Jumat, Januari 28, 2022
BerandaBerita TerbaruNebula Mata Cleopatra NGC 1535, Berkaitan Dengan Bintang Biner?

Nebula Mata Cleopatra NGC 1535, Berkaitan Dengan Bintang Biner?

Nebula mata Cleopatra NGC 1535 merupakan benda angkasa yang baru-baru ini gambarnya mulai beredar. Bentuknya seperti cahaya biru dengan banyak bintang di sekelilingnya. Penemuan ini memberikan ide kreatif dari para ilmuwan untuk mencari fakta lanjutan.

Dengan warna yang dominan biru, maka mirip seperti mata Cleopatra. Benda angkasa ini memiliki nama NGC 1535 yang bentuknya juga tidak asing.

Beberapa ilmuwan telah memasang teleskop bernama Hubble untuk memastikan keberadaan nebula tersebut. Dulunya saat penemuan pertama sudah berbeda dengan kondisinya sekarang. Simak penjelasan berikut agar lebih memahami kondisi nebula NGC 1535.

Baca Juga: Nebula Mirip Godzilla Tampak pada Rasi Bintang Sagitarius Lewat Spitzer

Penampakan Nebula Mata Cleopatra NGC 1535

Perlu diketahui, nebula planet ini memiliki bentuk seperti bintang. Ukurannya cukup besar hampir seperti matahari. Selain itu, memiliki lapisan luar yang menyerupai bintang katai putih.

Saat pertama teleskop menangkap benda angkasa ini, bentuknya mirip seperti planet. Namun, setelah melalui proses yang panjang ternyata tidak berkaitan dengan planet sebenarnya.

Bentuk dan strukturnya hampir menyerupai nebula Eskimo. Namun lapisan luar dan pusat bagian dalam dari NGC 1535 ini lebih terang. Saat Hubble mengambil gambarnya, terlihat nebula ini tidak sendiri.

Nebula mata Cleopatra NGC 1535 ditemukan pertama kali oleh William Herschel pada 1 Februari 1785. Tentunya warna dan strukturnya memiliki kemiripan dengan nebula Eskimo, tetapi bintang pusat sulit terlihat.

Teleskop luar angkasa Hubble NASA/ESA telah berhasil mengambil gambar dari NGC 1535. Gambar yang beredar sangat jelas dan berbentuk seperti mata Cleopatra. Dalam hal ini, NGC 1535 merupakan nebula planet yang memiliki magnitudo 10.5 pada konstelasi Eridanus.

Selain itu, benda angkasa ini memiliki nama lain sebagai BD 13 842 dan IRAS 04119-1251. Letaknya kurang lebih antara 5.500 dan 7.500 cahaya dari bumi.

Nebula mata Cleopatra NGC 1535 berdampingan dengan benda angkasa lainnya. Terdapat banyak bintang-bintang mengitari nebula tersebut. Bahkan menurut pengamatan para ilmuwan ini menjadi misi ke sekian dan lebih dari 100 studi.

Baca Juga: Misteri Nebula Cincin Biru Akhirnya Terpecahkan oleh Ilmuwan Astronomi

Tata Letak Mata Cleopatra

Nebula mata Cleopatra NGC 1535 menjadi temuan yang cukup spektakuler. Posisinya saat ini sangat dekat dengan bintang-bintang angkasa. Hal tersebut memungkinkan adanya hubungan gravitasi pada kedekatan tersebut.

Bahkan para ilmuwan berusaha untuk menemukan sebuah fakta baru mengenai data nebula tersebut. Hingga saat ini proses pengumpulan bukti sedang mereka lakukan. Tidak sedikit tim yang mulai menganalisis kebenaran dari data tersebut.

Dari beberapa data yang sudah teranalisis dengan baik ada kemungkinan pusat dari nebula tersebut adalah bintang. Pasalnya, dari sekian banyak nebula yang ditemukan posisinya selalu berdekatan dengan bintang. Hal ini wajib menjadi pengetahuan kedepan dengan melakukan pembuktian dari berbagai sumber.

Banyak gagasan dan konspirasi yang melatarbelakangi penemuan ini. Tidak sedikit pula pihak yang mendukung pengamatan hingga menemukan bukti terpercaya.

Pengamatan jarak antara nebula mata Cleopatra NGC 1535 menggunakan teleskop Hubble. Ada kemungkinan bahwa mata Cleopatra memang bagian dari sistem bintang biner. Jika sudah menemukan fakta tersebut, maka secara otomatis akan terikat gravitasi yang kuat.

Baca Juga: Awan Nebula Carina yang Menakjubkan dari Awan Kosmik Warna-Warni

Warna Biru Cerah dari NGC 1535

Layaknya mata Cleopatra, tampilan dari nebula planet ini sangat cerah. Terlihat dari teleskop dengan zoom 50 kali bentuknya sudah sangat jelas. Namun, struktur akan terlihat setelah melakukan zoom 270 kali.

Nebula tersebut datang dengan cahaya pertama kali pada bulan Oktober 1999. Bentuknya hampir seperti bulatan dengan cahaya terang dan tepi kabur. Nebula tersebut terlihat sangat jelas seperti bukan penampakan, melainkan sebuah foto.

Warna biru semakin cantik dengan adanya bintang pusat berbentuk agak lonjong. Keberadaan bintang pusat memberikan ciri tersendiri dengan berkilauan kabut. Nama nebula mata Cleopatra NGC 1535 berasal dari bagian cincin yang lonjong mengelilingi bintang pusat.

Selain NGC 1535, ada berbagai benda yang tersorot oleh teleskop. Bentuk dan dimensi cukup bervariasi yang memberikan keunikan tersendiri. Ada nebula kepiting atau M 31 yang bentuknya sangat kecil.

Untuk melakukan pengamatan terhadap nebula lainnya membutuhkan teleskop yang berukuran besar. Pasalnya, harus menggunakan perbesaran tinggi agar bisa melihat detail samar dari benda tersebut.

Kini nebula mata Cleopatra NGC 1535 menjadi bahan untuk pengamatan para ilmuwan. Tujuannya mencari kebenaran terkait sistem bintang biner pada benda tersebut. Sehingga memberikan jawaban atas hal yang berkaitan dengan gravitasi. (R10/HR-Online)

- Advertisment -