Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita BisnisPerbedaan Ayam Joper dan Ayam Kampung, Awas Jangan Salah!

Perbedaan Ayam Joper dan Ayam Kampung, Awas Jangan Salah!

Ayam Joper dan ayam Kampung pada dasarnya merupakan dua jenis ayam yang berbeda satu sama lain.

Perbedaan di antara kedua ayam tersebut terdapat dalam waktu persilangan dan masa panennya.

Baik ayam Joper ataupun Kampung merupakan sama-sama jenis ayam pedaging yang populer.

Selain itu kedua ayam tersebut memiliki pangsa pasarnya sendiri-sendiri.

Bagi Anda yang hendak beternak jenis unggas tersebut wajib mengetahui perbedaan dari ayam Jawa Super dan ayam Kampung tersebut.

Pengertian Ayam Joper dan Ayam Kampung 

Adapun ayam Joper sendiri sering disebut dengan ayam kampung super, koper, jawa super, kamper dan sebutan unk lainnya.

Joper merupakan ayam hasil persilangan antara ayam jenis pejantan Bangkok dengan ayam petelur betina.

Pada dasarnya ciri ayam Joper dan ayam Kampung biasa terbilang hampir sama.

Saat DOC warna bulu ayam Joper campuran ada yang coklat, putih, hitam atau campuran dari warna-warna tersebut.

Sementara ketika besar warnanya juga sama seperti itu tadi.

Selain itu ayam Joper terkenal dengan waktu panennya yang terbilang cepat yaitu 60 hari saja.

Dengan waktu yang relatif singkat tersebut, peternak bisa menghasilkan daging ayam joper berbobot 0,8 ons sampai 1 kg.

Karena bobotnya yang terbilang besar dengan masa panennya cepat membuat ayam joper menjadi terkenal.

Menurut perkiraan, mulai tahun 1990an silam para peternak ayam kampung asli meminati ayam Jawa Super tersebut.

Hal ini mengingat keunggulannya dari masa panen relatif lebih pendek sehingga mampu menekan biaya produksi.

Dari sisi produksi DOC antara ayam Jawa Super dan ayam Kampung, ayam Jawa Super sangat menguntungkan bagi peternak.

Hal tersebut lantaran prosesnya jauh lebih efisien karena indukan betina tak perlu mengeram.

Selain itu tingkat kemungkinan telur jenis vertil pun terbilang cukup tinggi.

Pasalnya proses tersebut tak lepas dari inseminasi buatan atau teknologi IP yang biasa peternak lakukan dalam produksi DOC Joper.

Pengertian Dari Ayam Kampung

Sementara untuk jenis ayam kampung tentunya sudah tak asing lagi bagi warga yang tinggal di kawasan pedesaan.

Adapun ayam kampung asli merupakan bibit yang berasal dari indukan sesama ayam kampung yang sudah mengalami seleksi.

Dengan demikian proses panennya bisa lebih singkat.

Di wilayah pedesaan, ayam 3 dan ayam Kampung sendiri biasanya peternak umbar.

Sehingga ayam nantinya berkeliaran di sekitar rumah guna mencari makanan sendiri.

Biasanya para peternak akan memberikan pakan saat pagi hari, selebihnya ayam mencari makan sendiri.

Perbedaan Ayam Joper dan Ayam Kampung

Adapun perbedaan antara ayam Joper dan ayam Kampung terlihat dari banyak faktor.

Dari masa panen misalnya, ayam Joper mempunyai pertumbuhan sangat cepat dengan usia 60 hari ayam sudah berbobot 1 kg.

Sedangkan ayam kampung baru bisa peternak panen saat umur 75 hari dengan bobot 1 kg.

Perbedaan berikutnya yaitu ayam Joper hanya memerlukan sekitar 2,4 kg pakan agar mendapat 1 kg ayam di timbangan hidup.

Sementara untuk jenis ayam kampung membutukan 3, kg pakan dalam tiap berat hidup 1 kg ayam.

Bentuk perbedaan ayam kampung super dan ayam Kampung berikutnya berupa daya tahan tubuh hewan tersebut.

Pasalnya ayam kampung super mempunyai daya tahan lebih bagus daripada ayam khas kampung yang rentan terhadap penyakit.

Pasalnya ayam kampung buka berasal dari varietas hewan unggulan.

Perbedaan lainnya yaitu harga DOC untuk ayam jenis joper terbilang fluktuatif daripada ayam jenis kampung yang lebih stabil.

Dari perbedaan-perbedaan itulah Anda jangan sampai salah lagi saat melihat ayam jenis joper ataupun ayam jenis kampung.

- Advertisment -