Sabtu, Januari 29, 2022
BerandaBerita CiamisPoktan di Kawali Ciamis Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan

Poktan di Kawali Ciamis Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kelompok Tani (Poktan) Panber Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membuka lahan tidur dan menyulapnya menjadi lahan pertanian bermanfaat.

Ketua Poktan Panber, Irfan Hilmi mengatakan, langkah tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas komoditi pangan.

Ia mengatakan, penggarapan lahan tidur seluas kurang lebih 3 hektare tersebut, telah disepakati bersama untuk ditanami jagung. 

“Hal tersebut pihaknya lakukan, agar meski masih pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini, namun para petani tetap mendapatkan penghasilan,” katanya kepada HR Online, Senin (29/11/2021).  

Menurutnya, selama pandemi belum berakhir, kemungkinan bisa saja pengekspor akan membatasi dan memilih mengkonsumsinya sendiri.

Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, maka harus menggalakan ketahanan pangan.

“Salah satunya termasuk menyulap dengan menanami lahan tidur, yang tadinya warga tidak manfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa penggarapan lahan tersebut bekerja sama dengan Karang Taruna Desa Purwasari, Kabupaten Ciamis. 

Sementara itu, PPL Desa Purwasari, Rudiatna mengatakan, Koptan Panber dan karang taruna menyulap lahan tidur tersebut, tujuannya agar yang awalnya tidak produktif bisa menjadi produktif. 

“Lahan tersebut merupakan lahan pertanian yang sudah tidak warga gunakan selama lebih dari 2 tahun,” katanya, Senin (29/11/2021).

Menurutnya, adanya lahan tidur umumnya merupakan sebuah bagian dari sistem perladangan berpindah. Biasanya, lahan itu digunakan sebagai lahan pembudidayaan tanaman yang pertumbuhannya lambat.

Meski inovasi tersebut dari karang taruna desa yang bekerja sama dengan Koptan, namun pihaknya akan terus melakukan pembinaan, bimbingan dan juga motivasi.

“Sehingga, pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian bisa berjalan dengan baik. Jadi bisa sesuai dengan apa yang kelompok tani maupun karang taruna harapkan,” ujarnya. (Edji/R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -