Jumat, Mei 27, 2022
BerandaBerita BisnisCara Mengatur Keuangan Untuk Pemula Agar Cerdas Finansial

Cara Mengatur Keuangan Untuk Pemula Agar Cerdas Finansial

Cara mengatur keuangan untuk pemula sebenarnya tidak sulit. Terlebih untuk Anda yang senang menjalani hidup dengan terencana. Ini juga bisa menjadi cara meningkatkan kecerdasan finansial yang penting untuk selalu kita lakukan.

Dalam beberapa tahun belakangan istilah kecerdasan finansial menjadi topik yang menjadi pembahasan banyak kalangan. Bukan hanya para ahli ekonomi saja namun juga masyarakat umum karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Hal ini bukan saja penting dalam perencanaan maupun mengelola keuangan keluarga namun perlu kita lakukan sejak kita masih lajang. Sehingga masalah ekonomi tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangga.

Masalah kecerdasan dalam pengelolaan keuangan mencuat setelah tak sedikit kalangan memunculkan istilah finansial wisdom. Namun pertanyaannya,  perlukah melakukan tes kecerdasan finansial untuk mengukur kecakapan keuangan seseorang?

Baca juga: Kesalahan Dalam Mengatur Keuangan, Para Lajang Wajib Hindari

Cara Mengatur Keuangan Untuk Pemula

Kecerdasan finansial merupakan kemampuan memanfaatkan ilmu dan pengetahuan yang kita miliki sebagai cara mengatur keuangan untuk pemula baik untuk diri sendiri maupun keluarga guna meraih tujuan hidup.

Tujuan hidup yang ingin dicapai ini tentunya merupakan kehidupan yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Karena itulah kecerdasan finansial akan sangat menentukan kualitas hidup.

Ada banyak aspek yang bisa kita gali dalam merencanakan dan mengelola keuangan secara cerdas. Baik keuangan pribadi maupun keuangan rumah tangga bagi yang telah menikah. Bahkan lebih jauh bisa menjangkau keuangan usaha.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda gali dan inventarisasi sebagai bagian penting cara mengatur keuangan untuk pemula.

  • Kekayaan apa saja yang Anda miliki yang mencakup semua yang telah menjadi harta milik kita, baik berupa rumah, tanah, kendaraan, tabungan, dan sebagainya.
  • Sumber penghasilan atau pendapatan dari mana saja, baik berupa gaji, laba usaha, uang sewa terhadap berbagai aset, dan sebagainya.
  • Belanja yang mesti dikeluarkan, mulai dari belanja harian untuk makan, tempat tinggal, pajak, zakat, hingga sumbangan social.
  • Hutang yang menjadi tanggungan kita, baik berupa hutang bank, cicilan kredit rumah dan sebagainya.

Berdasarkan berbagai hal dan kondisi tersebut, barulah kita dapat melakukan perencanaan keuangan secara lebih baik.

Dengan cara mengatur keuangan untuk pemula inilah anda bisa membuat prioritas maupun langkah yang perlu untuk mengatasi hambatan atau kondisi yang ada.

Kecerdasan finansial yang tercermin dalam perencanaan keuangan memiliki tujuan yang jelas, terukur, dan sesuai kebutuhan. Bahkan Anda bisa melakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan Anda.

Baca juga: Aplikasi Pengelola Keuangan Terbaik

Cara Meningkatkan Kecerdasan Finansial

Berbicara tentang kecerdasan finansial tentunya tidak bisa kita lepaskan dari konsep kecerdasan manusia. Seperti konsep Howard Gardner, seorang tokoh yang mencetuskan tentang 8 jenis kecerdasan majemuk manusia dalam teorinya tentang Multiple Intelligence (MI).

Konsep Gardner ini jauh lebih kompleks ketimbang teori dalam Taksonomi Bloom yang hanya membagi potensi manusia hanya mencakup tiga aspek atau ranah saja. Yaitu ranah kognitif, afektif, serta ranah psikomotor.

Karena itulah dalam aplikasinya tak jarang konsep Gardner ini sering kita gunakan juga untuk melengkapi gagasan atau teori yang telah ada sebelumnya.

Dalam konsep tentang kecerdasan majemuk atau Multiple Intelegence dari Gardner menyebutkan bahwa manusia memiliki 8 jenis kecerdasan.

Kecerdasan manusia itu meliputi kecerdasan linguistik, musikal, matematis-logis, interpersonal, spasial, intrapersonal, kinestetis, dan kecerdasan naturalis. Anda bisa mempelajari berbagai konsep ini dari berbagai buku atau melalui internet.

Pembagian kecerdasan ini mencakup wilayah yang cukup luas. Meskipun begitu dalam konsep ini juga terdapat kategori yang lebih terperinci.

Lantas dalam konsep kecerdasan majemuk ini bagaimanakah cara mengatur keuangan untuk pemula dan mengapa kecerdasan finansial tidak tercakup secara tekstual dalam konsep tersebut?

Kalau anda sempat mempelajari konsep kecerdasan majemuk tersebut, maka pengetahuan tentang kecerdasan finansial sudah tercakup dalam kategori matematis-logis. Meskipun begitu ini juga berkaitan dengan jenis kecerdasan majemuk lainnya.

Artinya, pengelolaan keuangan berkaitan erat dengan perhitungan matematis yang logis. Sehingga dengan kemampuan berpikir matematis-logis inilah kita juga memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan dengan lebih baik.

Itulah berbagai hal tentang cara mengatur keuangan untuk pemula yang bisa Anda terapkan sejak dini. Dengan mengasah secara disiplin kemampuan ini tentunya akan bisa meningkatkan kecerdasan finansial secara lebih luas. Termasuk keuangan usaha. (R11/HR Online)

- Advertisment -