Sabtu, November 27, 2021
BerandaBerita TerbaruSemir Ban Mobil dan Dampak Buruknya Jika Terlalu Sering

Semir Ban Mobil dan Dampak Buruknya Jika Terlalu Sering

Semir ban mobil yang terlalu sering bisa berdampak buruk terhadap kondisi ban itu sendiri, bahkan dapat membahayakan bagi penggunanya. Oleh karena itu Anda wajib mengetahui dan mewaspadainya.

Biasanya setiap carwash memberikan paket mencuci mobil berupa cuci, vakum berikut dengan semir ban.

Paket tersebut sebenarnya menarik karena memang penampilan bodi kendaraan pun perlu mendapat perhatian.

Termasuk dengan semir ban menjadi pilihan guna memoles komponen mobil yang langsung bersentuhan dengan jalan.

Memoleskan semir pada ban bisa membuat tampilan ban menjadi lebih bersih dan berkilau.

Namun, jika terlalu sering memoles ban dengan semir ternyata ada dampak buruk yang ditimbulkan dan perlu Anda waspadai.

Baca Juga : Menggunakan Ban Mobil Lebih Lebar untuk Harian, Ini Nilai Plus Minusnya

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa dampak buruk yang muncul akibat terlalu sering memoles ban dengan semir.

Dampak Buruk Terlalu Sering Semir Ban Mobil

Ban Jadi Tipis dan Licin

Rata-rata bahan untuk semir ban yang ada di pasaran menggunakan jenis silikon. Ternyata silikon ini sangat berpengaruh terhadap ban. Karena selain untuk menyemir, juga dapat melapisi secara tipis bagian permukaan ban.

Pemakaian semir ban hanya disarankan pada bagian dindingnya saja, tapi kemungkinan semir bisa juga sampai mengalir hingga ke bagian tapak.

Apabila hal demikian itu terjadi, maka efek buruknya dapat menyebabkan ban tersebut kehilangan traksi terbaiknya dan membuatnya akan lebih licin. Apalagi saat melintasi genangan air.

Baca Juga : Ban Mobil Tanpa Udara dan Cara Kerjanya, Tak Perlu Lagi Isi Angin

Ban Jadi Mudah Retak

Memoleskan semir ban mobil yang terlalu sering juga akan menyebabkan lapisan komponen ban terkikis.

Jika lapisan tersebut hilang, maka karet ban jadi mudah getas dan rusak. Akibatnya ban mobil menjadi mudah retak.

Apabila retakannya semakin parah dapat menyebabkan tekanan pada ban semakin berkurang. Kondisi ini bisa mengakibatkan bocor yang halus.

Bahkan lebih fatalnya lagi dapat mengakibatkan ban pecah apabila mobil melakukan akselerasi dalam kecepatan tinggi. Hal ini akan menyebabkan terjadinya kecelakaan fatal.

Baca Juga : Penyebab Ban Mobil Terasa Goyang, Ketahui Penjelasannya Berikut Ini

Ban Terlihat Kusam

Penggunaan semir ban setelah selesai mencuci mobil tentu akan membuat tampilan ban mobil terlihat bersih seperti halnya ban yang baru.

Tetapi jika penggunaan semir ban mobil yang terlalu sering justru semakin lama ban mobil Anda akan terlihat menjadi semakin kusam.

Kondisi itu terjadi lantaran terdapat lapisan ban yang telah terkikis bahan kimia. Karena semir ban mengandung zat kimia. Apalagi saat memolesnya tidak merata. Kemungkinan warna ban tersebut juga terlihat mengalami perubahan.

Dengan begitu maka secara otomatis pemilik mobil, termasuk Anda akan memoleskan lagi semir ban. Tujuannya supaya ban tetap terlihat mengkilap.

Jika Anda tetap ingin memoles ban mobil sebaiknya lakukan saja sesekali, jangan sampai berlebihan hingga ke bagian tapak. (R3/HR-Online)

Editor : Eva

- Advertisment -

Berita Terbaru