Jumat, November 26, 2021
BerandaBerita PangandaranUMK Pangandaran 2022 Diusulkan Naik Rp 24 Ribu

UMK Pangandaran 2022 Diusulkan Naik Rp 24 Ribu

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tahun 2022 diusulkan naik Rp 24 ribu.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Suparman, Selasa (23/11/2021).

“Pembahasan bersama tri partied (pemerintah, buruh, dan pengusaha) sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Saat itu sudah ada kesepakatan bahwa UMK Pangandaran tahun 2022 naik Rp 24 ribu,” katanya.

Namun sampai saat ini, lanjut Suparman, penetapan UMK itu belum ditandatangani oleh Bupati Pangandaran untuk diusulkan ke Provinsi Jawa Barat.

“Jadi mungkin masih dikaji oleh bupati terkait usulan itu, atau mungkin ada perbaikan,” paparnya.

Baca Juga: Pemkab Pangandaran Tunggu Petunjuk Pusat Soal PPKM Level 3 Nataru

Penetapan UMK tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

“Dalam menetapkan UMK ini ada rumusnya, tingkat inflasi (naiknya harga barang) menjadi salah satu pertimbangannya,” imbuhnya.

Menurut Suparman, organisasi Apindo dan SPSI yang mewakili para buruh, ikut dalam perumusan UMK tersebut. “Mereka setuju untuk kenaikan Rp 24 ribu,” ucapnya. 

Jika disetujui naik Rp 24 ribu, maka UMK Pangandaran yang tadinya Rp 1.860.000  menjadi Rp 1.884.000. 

Pada tahun 2019, Pangandaran menjadi Kabupaten/Kota dengan UMK kedua terkecil di Jawa Barat, setelah Kota Banjar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Subarnas mengatakan, pada tahun 2020 tidak ada penetapan untuk UMK tahun 2021 karena pandemi Covid-19.

“Meski sampai saat ini belum ada penetapan UKM untuk tahun 2022, namun saya harap segera ditetapkan dan ada kenaikan karena kajian dan pembahasan sudah dilakukan,” katanya. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -

Berita Terbaru