Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita TerbaruTemuan Fosil Dinosaurus Pertama di Greenland Jadi Sorotan Peneliti

Temuan Fosil Dinosaurus Pertama di Greenland Jadi Sorotan Peneliti

Temuan fosil dinosaurus pertama di Greenland mempunyai dua kaki, Issi saaneq. Tulang dingin tersebut mereka yakini milik herbivora atau hewan pemakan tumbuhan.

Kemungkinan mempunyai ukuran sedang, berleher panjang, dan hidup sekitar 214 juta tahun silam. Pendahulunya adalah Sauropoda atau hewan darat paling besar yang pernah hidup.  

Tim peneliti nasional dari Portugal, Denmark, dan Jerman merupakan penemu dari fosil tersebut. Termasuk Universitas Martin Luther Halle-Wittenberg (MLU). 

Baca Juga: Fosil Kepiting Cretapsara Athanata Diawetkan Dalam Amber

Temuan Fosil Dinosaurus Pertama di Greenland Berupa Tulang Dingin

Melansir laman sciencedaily, sisa awal dinosaurus terdapat dua tengkorak yang terpelihara dengan sangat baik. Penggalian pertama oleh ahli paleontologi di East Greenland dari Universitas Harvard pada tahun 1994.

Temuan tengkorak dinosaurus ini hampir lengkap, lalu para ilmuwan mengklasifikasikannya sebagai spesies baru.

Temuan spesimen awalnya tim menganggapnya dari Plateosaurus. Plateosaurus ini hidup di Jerman, Perancis, dan Swiss selama Periode Trias. Kemudian terkenal dengan leher panjang. 

Namun, hanya beberapa temuan saja yang telah terdokumentasi secara keseluruhan dari Greenland timur.

Kemudian Dr. Oliver Wings dari MLU, sebagai penulis jurnal Diversity menyatakan jika ratusan kerabat dekat Plateosaurus banyak ditemukan di Jerman. 

Para peneliti memindai temuan fosil spesies baru di Greenland menggunakan micro-CT tulang. Nama dinosaurus Inuit Greenland mereka pilih sebagai tanda penghormatan. Dalam bahasa lokal setempat artinya adalah tulang dingin.

Model digital ini mereka ciptakan guna menganalisis seperti apa model tengkorak jika terbentuk sepenuhnya. Metode terbaik ini dapat berjalan tanpa merusak fosil tulang.

Tim membuat model 3D digital dari tulang yang masih tertutup sedimen dan struktur internalnya. Temuan fosil dinosaurus pertama di Greenland merupakan spesimen berupa spesies baru. 

Victor Beccari, penulis utama yang melakukan analisis di NOVA University Lisbon mengungkap hal tersebut. Anatomi kedua tengkorak unik, seperti pada bentuk dan proporsi tulang. 

Fakta lain, Issi saaneq menjadi hewan paling kecil daripada dinosaurus berleher panjang yang datang setelahnya.

Baca Juga: Penemuan Fosil Rhamphorhynchoid, Dimakan Ikan Aspidorhynchus

Evolusi Spesies Dinosaurus

Issi saaneq yang hidup selama Periode Trias Akhir ini merupakan dinosaurus pemakan tumbuhan. Pada waktu itu, Greenland menjadi bagian dari tepi utara superbenua Pangea. Kemudian mulai pecah dan akhirnya terbentuk Samudra Atlantik. 

Profesor Lars Clemmensen dari Universitas Kopenhagen juga menjelaskan jika di sisi lain Bumi sedang mengalami berbagai macam perubahan iklim. 

Sehingga membuat dinosaurus herbivora pertama ini mencapai wilayah Eropa dan sekitarnya. Temuan fosil dinosaurus pertama di Greenland menjadi bukti adanya spesies yang berbeda. 

Tidak hanya menambah keragaman dinosaurus pada 235-201 juta tahun yang lalu (Trias Akhir), namun juga menambahkan pengetahuan kita tentang jalur evolusinya. 

Menurut hasil penelitian, dua buah tengkorak spesies baru tersebut berasal dari individu remaja dan dewasa. 

Terlepas dari segi ukurannya, terdapat beberapa perbedaan lain. Pertama pada struktur tulang belakang kecil dan yang kedua berkaitan dengan proporsinya. 

Spesies baru Greenland ini berbeda dari seluruh Sauropodomorphs lainnya yang telah ada. Belakangan ini, terdapat beberapa binatang darat paling besar sepanjang sejarah berevolusi dari kelompok ini.

Akan tetapi, terdapat kesamaan dengan dinosaurus yang ditemukan di Brazil. Sebut saja Macrocollum dan Unaysaurus.

Kedua temuan dinosaurus tersebut lebih tua, perbedaannya kurang lebih 15 juta tahun. Bersama dengan Plateosaurus asal Jerman, temuan fosil dinosaurus pertama di Greenland ini membentuk plateosaurids. 

Kemudian terdapat Bipet yang relatif anggun. Panjangnya mencapai 3 meter hingga 10 meter. Perlu Anda ketahui, garis waktu kelompok Suropoda ikonik ini telah menguasai Bumi selama hampir 150 juta tahun. 

Baca Juga: Fosil Laba-laba Lagonomegopidae, Berusia 99 Juta Tahun Lindungi Anak

Penyebaran Spesies Baru di Pangaea

Menurut makalah yang telah para tim peneliti buat, terdapat beberapa ciri pada Issi saaneq. Ciri-ciri tersebut sebelumnya eksklusif karena hanya untuk spesies yang ada di Brazil. 

Temuan fosil dinosaurus herbivora di Greenland akan memberitahukan bagaimana cara spesies ini menyebar di Pangaea. Dengan demikian, penemuan Issi saaneq dapat menandai sauropodomorps pertama yang pernah mereka temukan jauh di belahan bumi utara.

Spesies baru juga akan melengkapi bagian cerita hilang mengenai bagaimana revolusi dari sauropodomorphs. Temuan fosil dinosaurus pertama di Greenland ini akan pindah ke Museum Sejarah Alam Denmark. (R10/HR-Online)

- Advertisment -