Selasa, November 30, 2021
BerandaBerita BanjarMisteri Kadus yang Hilang di Kota Banjar, 2 Minggu Belum Ditemukan

Misteri Kadus yang Hilang di Kota Banjar, 2 Minggu Belum Ditemukan

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Hampir dua minggu, Kepala Dusun (Kadus) Cibeureum, Desa Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, Asep Mulyadi yang hilang masih menjadi misteri.

Sejak menghilang pada tanggal 8 November lalu, sampai saat ini Asep Mulyadi masih belum diketahui keberadaannya.

Menurut Kepala Desa Balokang, Idis Amijaya, Asep sebelum menghilang pada hari Senin tanggal 8 November lalu, pernah satu kali masuk ke kantor desa.

Baca Juga : Warga Kota Banjar yang Hilang Misterius Ternyata Kepala Dusun

Namun setelah itu tidak ada kabarnya lagi. Bahkan sampai sekarang yang bersangkutan belum ditemukan, dan belum pernah datang lagi ke kantor desa.

“Kalau Kadus kan banyak kerja di lapangan, jadi jarang ke kantor. Tapi sebelum menghilang, Senin paginya itu masih ke kantor,” kata Idis kepada wartawan, Senin (21/11/2021).

Sementara terkait kabar misteri kadus yang hilang tersebut karena ada masalah dengan warga, Idis mengaku pernah mendengar masalah tersebut.

Idis menuturkan, bahwa informasinya Asep memang memiliki permasalahan dengan warga, yaitu terkait masalah hutang piutang.

“Kalau ceritanya, sama warga itu punya permasalahan hutang piutang,” tuturnya.

Baca Juga : Seorang Warga Kota Banjar Diduga Hilang, Motornya Ditemukan

Namun ia menegaskan, misteri kadus yang hilang tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintah desa. Karena sebelumnya, kadus tersebut juga tidak memiliki permasalahan dengan desa.

“Kalau di desa nggak ada. Nggak ada masalah apa-apa,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait menghilangnya Asep dapat mengganggu kinerjanya sebagai Kepala Dusun. Saat ini, pihak pemerintah desa pun tengah berencana melakukan pergantian jabatan.

Namun sebelum penggantian jabatan Kadus tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Banjar dan pihak kecamatan.

“Tidak harus menunggu sampai ketemu. Kalau sudah dibutuhkan, bisa saja nanti ada penggantian Kadus baru. Tapi itu nanti setelah kami koordinasi dengan Pemkot Banjar dan kecamatan,” ujarnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -