Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita TerbaruEfek Kerokan saat Masuk Angin yang Sebaiknya Anda Waspadai

Efek Kerokan saat Masuk Angin yang Sebaiknya Anda Waspadai

Efek kerokan saat masuk angin ternyata bisa berbahaya. Siapa sangka jika kebiasaan masyarakat ini bisa memicu terjadinya stroke. Bahkan tradisi ini sebaiknya tidak Anda lakukan, khususnya para ibu yang sedang hamil.

Bagi orang Indonesia, kerokan merupakan salah satu hal yang kerap kita lakukan. Ini merupakan salah satu tradisi yang kita lakukan sebagai solusi untuk mengatasi keluhan masuk angin atau kembung yang sering terjadi.

Banyak yang meyakini bahwa cara tradisional ini bisa membuat angin yang bersemayam dalam tubuh segera lenyap.

Masuk angin yang menyebabkan mual, pusing, dan perut terasa kembung ini akan hilang dan juga keluar.

Maka tidak heran, banyak orang yang memilih kerokan sebagai salah satu cara tradisional yang mudah dan murah untuk kita lakukan. Sehingga cara ini menjadi alternatif sebagai pengobatan yang kerap kita pilih.

Namun tahukah Anda bahwa kerokan ini merupakan salah satu hal yang bisa memberikan dampak negatif pada tubuh Anda.

Memang, kerokan ini tidak ada yang melarang, bahkan jika kita lakukan dengan intensitas yang sering.

Baca Juga : Catat! Ini Efek Samping dari Kebiasaan Kerokan

Waspadai Efek Kerokan saat Masuk Angin

Akan tetapi, yang menjadi masalah dan bisa memberikan dampak atau efek samping bagi tubuh adalah jika kebiasaan kerokan ini sering kita lakukan. Karena itu, sebaiknya batasi dalam melakukan kebiasaan ini.

Lantas apa saja dampaknya bagi kesehatan tubuh Anda? Berikut ini adalah beberapa ulasan mengenai bahaya dan efek kerokan saat masuk angin yang perlu Anda ketahui dan waspadai.

Pori-pori Melebar

Kebiasaan kerokan bisa memberikan risiko pori-pori kulit menjadi melebar. Hal ini karena ketika dalam proses kerokan, kulit Anda akan tergores dengan benda tumpul.

Proses berulang dan kerap kita lakukan ini yang akan membuat lubang pori-pori menjadi semakin lebar.

Kondisi ini akan memberikan dampak buruk bagi tubuh yang bisa memudahkan virus dan benda asing masuk ke dalam tubuh Anda.

Baca Juga : Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin?

Walaupun Anda melakukannya, sebaiknya segera kenakan pakaian dan jangan biarkan tubuh terbuka.

Apabila pelebaran pori-pori kulit ini sudah parah, maka virus dan juga bakteri yang masuk ke dalam tubuh pun akan menjalar dengan mudah ke pembuluh darah Anda. Hal inilah yang membuat efeknya buruk bagi kesehatan.

Risiko Terjadinya Stroke

Dampak dan efek kerokan saat masuk angin selanjutnya yang cukup berbahaya adalah terjadinya stroke. Ini bukanlah dampak yang main-main, mengingat ketika kerokan maka peredaran darah akan lebih terbuka.

Kasus pelebaran pembuluh darah ini tentu saja sangat berisiko tinggi akan terjadinya pecahnya pembuluh darah. Terlebih jika Anda sering melakukannya dengan frekuensi yang terlalu sering.

Dengan kebiasaan inilah yang nantinya bisa membuat pembuluh darah menjadi pecah. Jika ini terjadi, tentunya akan membuat Anda berisiko terserang stroke.

Baca Juga : Resep Minuman Bandrek Khas Bandung Nikmat, Berkhasiat Bagi Tubuh

Risiko Bayi Lahir Prematur

Bagi para ibu yang sedang mengandung, kerokan merupakan merupakan salah satu pantangan yang perlu Anda hindari. Karena ada efek kerokan saat masuk angin yang berbahaya, khususnya untuk ibu yang sedang hamil.

Bahkan ketika Anda mengalami masuk angin yang sangat, sebaiknya tidak mengatasinya dengan kerokan. Konsultasikan dengan dokter untuk mengobati gangguan yang Anda alami.

Hal ini karena ketika Anda sedang kerokan akan meningkatkan produksi hormon sitokinin dalam tubuh. Hormon sitokin ini sendiri akan menyebabkan perang kontraksi yang berbahaya bagi ibu hamil.

Kondisi tersebut akan membuat bayi yang ada dalam perut mengalami resiko lahir lebih cepat atau prematur. Tentu saja hal ini tidak kita inginkan terjadi pada ibu hamil.

Ketagihan

Dampak yang selanjutnya adalah efek ketagihan. Ketagihan akan kerokan ini dampaknya akan terasa pada sisi psikologis Anda.

Sehingga ketika masuk angin datang menyerang, Anda akan langsung refleks untuk minta dikerok.

Bahkan ketika Anda mendapat pilihan dengan pengobatan lainnya pun Anda akan menolaknya. Padahal dampak yang Anda dapatkan dari kerokan ini sendiri bagi kesehatan tubuh sangat berbahaya.

Karena itu, sebelum mengalami ketagihan sebaiknya jangan biasakan menggunakan kerokan. Anda bisa mencari pengganti dari kerokan ini agar nantinya Anda tidak mendapatkan efek negatif bagi tubuh Anda.

Demikian berbagai efek kerokan saat masuk angin yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Sebagai alternative, Anda lebih baik membalurkan tubuh dengan minyak gosok atau minyak kayu putih untuk mengatasi masuk angin. (R11/HR-Online/Editor-Eva)

- Advertisment -