Kamis, Januari 27, 2022
BerandaBerita TerbaruAlternatif Pembalut Sekali Pakai: Kurangi Limbah, Lebih Hemat

Alternatif Pembalut Sekali Pakai: Kurangi Limbah, Lebih Hemat

Menstruasi adalah hal yang normal bagi setiap wanita. Oleh karena itu, kita tidak perlu merasa risih dalam mengkomunikasikan kebutuhan sanitasi saat haid. Ada beberapa alasan mengapa kita perlu mempertimbangkan alternatif pembalut sekali pakai yang lebih ramah lingkungan dan mudah terurai.

Pada jaman dulu, wanita menggunakan kain sebagai penadah darah haid. Semakin berkembangnya zaman, wanita beralih ke pembalut sekali pakai yang lebih murah dan praktis.

Di balik kepraktisannya, ternyata pembalut dari bahan sintetis ini menyumbang sampah terbesar di dunia.

Baca Juga: Aplikasi Pengingat Siklus Menstruasi, Ketahui Masa Subur dengan Tepat

Pembalut sintetis butuh waktu 500 hingga 800 tahun untuk bisa terurai. Limbah yang menumpuk di pembuangan akhir menghasilkan gas metana perlahan merusak bumi.

Sedangkan sampah yang berakhir di laut akan membahayakan makhluk hidup. Sudah saatnya kita beralih pada alternatif pembalut sekali pakai untuk melestarikan lingkungan.

Ini Alternatif Pembalut Sekali Pakai

Selain lebih ramah lingkungan, penadah darah haid ini juga terhitung lebih murah karena kita berinvestasi di awal.

Setelah membeli barang-barang ini, kita bisa mencucinya lalu menggunakannya secara berulang, selama bertahun-tahun ke depan. Sudah siap untuk hidup lebih hemat?

Pembalut Kain/Menstrual Pad

Sesuai namanya, pembalut kain menggunakan bahan-bahan yang bisa menyerap dan menahan darah haid. Satu menstrual pad dijual dengan harga Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribuan, bahkan kamu juga bisa membuatnya sendiri dari baju-baju yang tidak terpakai.

Idealnya setiap wanita membutuhkan 6-10 menstrual pad untuk satu kali siklus menstruasi.

Menstrual pad yang terbuat dari kain merupakan alternatif pembalut sekali pakai yang lebih aman untuk kulit sensitif.

Resiko terjadi alergi atau ruam menjadi lebih rendah ketika menggunakan menstrual pad, karena pembalut dari bahan sintetis menggunakan zat kimia dalam proses pembuatannya. Beberapa rekomendasi brand di antaranya Yuspin, Cluebebe, dan Lula.

Baca Juga: Penyebab Sakit Perut saat Haid yang Wajib Dikenali Sejak Dini

Untuk membersihkan menstrual pad, rendam di air dingin terlebih dulu. Kemudian bilas pembalut kain dengan air mengalir. Setelah itu, cuci pembalut dengan sabun dan bilas hingga tak ada darah tersisa. Pastikan kamu menjemur menstrual pad di bawah sinar matahari supaya benar-benar kering dan bebas bakteri!

Celana Haid/Period Panties

Alternatif pembalut sekali pakai ada  juga yang lebih praktis, yaitu period panties. Bentuk fisiknya hampir sama seperti celana dalam wanita pada umumnya, hanya saja period panties punya lapisan ekstra untuk menahan darah haid. Satu period panties bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 150 ribu.

Meski harga period panties lebih mahal dari pembalut kain, tapi keuntungan yang kamu dapat pasti sebanding.

Jika menggunakan menstrual pad, celana dalam biasa yang terkena noda darah juga perlu dicuci. Namun dengan period panties, kamu hanya perlu mencuci celananya saja.

Untuk proses pencucian period panties ini hampir sama dengan cara mencuci menstrual pad. Satu period panties bisa dipakai selama beberapa jam, dan memiliki masa pakai hingga bertahun-tahun.

Beberapa brand terkemuka yang mengeluarkan period panties di antaranya adalah Moonrise dan Hara. 

Menstrual Cup

Alternatif pembalut sekali pakai dari bahan silikon ini mungkin masih terasa awam bagi orang Indonesia.

Ketika mulai menggunakan alat ini, seorang wanita harus belajar cara menempatkan menstrual cup dengan benar. Apabila sudah terbiasa memakai menstrual cup, rasanya jadi lebih nyaman.

Dengan menggunakan menstrual cup, kamu tidak perlu membeli atau membuang pembalut sekali pakai. Karena menstrual cup bisa dikosongkan lalu digunakan kembali. Pastikan kamu sudah mensterilkan menstrual cup di air mendidih sebelum menyimpannya.

Satu menstrual cup bisa dipakai hingga 12 jam, dan ukurannya bisa disesuaikan untuk remaja, wanita aktif atau yang sudah pernah melahirkan.

Baca Juga: Perbedaan Jerawat Tanda Hamil dan Haid, Apa Saja?

Alternatif pembalut sekali pakai ini pun memiliki harga bervariasi, mulai dari Rp 65 ribu hingga 500 ribuan. Beberapa brand yang bisa menjadi bahan pertimbangan antara lain Lunar, Momi Homi, dan Demi Bumi.

Sempat beredar mitos bahwa menstrual cup bisa sebabkan kanker serviks karena darah haid tertahan di dalam. Namun, mitos ini tidak terbukti benar.

Pada bagian pinggiran menstrual cup terdapat lubang kecil, apabila darah haid sudah bisa tertampung, maka akan merembes ke luar. Jadi, menstrual cup tetap aman ya!

Itulah alternatif pembalut sekali pakai yang membantu mengurangi limbah. Sudah siap lebih hemat? (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -