Minggu, Desember 5, 2021
BerandaBerita TerbaruTata Cara Bertakziah yang Baik dan Benar Sesuai dengan Syariat Islam

Tata Cara Bertakziah yang Baik dan Benar Sesuai dengan Syariat Islam

Tata cara bertakziah ternyata menjadi salah satu hal penting yang harus kita ketahui. Islam sangat memperhatikan hubungan terhadap sesama manusia atau yang sering kita sebut dengan habluminannas.

Setiap umat muslim juga diperintahkan supaya menjaga hubungan baik dengan sesamanya. Terutama kepada mereka keluarga dekat juga kerabat.

Sedangkan bertakziah sendiri merupakan hal yang biasanya kita lakukan. Tidak hanya takziah kepada kerabat maupun keluarga dekat.

Tetapi, biasanya kita melakukannya secara umum. Kepada mereka yang sudah kenal maupun belum kenal yang merupakan tokoh masyarakat dengan peranan sangat penting.

Takziah sendiri biasanya kita artikan dengan melayat atau berkunjung kepada mereka yang sedang tertimpa musibah kematian.

Menurut para ulama, ketika kita mengunjungi mereka yang tertimpa musibah tersebut, hendaknya menghibur juga memberikan motivasi kepada mereka supaya tetap sabar.

Menasihatkan kepada mereka untuk selalu mengingat Allah juga menjadikan kematian itu sebagai motivasi melakukan amal kebaikan yang kelak akan menjadi teman ketika di akhirat.

baca juga: Cara Mengirim Doa untuk Almarhum, Kewajiban dalam Islam

Panduan Tata Cara Bertakziah yang Benar Sesuai Islam

Sebelum kita lanjut ke pembahasan mengenai bagaimana cara bertakziah yang baik dan benar sesuai ajaran Islam, perlu Anda ketahui bahwasanya Imam Ghazali mempunyai risalah yang berkaitan dengan adab saat kita melayat.

Artinya adalah adab untuk orang yang bertakziah yaitu menghindari hal yang tidak pantas atau tabu, memperlihatkan rasa duka, diam atau tidak banyak bicara, dan tak mengumbar senyuman. Apabila hal tersebut terjadi, nantinya dapat memunculkan rasa tidak suka.

Jadi, bisa kita simpulkan bahwasanya tata cara bertakziah itu ada 4. Pertama adalah tidak melakukan hal-hal yang tidak pantas atau tak sopan, memperlihatkan rasa duka dan berbelasungkawa, lebih baik diam atau tidak banyak bicara, serta tidak mengumbar senyuman.

Memang senyum itu merupakan shodaqoh. Akan tetapi jika kita banyak senyum saat bertakziah, tentunya akan menimbulkan rasa tersendiri. Alasannya adalah hal tersebut tidaklah cocok atau kurang tepat.

baca juga: Cara Muhasabah Diri dalam Agama Islam, Berikut Ini Penjelasannya

Menghindari Hal-Hal yang Tidak Pantas

Untuk tata cara bertakziah yang pertama adalah menghindari hal-hal tidak pantas atau tabu. Perlu Anda ketahui bahwasanya takziah itu sama dengan pesta. Perbedaan yaitu terdapat pada suasana. Pada suasana pesta sudah pasti sama orang bergembira, sedangkan takziah adalah sedih dan haru.

Tugas kita adalah memperhatikan detail hal-hal yang tidak seharusnya kita tampilkan. Misalnya saja adalah menggunakan pakaian dengan warna yang mencolok.

Hal tersebut tentunya tidak tepat dengan momen ini. Apalagi Anda menggunakan pakaian yang meriah serta parfum menyengat.

Bukankah takziah itu lebih baik menggunakan baju yang mempunyai warna gelap atau pada intinya tidak begitu mencolok? Umumnya mereka menggunakan warna hitam, biru dongker, atau putih.

Menunjukkan Perasaan Duka atau Sedih

Kemudian, tata cara bertakziah yang perlu kita perhatikan adalah menunjukkan perasaan duka kepada mereka atau keluarga yang kehilangan.

Kehilangan seseorang yang kita sayangi itu sudah pasti akan menyebabkan perasaan sedih yang mendalam. Tetapi, bagaimanapun dalam Islam kematian merupakan kepastian yang datangnya tidak bisa kita rencanakan.

Kehadiran kita tentunya harus memberi dan menunjukkan dukungan untuk mengungkapkan rasa kehilangan apabila mengenal orang yang sudah meninggal tersebut.

Jika kita bertemu dengan keluarga, alangkah lebih baiknya jika kita mengucapkan rasa belasungkawa dengan ikhlas dan tulus. Jangan lupa juga mendoakan kebaikan terhadap almarhum serta keluarganya.

baca juga: Cara Mengadzani Bayi Baru Lahir Sesuai Syariat Islam

Tak Banyak Bicara

Selanjutnya, tata cara bertakziah yang hendaknya kita lakukan adalah jangan banyak bicara. Hendaknya kita itu bisa menjaga diri supaya tidak banyak bicara. Lebih baik memilih untuk diam atau berbicara seperlunya saja.

Sebagai contohnya adalah menyampaikan rasa belasungkawa ataupun berdoa untuk almarhum juga keluarga. Tak perlu banyak bertanya kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, jangan berkumpul dengan pelayat yang lainnya. Pasalnya, bisa mengakibatkan terjadinya obrolan-obrolan kecil sampai besar.

Tidak Mengumbar Senyuman

Tata cara bertakziah terakhir adalah jangan mengumbar senyum. Meskipun dalam ajaran Islam senyum merupakan ibadah, namun perhatikan tempatnya. Jika kita datang di pesta pernikahan ataupun pesta yang menggembirakan, mengumbar senyuman bukan suatu masalah.

Akan tetapi jika kita pergi takziah, alangkah lebih baiknya jika kita tidak mengumbar senyum. Pahami penjelasan mengenai tata cara bertakziah yang baik dan benar. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -