Minggu, November 28, 2021
BerandaBerita CiamisDiperbaiki Warga, Jalan Cinyasag-Panawangan Ciamis Tak Kebagian Banprov

Diperbaiki Warga, Jalan Cinyasag-Panawangan Ciamis Tak Kebagian Banprov

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jalan Cinyasag-Panawangan yang berada di Desa/Kecamatan Panawanagan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat. Padahal status jalan tersebut adalah jalan kabupaten.

Rupanya jalan yang juga akses menuju Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis tersebut tak kebagian anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat (Jabar). Karena sudah berkali-kali diajukan, namun anggaran tak kunjung turun.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis, membenarkan jalur jalan Cinyasag-Panawangan dengan panjang sekitar 6,4 kilometer yang dibetulkan oleh warga masyarakat secara swadaya tersebut merupakan jalan Kabupaten Ciamis.

“Jalan tersebut sudah sekitar dua tahun kita ajukan dengan menggunakan anggaran bantuan Provinsi Jawa Barat, akan tetapi hingga sekarang belum mendapatkan realisasi kapan jalan tersebut akan diperbaiki,” ungkap Iwan D.Y. Kepala Seksi Jalan dan Jembatan DPUPRP Ciamis ketika ditemui HR Online, Kamis, (25/11/2021).

Baca Juga: Kesal Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ciamis Cor Jalan dengan Swadaya

Iwan melanjutkan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan bantuan dari anggaran Banprov Jabar untuk perbaikan jalan yang berada di daerah Cinyasag tersebut. Bahkan dengan pengajuan perbaikan sebagian jalan, akan tetapi hingga kini belum ada realisasi.

Kata dia, dengan pengajuan perbaikan sebagian jalan tersebut, diharapkan meski tidak langsung sepanjang 6,4 kilometer, namun anggaran Banprov bisa turun untuk perbaikan jalan, misalnya 2 kilometer saja. Namun sampai saat ini masih menunggu giliran mendapat bantuan provinsi (Banprov) Jawa Barat. 

“Dua tahun anggaran kita ajukan, namun masih belum kebagian. Mudah-mudahan tahun ini kita ajukan kembali untuk mendapatkan perbaikan kepada pihak provinsi Jawa Barat, supaya ada anggarannya,” katanya.

Menurut Iwan, pihaknya juga sudah melakukan survey data kondisi ruas jalan Cinyasag-Panawangan ini, hal tersebut sebagai bahan pengajuan ke Provinsi Jabar. Sehingga tahun depan ada perbaikan meski tidak sepanjang yang diajukan.

Perbaikan Jalan Cinyasag-Panawangan Dibantu UPTD DPUPRP

Iwan membenarkan, adanya warga yang melakukan swadaya perbaikan, akan tetapi perbaikan tersebut juga bekerjasama dengan pihak UPTD jalan. Makanya ada alat berat yang digunakan. Artinya tidak hanya masyarakat melainkan bersama dengan pihak UPTD PUPRP.  

Tidak hanya itu lanjut Iwan, di Wilayah kecamatan Panawangan ini juga ada beberapa ruas jalan perbatasan yang diajukan untuk perbaikan supaya tahun depan mendapatkan anggaran dari Banprov Jabar. 

“Ketiga lokasi tersebut yaitu jalan Jagabaya-Bangunjaya dengan panjang lima kilometer baru terhotmix 1,2 kilometer dan itu perbatasan langsung dengan Kuningan. Lalu Jalan Gardujaya-Cimenga dan jalan Cinyasag-Panawangan total keseluruhan sekitar dua belas kilometer,” jelasnya.

Iwan menegaskan, pihaknya terus berusaha mengajukan bantuan perbaikan jalan dari anggaran Banprov Jabar.

“Seperti pengajuan untuk perbaikan jalan di Cinyasag-Panawangan tersebut. Akan tetapi ada dan tidaknya tentunya bagaimana pihak provinsi yang menentukan jumlah anggaran,” tandasnya.

Warga Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Sebelumnya warga Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat membangun jalan cor secara swadaya, Rabu (23/11/2021). Padahal jalan Cinyasag menuju Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan tersebut berstatus Jalan Kabupaten.

Rupanya warga kesal lantaran jalan rusak yang bertahun-tahun mereka lewati tak kunjung diperbaiki.

Wawan Hermawan, warga setempat mengungkapkan, kerusakan jalan Kabupaten yang berada di wilayah Desa Panawangan menuju Desa Jagabaya sudah berlangsung lama.

“Akibat kerusakan pada ruas jalan kerap terjadi kecelakaan. Menyikapi banyaknya pengendara motor yang mengalami kecelakaan, maka warga berinisiatif memperbaikinya dengan swadaya masyarakat,” katanya. (ES/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru