Rabu, Desember 8, 2021
BerandaBerita CiamisGali Potensi Desa, Puluhan Warga di Ciamis Ikuti Pelatihan dari Kemendikbudristek RI

Gali Potensi Desa, Puluhan Warga di Ciamis Ikuti Pelatihan dari Kemendikbudristek RI

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Gali potensi desa, puluhan warga Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ikuti pelatihan dalam kegiatan rekam reka desa Designing Culture Kemendikbudristek RI.

Kegiatan yang berlangsung sejak 18 hingga 21 November 2021 ini di antaranya menggali berbagai potensi yang ada di desa, baik sisi ekonomi, budaya dan lainnya.

Asep Zery Kusmaya, Daya Desa Sidaharja, mengatakan, rekam reka desa ini merupakan salah upaya untuk memajukan desa melalui jalan kebudayaan.

“Salah satu yang gali potensi dari desa di antaranya makanan tradisional, seperti cuhcur, mie glindiung, gula kelapa Jawa serta kecimpring,” kata Asep belum lama ini.

baca juga: Baru Capai 59,65 Persen, Bupati Ciamis Minta Vaksinasi Door to Door

Pihaknya bersama komunitas Siger Tengah dan Pemdes memberikan pendampingan, agar para pengrajin itu bisa mengemas produknya sebaik mungkin. Selain itu juga agar menjadi lebih menarik.

Terlebih lagi dengan adanya dokumentasi berupa video yang ditayangkan dalam puncak pelatihan tersebut memantik imajinasi para pengrajin.

Perwakilan Kemendikbudristek, Djumhari, mengatakan, potensi yang ada di desa sebenarnya begitu besar. Seperti halnya makanan tradisional yang masih bertahan hingga saat ini.

Maka dari itu, motivasi serta dorongan kepada para pengrajin untuk meningkatkan kualitas produknya bisa memberikan manfaat besar bagi mereka, khususnya kesejahteraan ekonomi.

“Sebenarnya banyak pengetahuan masa lalu yang bisa kita manfaatkan sebaik mungkin. Apalagi ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Kades Sidaharja, Mardjono, mengapresiasi pelatihan yang menggandeng Kemendikbudristek, komunitas Siger Tengah, pendamping lokal desa serta elemen lainnya dalam mendorong pengembangan SDM masyarakatnya.

Menurutnya, keterlibatan warga dalam proses pembangunan desa begitu penting. Apalagi dengan adanya penunjang berupa pengetahuan-pengetahuan yang mendukung produktivitas mereka.

“Pelatihan yang mengambil jalan kebudayaan sebagai pendekatan ini sangat bagus sekali untuk pengembangan desa. Semoga kita bisa bangkit lagi,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -