Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita PangandaranPerceraian di Pangandaran Didominasi Alasan Ekonomi, LKKNU Lakukan Ini

Perceraian di Pangandaran Didominasi Alasan Ekonomi, LKKNU Lakukan Ini

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Setidaknya 219 perceraian di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada triwulan pertama tahun 2021 terjadi karena alasan ekonomi.

Tingginya angka perceraian akibat alasan ekonomi tersebut mendorong Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nadhatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Pangandaran untuk melakukan program bimbingan calon pengantin.

Ketua PW LKKNU Jawa Barat Hj Lilis Santika mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran memberikan bimbingan kepada calon pengantin di Ruang Rapat RM Pringsewu Babakan, Kamis (18/11/2021).

“Tujuannya supaya calon pengantin memahami arti atau tujuan dari berumah tangga, tidak hanya bahagia duniawi tapi juga bahagia ukhrowi,” kata Hj Lilis Santika kepada HR Online, Kamis (18/11/2021).

Lebih lanjut Hj Lilis Santika mengatakan, pandemi Covid-19 mempengaruhi kehidupan rumah tangga. Karena kondisi ekonomi yang lesu, apalagi jika dalam satu rumah tangga suami tidak bekerja.

“Tidak ada pekerjaan, ekonomi rumah tangga melemah, maka kita perlu melakukan bimbingan bagi calon pengantin ini karena pernikahan itu harus dirasakan bahagia, dan kebahagiaan itu tidak diukur dengan ekonomi atau materi saja,” jelasnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H Supriana mengapresiasi kegiatan bimbingan calon pengantin yang digelar LKKNU Pangandaran.

“Ini sangat bermanfaat bagi kita semua khususnya para calon pengantin. Karena ilmu tentang berkeluarga itu tidak ada secara khusus, tidak ada fakultasnya. Maka kepedulian dari PC LKKNU maslahat buat kita, terutama bagi calon pengantin,” katanya.

Apresiasi juga datang dari salah satu calon pengantin asal Kecamatan Langkaplancar Mukminudin (27).

Mukminudin mengaku antusias mengikuti bimbingan calon pengantin untuk mempersiapkan diri saat memasuki bahtera rumah tangga.

“Saya rencana besok ijab kabul pernikahan, semoga ilmu yang didapat ini bermanfaat. Apalagi saat pandemi Covid-19, tentu banyak persoalan dan permasalahan. Tetapi semoga kita bisa melaluinya,” singkatnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)