Selasa, November 30, 2021
BerandaBerita TerbaruFungsi CDI Motor pada Sistem Pengapian Lengkap dengan Komponennya

Fungsi CDI Motor pada Sistem Pengapian Lengkap dengan Komponennya

Fungsi CDI motor cukup vital dalam sistem pengapian pada kendaraan. Secara umum pembakaran sempurna pada kendaraan roda dua jika percikan api dari busi terintegrasi melalui CDI terlebih dulu.

Pastikan jika CDI berfungsi dengan baik agar kendaraan bisa menyala secara tepat. Dalam sebuah kendaraan tentu sistem pengapian menjadi komponen penting agar motor bisa menyala.

Sebagai pemilik kendaraan, Anda harus tahu bagaimana sistem pengapian yang benar dan tepat. Sehingga fungsinya akan tepat sasaran.

Sebaiknya Anda tahu fungsi CDI motor hingga beberapa jenis komponen yang mempengaruhi kinerjanya. Jadi ketika timbul masalah, Anda bisa tahu bagaimana cara untuk mengatasinya.

Pengertian, Fungsi CDI Motor dan Komponennya

CDI adalah singkatan dari Capacitor Discharge Ignition yang menjadi salah satu komponen pengapian mesin pada motor. Komponen satu ini memanfaatkan energi yang telah tersimpan pada bagian karburator.

Baca Juga : Komponen Chasis Sepeda Motor Mulai dari Bagian Hingga Fungsinya

Selanjutnya energi akan bermanfaat atau diteruskan untuk bisa menghasilkan tegangan tinggi pada koil pengapian. Selanjutnya pengapian tersebut akan menghasilkan sebuah spar dalam busi.

Bagi Anda yang ingin tahu jelas apa sebenarnya fungsi LCD, bisa simak uraian berikut ini.

Pengertian CDI Motor

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika fungsi CDI penting pada kendaraan sepeda motor. Komponen yang satu ini memiliki peran cukup vital karena mampu memberikan percikan api.

Sehingga kendaraan bisa bekerja secara optimal. Percikan yang ada tersebut berasal dari busi sehingga sepeda motor bisa berjalan.

Fungsi Capacitor Discharge Ignition Sepeda Motor

Setelah Anda tahu definisi atau pengertian dari CDI, selanjutnya kenali juga apa saja fungsinya. Fungsi dari komponen yang satu ini yaitu menyalurkan dan memutuskan pengapian pada sepeda motor.

Baca Juga : Cuci Motor Setelah Hujan, Jangan Malas Agar Tidak Merusak Komponen

CDI koil pengapian berfungsi untuk bisa mendapatkan hasil tegangan tinggi. Nantinya tegangan tersebut dapat memberikan percikan api di busi. Mesin komponen ini hadir dengan berbagai tipe, namun fungsinya tetap sama.

Adapun beberapa tipe CDI motor yaitu racing limiter, racing unlimited, programmable, dan standar.

Sedangkan untuk pemasangannya sendiri, komponen ini cukup sederhana. Bisa Anda sesuaikan dengan bawaan sepeda motor itu sendiri.

Namun untuk jenis CDI racing limiter memiliki ukuran tidak standar, sebab ukuran lebih tinggi. Namun masih memiliki limiter. Fungsi dari limiter ini menjaga mesin agar tetap berada pada putaran.

Sehingga membuat mesin lebih awet. Berbeda lagi dengan CDI programmable yang biasa pada sepeda motor jenis racing.

Pemasangannya cukup rumit. Jika salah pada instalasinya, maka bisa berakibat kerusakan pada mesin sepeda motor.

CDI motor juga terdiri dari beberapa komponen. Hal ini bertujuan agar fungsi CDI motor bisa berjalan secara optimal.

Baca Juga : Ciri Busi Motor Mati, Bisa Terjadi karena Berbagai Faktor Penyebabnya

Komponen Sistem CDI Sepeda Motor

Fungsi CDI motor cukup vital, karena alasan inilah mengapa terdiri dari beberapa komponen yang berkaitan. Kinerja semua komponen memang memiliki keterkaitan agar bekerja secara optimal.

Ada beberapa komponen yang membantu fungsi pengapian bekerja secara maksimal. Komponen tersebut antara lain:

Spul dan Rotor Magnet

Komponen CDI motor yang pertama yaitu spul dan rotor magnet. Komponen ini memiliki fungsi untuk mengubah aliran putaran pada poros engkol mesin.

Selanjutnya akan berubah menjadi listrik AC yang kemudian sebagai tenaga dalam sistem pengapian.

Baterai

Selain mengetahui fungsi CDI motor, Anda juga harus tahu apa saja komponen yang membuat kinerjanya maksimal. Baterai menjadi salah satunya yang mampu menyimpan arus listrik.

Listrik yang tersimpan pada komponen ini mengalir dari spul. Pada jenis kendaraan matic, baterai memiliki fungsi cukup penting yaitu menghidupkan ECU.

CDI Unit

Moda utama pada sistem pengapian ini yaitu CDI unit. Fungsinya untuk dapat menyalurkan tegangan menuju koil dengan cara discharge.

Komponen ini tersusun atas kapasitor yang berfungsi mampu menyerap dan menyimpan arus listrik.

Sebenarnya masih banyak komponen lain yang membuat fungsi CDI motor bisa bekerja secara optimal. Sebagai pemilik kendaraan, Anda wajib tahu apa saja komponen yang menyertainya.

Dengan Anda tahu definisi, fungsi, dan komponen CDI motor, maka Anda bisa senantiasa menjaga performa kendaraan. Berkendara pun akan selalu aman dan nyaman. (R10/HR-Online/Editor-Eva)

- Advertisment -