Rabu, November 24, 2021
BerandaBerita CiamisIni Tersangka Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs di Ciamis

Ini Tersangka Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs di Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang guru perempuan MTs Harapan Baru Cijantung, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi maut susur sungai yang menewaskan 11 orang siswa beberapa waktu lalu. Hal itu terungkap saat konferensi pers di Mapolres Ciamis, Senin (22/11/2021).

Tersangka merupakan guru tidak tetap inisial R (41). Ia dianggap bertanggung jawab terhadap kegiatan Susur Sungai di kawasan sungai Cileueur Leuwi Ili, Dusun Wetan, RT 001, RW 001, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pada 15 Oktober 2021 lalu.

“Tersangka ini seyogyanya memiliki pengetahuan yang cukup terhadap resiko kegiatan yang dilakukan. Pada penyelidikan yang kami lakukan, kami menemukan tidak ada jadwal kegiatan susur sungai. Namun terjadwal ada kegiatan yang melibatkan anak-anak di kawasan sungai. Hal ini resikonya tidak diperhitungkan oleh tersangka,” kata Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto, Senin (22/11/2021).  

Baca Juga: Menguak Sejarah Leuwi Ili, Lokasi Tewasnya Siswa MTs Cijantung Ciamis

Dalam penetapan tersangka ini, polisi menunjukkan barang bukti berupa SK tentang pengangkatan Guru Tidak Tetap tersangka, SK Kepala MTs Harapan Baru tentang Pembagian Tugas Utama Guru, SK Kepala MTs Harapan Baru tentang pembagian tugas tambahan guru, dan tiga buah karung sebagai wadah sampah.

“Karena kealpaannya yang tidak menyediakan alat keselamatan menyebabkan siswa siswi MTs Harapan Baru Cijantung terjadi kecelakaan dalam kegiatan susur sungai, sehingga dijadikan tersangka,” katanya.

Atas kelalainnya itu, tersangka kasus susur sungai di Ciamis ini dikenakan pasal 359 KUHP. “Ancaman hukumannya adalah 5 tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, pada press rilis tersebut tersangka R tidak dihadirkan di Mapolres Ciamis. Menurut AKBP Wahyu hal itu lantaran tersangka dalam kondisi sakit.

“Tersangka juga mendapat jaminan dari sekolah tidak akan menghilangkan barang bukti serta tidak akan melarikan diri. Sehingga tidak ditahan dan tidak dihadirkan pada rilis ini,” katanya.

Sebelumnya pada tragedi maut susur sungai di Leuwi Ili, siswa yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 25 orang. Empat belas siswa MTs Harapan Baru berhasil selamat. Sementara 11 siswa lainnya tewas. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru