak terpapar sinar matahari, suhunya sangat kontras karena dapat mencapai minus 180 derajat Celcius dengan rata-rata suhu minus 70 derajat Celcius. Dengan suhu yang terlalu ekstrim ini, bisa kita simpulkan bahwa Merkurius tidak dapat menunjang kehidupan.

Waktu Revolusi dan Rotasi Planet

Ciri terkait waktu rotasi Merkurius tergolong lama daripada planet Bumi. Untuk melakukan satu kali rotasi membutuhkan waktu selama 59 hari Bumi dengan kecepatan rotasi 11 ribu km/jam.

Sedangkan untuk waktu revolusi Merkurius termasuk singkat daripada revolusi Bumi. Untuk sekali putaran mengelilingi matahari, Merkurius memerlukan waktu 88 hari Bumi.

Merkurius Tidak Mempunyai Satelit

Planet terdekat pusat Tata Surya ini tidak mempunyai satelit seperti Bumi dan planet yang lainnya. Alasan yang paling kuat adalah karena gravitasi matahari lebih kuat ketika kita bandingkan dengan gravitasi Merkurius. Sehingga pecahan-pecahan yang seharusnya menjadi satelit, justru tertarik oleh matahari.

Merkurius Tidak Mempunyai Atmosfer

Ciri planet Merkurius yang terakhir adalah tidak mempunyai lapisan atmosfer. Sekali lagi yang menjadi penyebabnya adalah besarnya pengaruh gravitasi matahari yang sangat besar.

Dengan lemahnya gravitasi Merkurius, menjadikan planet ini tidak dapat mempertahankan lapisan atmosfernya. Pahami beberapa ciri Merkurius yang merupakan planet paling dekat dengan pusat tata surya kita. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru