Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita TasikmalayaKabar Gunung Galunggung Tasikmalaya Kembali Aktif Hoaks

Kabar Gunung Galunggung Tasikmalaya Kembali Aktif Hoaks

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Sempat beredar di media sosial Gunung Galunggung, Tasikmalaya, Jawa Barat, aktif kembali.

Faktanya obyek wisata (obwis) Gunung Galunggung masih dalam kondisi normal seperti biasanya, Minggu (7/11)2021).

Petugas kawah Gunung Galunggung Ari Permana membenarkan jika berita berita soal Galunggung kembali aktif itu hoaks.

“Jadi kan di sini ada namanya pusat vulkanologi, kita ada laporan per minggu apdet terus mengenai keaktifan atau aktivitas Gunung Galunggung, namun memang bahwa setiap aktivitas itu masuk dalam normal aktif yaitu level 1,” ujar Ari Permana.

Sebenarnya kata Ari yang tidak boleh itu turun ke dasar danau kawah, lantaran rawan longsor.

“Apalagi sekarang lagi musim penghujan, kalau terkait tidak boleh ke danau kawah dari dulu juga tidak boleh, mau musim hujan ataupun musim kemarau,” ucapnya.

Baca Juga: Pengunjung Obwis Gunung Galunggung Tasikmalaya Mulai Meningkat

Sementara itu, Sahiddin pengelola Cipanas Gunung Galunggung menambahkan, pada tanggal 1 Oktober 2021 pihaknya mendapat surat dari pengamat Gunung Galunggung.

“Alhamdulillah isi daripada surat itu menyatakan jika Gunung Galunggung masih normal seperti biasanya, tidak seperti kabar yang beredar kembali aktif,” ungkapnya.

Berdasarkan pengamat visual pemeriksaan kawah Galunggung selama bulan Oktober 2021 belum menunjukan secara signifikan, terutama gempa vulkanik.

“Sehingga status Gunung Galunggung saat ini normal, jadi sekali lagi terkait yang beredar di medsos itu hoax,” katanya.

Kata Sahiddin, terkait berita yang beredar itu sangat merugikan sekali, baik Dinas Pariwisata maupun Perhutani.

Terlebih saat ini perekonomian masyarakat di lokasi wisata baru menggeliat pasca penerapan PPKM Darurat.

“Terkait kondisi kunjungan saat ini alhamdulillah mulai bergeliat dengan tetap memperketat prokes, pengunjung rata-rata ada sekitar 25 persen,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online/Editor Jujang)