Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Fast Charging dan Quick Charging Perlu Dipahami, Apa Saja?

Perbedaan Fast Charging dan Quick Charging Perlu Dipahami, Apa Saja?

Perbedaan fast charging dan quick charging penting untuk dipahami oleh para pengguna smartphone. Seperti yang kita ketahui, daya dengan pengisian cepat saat ini cukup banyak diminati oleh sebagian besar pengguna smartphone.

Pasalnya, dengan kelengkapan fitur pengisian cepat, maka ponsel pun akan lebih dapat kita andalkan. Saat ini sebagian besar pabrikan aksesoris gadget telah memproduksi charger beserta perangkat pengisian daya dengan kelengkapan fitur fast charging serta quick charge.

Namun sudahkah Anda ketahui bahwa kedua teknologi pengisian daya ini sangatlah berbeda dalam berbagai hal. Lantas apa saja perbedaan tersebut? Simak saja ulasan di bawah ini.

Baca Juga: Sistem Operasi MIUI 13 Dikabarkan Segera Rilis, Simak Bocorannya!

Mengetahui Perbedaan Fast Charging dan Quick Charging

Baterai smartphone yang cepat habis atau drop tentu menjadi salah satu masalah cukup penting kita perhatikan. Terutama jika waktu pengisian daya ulang perangkat ini berjalan lambat, hal ini akan sangat mengganggu aktivitas.

Akan tetapi, di era teknologi canggih saat ini telah hadir fitur fast charging 3.0 serta quick charge untuk smartphone. Secara fungsi dan manfaatnya, kedua teknologi ini sama-sama mampu mengisi daya pada perangkat HP secara cepat.

Perbedaan fast charging dan quick charging dapat kita lihat dari beberapa hal. Mulai dari segi pengisian daya, baik waktu pengisian maupun prosesnya, serta penggunaan masing-masing di berbagai perangkat sehingga mempengaruhi usia baterai. Adapun perbedaan dari kedua teknologi pengisian cepat ini antara lain:

Dalam Hal Pabrikan

Fast charging adalah salah satu fitur smartphone yang kekinian. Sesuai dengan nama yang tersemat, fitur ini mampu mengisi daya baterai ponsel dengan waktu lebih cepat sehingga para pengguna smartphone tidak perlu menghabiskan waktu lama dalam proses pengisian daya tersebut.

Dengan demikian, kehadiran teknologi ini sangat menunjang mobilitas para pengguna smartphone. Sedangkan untuk quick charge adalah sebuah trademark dari perusahaan besar Qualcomm yang banyak memproduksi perangkat pendukung smartphone.

Baca Juga: Transfer Paket Data Telkomsel Dengan Praktis Tanpa Aplikasi

Trademark satu ini umumnya tersemat pada beberapa produk charger yang telah mereka produksi. Lalu kompatibel dengan fitur chipset Qualcomm di beberapa produk smartphone yang telah bermitra dengannya. Secara fungsi, kedua teknologi ini memiliki kegunaan yang sama.

Hal yang menjadi perbedaan antara fast charging dan quick charging terletak pada perangkat pada kedua fitur tersebut.

Jika fast charging pada umumnya tersemat sebagai kelengkapan dari smartphone. Sedangkan pada quick charge hanya bisa tersemat pada perangkat dengan kelengkapan chipset Qualcomm serta yang mendukung fitur tersebut.

Waktu Pengisian Daya

Perbedaan fast charging dengan quick charging selanjutnya adalah dalam hal waktu lamanya pengisian daya. Dalam hal ini, kedua fitur ini sebenarnya tidak memiliki perbedaan cukup signifikan.

Kedua fitur ini sama-sama mempunyai dua fase pengisian. Hal yang membedakan mungkin ada dalam selisih pengisian waktu. Sebenarnya juga tidak berbeda jauh.

Pada fase pertama, arus daya yang masuk ke dalam baterai cukup besar yakni pada kisaran 50%-70%. Waktu pengisian sampai ke daya tersebut akan dapat memakan waktu 10 hingga 30 menit.

Ini dengan catatan baterai dalam keadaan kosong. Dengan kondisi tersebut, energi akan lebih besar, tetapi tidak menimbulkan efek negatif.

Lalu pada fase kedua, pengisian cenderung melambat saat mencapai 90% hingga penuh. Hal inilah yang akan mengimbangi daya pada proses pengisian sebelumnya. Dengan demikian, penggunaan baterai akan tetap aman saat digunakan.

Baca Juga: Recovery Mode di iPhone, Apa dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Proses Pengisian Daya

Perlu Anda ketahui bahwa baterai dengan proses pengisian daya yang cepat akan menimbulkan suhu lebih panas. Terutama yang meninggikan voltase seperti pada Qualcomm Quick Charge.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk menempelkan smartphone pada ruangan yang bersuhu dingin serta jangan memainkan ponsel saat pengisian daya berlangsung.

Perbedaan fast charging dan quick charging lainnya adalah terkait usia baterai. Idealnya, para pabrikan charger sudah menyesuaikan pada kedua fitur ini. Akan tetapi, penggunaan gadget juga sangat mempengaruhi usia baterai.

Dengan demikian, dalam fast charging serta quick charging harus diimbangi penggunaan yang wajar pada ponsel. Baterai pun akan tetap awet dan mempunyai umur panjang. Dengan tahu perbedaan fast charging dan quick charging, Anda bisa jadikan pertimbangan dalam menggunakanya. (R10/HR-Online)