Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaBerita BanjarSepeda Motor Milik Warga Kota Banjar Dibawa Kabur Calon Pembeli

Sepeda Motor Milik Warga Kota Banjar Dibawa Kabur Calon Pembeli

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga Kota Banjar, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan dengan modus transaksi jual beli sepeda motor.

Nasib sial itu dialami Minanto (43) warga lingkungan Cikadu RT 19 RW 19 Kelurahan Karapanimbal, Kota Banjar.

Sepeda motor jenis Suzuki Thunder warna hitam dengan nomor polisi B 6024 KHJ miliknya dibawa kabur pelaku saat melakukan transaksi.

Tim Petugas pun sempat memeriksa rekaman CCTV di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi untuk melihat aksi pelaku.

Mengingat lokasi TKP berdekatan dengan Kantor Dinas Komunikasi Kota Banjar.

Minanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 4 November 2021 sekitar pukul 12.00 WIB di area bengkel jok mobil lingkungan Cikadu.

Waktu itu ia didatangi seorang temannya warga Banjar dan menanyakan sepeda motor Suzuki Thunder miliknya yang akan dijual karena saat itu ada yang membutuhkan.

“Saya percaya saja karena ada yang mau beli. Terus sama yang mau beli motornya dicoba dinaiki dan di bawa,” kata Minanto Jumat (5/11/2021).

Akan tetapi setelah sepeda motor tersebut dibawa untuk dicoba ternyata tidak balik lagi.

Sampai hari ini ditunggu sepeda motornya masih dibawa kabur oleh orang yang mau membeli.

Padahal, kata Minanto, saat melakukan transaksi sudah ada tawar menawar.

Jika sepeda motornya cocok nanti akan dibeli dengan harga Rp 3,5 juta.

“Motornya nggak balik lagi. Saya tidak kenal sama orangnya cuma ngakunya orang pasar motornya mau buat jualan tahu,” ujarnya.

Baca Juga: Kapolres Banjar: Senjata Api Bukan untuk Gagah-gagahan

Berharap Sepeda Motornya Kembali, Korban Lapor ke Polres Banjar

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar Polda Jabar Iptu Nandang Rokhmana membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihak korban saat ini sudah membuat laporan.

Iptu Nandang menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di bengkel jok mobil lingkungan Cikadu RT 22 RW 10 Kelurahan Karangpanimbal sekitar pukul 12.15 Wib.

Kejadian berawal ketika korban sedang berada di rumahnya lalu datang saksi 2 Ade Rusmana menanyakan kepada korban perihal sepeda motor apakah akan dijual karena saksi 1 (Aa Iwan Setiawan) membutuhkan sepeda motor.

Kemudian, korban mengira saksi 1 (Iwan Setiawan) yang membutuhkan sepeda motor, ternyata untuk orang lain.

Korban lalu menghampiri saksi 1 (Iwan) ke bengkelnya untuk menanyakan kebenarannya.

“Sekira pukul 12.30 WIB datang seseorang yang tidak dikenal oleh korban dan menghampiri korban lalu menanyakan harga sepeda motor kepada korban,” jelasnya.

Setelah itu, kata Iptu Nandang, setelah ngobrol-ngobrol, beberapa saat kemudian orang tersebut meminta izin untuk mencoba sepeda motor namun setelah ditunggu sekitar 5 menit tidak kembali.

Karena lama menunggu, korban merasa tertipu dan mencoba mencari ke arah Cisaga.

Tapi orang tersebut tidak diketemukan dan sampai sekarang sepeda motor tidak kembali.

Pihaknya menduga pelaku membawa pergi sepeda motor milik korban untuk dicoba dengan alasan sepeda motor tersebut akan dibeli.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Tadi pagi juga tim sudah melakukan olah tempat kejadian perkara,” tandasnya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)