Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaTeknologiAplikasiAplikasi Digital Kamus Budaya Jawa, Ciptaan Balai Bahasa Jawa Tengah

Aplikasi Digital Kamus Budaya Jawa, Ciptaan Balai Bahasa Jawa Tengah

Aplikasi digital Kamus Budaya Jawa merupakan ciptaan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Pengguna dapat mengakses kamus ini secara langsung di website resmi Kemendikbud.  

Selain itu, aplikasi dapat diinstal di Play Store untuk perangkat berbasis Android. Anda  juga bisa instal melalui Windows, Mac OS, dan Linux.

Baca juga: Aplikasi Aset Kripto Pintu Alami Peningkatan, Berikan Berbagai Inovasi

Aplikasi Digital Kamus Budaya Jawa untuk Generasi Milenial

Ganjar Harimansyah, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyatakan jika telah menciptakan Kamus Budaya Jawa. Saat ditemui di Kantor Gubernur, dia menjelaskan tentang alasan pembuatan kamus ini. Tidak lain karena prihatin dengan generasi milenial yang kurang mengenal istilah atau kosakata budaya Jawa.

Banyak kekhawatiran yang muncul jika membiarkan generasi muda tidak mengenal atau memakai kosakata budaya jawa. Sehingga perlu aplikasi digital Kamus Budaya Jawa yang sesuai dengan teknologi saat ini.

Tujuannya, agar istilah dan budaya asli Jawa tidak punah. Padahal kosakata-kosakata tersebut sempat mengalami kejayaan di masanya. 

Punahnya sastra lisan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama generasi muda saat ini kurang mengapresiasi sastra yang ada di daerahnya sendiri.

Kemudian banyak yang beranggapan jika sastra lisan ketinggalan zaman atau kuno. Penyebab lainnya adalah proses pewarisan serta syarat ritual yang mereka anggap berat untuk melakukannya.

Sehubungan dengan itu, Balai Provinsi Jawa Tengah termotivasi untuk melahirkan kamus versi digital. Harapan terbitnya kamus ini sebagai jembatan untuk memperoleh bahasa ibu pada generasi millenial di Jawa Tengah khususnya. 

Alasan yang tidak kalah penting adalah sebagai langkah melakukan perlindungan dan pelestarian terhadap budaya Jawa.

Dalam aplikasi digital Kamus Budaya Jawa terdapat berbagai istilah dalam bidang pertanian, peternakan, dan kenelayanan. Selain itu, terdapat pula kosakata tentang kesenian, peralatan tradisional, dan istilah lain yang terkait dengan ranah budaya Jawa.

Baca juga: Aplikasi Pluang Investasi, Apa dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

Tahapan Proses Penyusunan Kamus Digital

Pembuatan aplikasi daring Kamus Budaya Jawa akan memudahkan para pengguna ketika mengakses. Jadi, bisa akses kapan saja mereka butuhkan. 

Penyusunan Kamus Budaya Jawa versi daring ini menjadi wujud nyata dari usaha Balai Bahasa Provinsi Jateng. Sehingga dapat melestarikan bahasa jawa. 

Bahkan mendukung program pengayaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pasalnya selama ini telah menjadi salah satu rencana prioritas Badan Bahasa atau Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Selain itu, merupakan program dari Kemendikbud Ristek.

Di tempat terpisah, Kahar Dwi Prihantoro selaku Ketua Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Perkamusan dan Peristilahan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menjelaskan tentang tahapan penyusunan pada aplikasi digital Kamus Budaya Jawa. 

Penyusunan ini telah melewati proses yang begitu panjang. Untuk mendapatkan data yang akurat, tim melakukan kegiatan wawancara kepada informan secara mendalam. Hingga pada akhirnya tersusunlah kamus Budaya Jawa ini. 

Kosakata Bahasa Daerah Sumber Pemerkayaan Bahasa Indonesia

Kamus daring yang diterbitkan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah ini sebagai wujud sumbangsih kepada bahasa Jawa dan masyarakat Jawa Tengah.

Kemudian kamus bertajuk Budaya Jawa ini merupakan upaya dari Balai Bahasa untuk memartabatkan bangsa. Untuk langkah yang mereka ambil adalah menyusun kamus bahasa Jawa. Baik itu kamus berbentuk dialek atau bidang tertentu. 

Kosakata bahasa daerah merupakan sumber kekayaan bahasa Indonesia dan hal tersebut sudah tertulis di Kamus Besar Bahasa Indonesia. 

Secara berkelanjutan, Balai Bahasa Provinsi Jateng melakukan pencatatan kosakata. Hingga tersusun kamus Budaya Jawa dalam sebuah aplikasi digital. 

Usaha ini dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama dari berbagai pihak. Mulai dari dinas pemerintahan, sastrawan, universitas, kelompok seni, serta berbagai macam unsur masyarakat. 

Sumber pencatatan kosakata dan istilah berasal dari KBBI. Peran KBBI di sini menjadi senjata utama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 

Sasaran pengguna aplikasi daring Kamus Budaya Jawa ini adalah guru, mahasiswa, akademisi, pemerintah daerah, hingga meluas ke masyarakat umum. 

Aplikasi digital Kamus Budaya Jawa menurut rencana akan meluncur secara resmi 21 Februari 2022. Pada waktu itu bertepatan dengan Hari Bahasa Ibu Internasional. 

Agenda ini merupakan hasil kerjasama antara Universitas Dian Nuswantoro di kota Semarang bersama dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. (R10/HR Online)