Minggu, November 28, 2021
BerandaBerita TerbaruGizi untuk Tumbuh Kembang Bayi, Orang Tua Wajib Tahu

Gizi untuk Tumbuh Kembang Bayi, Orang Tua Wajib Tahu

Gizi untuk tumbuh kembang bayi harus menjadi perhatian orang tuanya. Anak-anak balita atau yang masih berumur di bawah lima tahun membutuhkan asupan nutrisi yang beragam dan cukup. Jangan sampai terjadi stunting maupun anak kurang gizi.

Agar balita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, tentu membutuhkan asupan makanan yang banyak mengandung nutrisi penting bagi tubuh. Makanan yang mengandung nutrisi akan membantu meningkatkan berbagai potensi anak.

Karena itulah, seorang ibu harus tahu jenis makanan atau minuman apa yang sebaiknya ia berikan pada balita. Makan yang banyak mengandung nutrisi akan membantu pertumbuhan anak, misalnya ikan.

Ikan memiliki banyak kandungan omega 3 yang sangat bagus untuk kecerdasan otak. Begitu juga dengan sayuran dan buah-buahan yang juga kaya dengan beragam jenis vitamin dan mineral yang penting untuk anak.

Ragam Gizi untuk Tumbuh Kembang Bayi

Lalu jenis nutrisi apa saja yang bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan balita? Para orang tua wajib mengetahui jenis nutrisi apa saja yang penting untuk menjadi konsumsi anak yang terbaik.

Berikut ini berbagai jenis gizi untuk tumbuh kembang bayi yang sebaiknya orang tua tahu dan berikan untuk buah hati tercinta. Anda bisa berikan makanan secara bervariasi untuk memenuhi berbagai jenis gizi yang penting untuk balita.

Baca Juga : Tips Memasak ala Chef Renatta Moeloek, Makanan Sehat nan Lezat

Protein

Orang tua perlu memberikan makanan yang cukup protein untuk balitanya. Protein berfungsi untuk proses tumbuh kembang balita, dan juga baik untuk perkembangan otak.

Setiap hari balita membutuhkan asupan protein setidaknya sebanyak 20 gram. Ini utamanya untuk bayi yang berusia 6 sampai 24 bulan. Karena itu penting memperhatikan jumlah asupan protein ini untuk balita Anda

Kalium

Jenis gizi untuk tumbuh kembang bayi yang juga penting adalah kalium. Dari hasil penelitian seorang ahli diet bernama Sarah Krieger menyebutkan bahwa, kalium memiliki peran yang sangat penting bagi anak.

Nutrisi tersebut dapat mengontrol darah baik bagi balita maupun orang dewasa. Selain itu, kalium juga berperan penting dalam mengurangi risiko terkena penyakit obesitas.

Asupan mineral ini secara cukup akan membuat dapat tumbuh dengan berat badan yang ideal dan terhindar dari obesitas.

Baca Juga : Makanan Sehat untuk Anak Tak Harus Mahal dan Mewah, Ini Menunya!

Kalsium

Selain kalium, balita juga membutuhkan asupan nutrisi kalsium yang cukup. Ini merupakan gizi untuk tumbuh kembang bayi yang penting untuk pertumbuhan tulang, gigi, dan kerangka tubuh menjadi lebih optimal.

Dalam tubuh, kalsium juga berperan penting untuk pembentukan fungsi otak, detak jantung dan pembekuan darah. Untuk balita yang berusia 1 hingga 3 tahun setidaknya harus mendapatkan asupan kalsium sebanyak 500 mg setiap harinya.

Sedangkan untuk anak dengan usia 4 sampai 8 tahun kadar kebutuhan kalsiumnya akan bertambah menjadi 800 mg.

Serat

Serat bukan hanya merupakan kebutuhan orang dewasa saja. Balita juga membutuhkan asupan serat yang cukup untuk mencegah terjadinya konstipasi dan mencegah risiko penyakit diabetes sejak dini.

Serat juga bisa menjadi sumber nutrisi untuk menjaga agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap tercukupi setiap harinya.

Baca Juga : Hati-hati! Ini Makanan Sehat Tapi Bahaya Bagi Tubuh

Zat Besi

Pada proses pertumbuhan dan perkembangan balita, peran zat besi sangat penting terutama untuk perkembangan otak. Karena itu jenis gizi untuk tumbuh kembang bayi ini harus tercukupi.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan balita mengalami keterlambatan berfikir dan kemampuan kognitifnya. Sehingga ketika tumbuh dewasa ia akan menjadi anak yang bodoh.

Asupan zat besi bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis makanan. Misalnya ikan, telur, kedelai, bayam dan buah alpukat. Variasikan menu makanan balita agar asupan zat gizinya juga optimal.

Yodium

Tahukah Anda jika yodium juga merupakan jenis nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang balita? Memberikan asupan makanan dengan kandungan mineral ini secara cukup penting untuk menjaga pertumbuhan anak.

Sebaliknya, bayi yang kekurangan yodium berisiko akan mengalami masalah pertumbuhan, misalnya tumbuh dengan tidak seimbang atau kerdil.

Yodium juga bagus untuk proses metabolisme tubuh, yaitu mengubah zat karoten menjadi sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Kandungan yodium banyak terdapat pada garam dapur.

Itulah berbagai jenis zat gizi untuk tumbuh kembang bayi yang wajib orang tua tahu. Anda juga perlu memberikan menu makanan bergizi secara bervariasi. Selain agar bayi menyukai semua jenis makanan, asupan nutrisi juga menjadi lebih merata. (R11/HR-Online/Editor-Eva)

- Advertisment -

Berita Terbaru