Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita BanjarFasilitas Publik di Kota Banjar Ditutup Jelang Malam Pergantian Tahun

Fasilitas Publik di Kota Banjar Ditutup Jelang Malam Pergantian Tahun

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan penutupan fasilitas publik yang menjadi pusat keramaian. Penutupan tersebut saat menjelang perayaan malam pergantian tahun, atau Jumat (31/12/2021). 

Seperti penutupan pusat keramaian Alun-alun Kota Banjar. Pantauan HR Online, petugas gabungan sudah melakukan penutupan Alun-alun, dengan menggunakan tali rafia sebagai pembatas orang untuk masuk.

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana mengatakan, penutupan fasilitas publik tersebut atas dasar keselamatan dan kesehatan masyarakat. 

Ia mengkhawatirkan saat malam pergantian tahun, ada migrasi orang dari luar masuk ke Banjar. Sebab, bisa jadi orang tersebut membawa migrasi virus.

“Jadi atas dasar itu, demi keselamatan dan kesehatan masyarakat Kota Banjar, beberapa fasilitas publik atau titik tertentu kita lakukan penutupan,” kata Nana, Jumat (31/12/2021). 

Lebih lanjut Nana menambahkan, penutupan beberapa titik lokasi yang menjadi pusat keramaian malam pergantian tahun baru tersebut, hanya berlangsung selama satu hari. 

“Ya kita tutup selama malam pergantian tahun baru saja,” ucapnya.

“Biasanya kan malam tahun baru orang-orang mencari titik kumpulan menjelang pukul 00.00 WIB. Hal seperti itu yang dihindari,” imbuhnya.

Nana menyebut, pemerintah menutup fasilitas publik bukan bermaksud untuk menghambat kebahagiaan masyarakat dalam menyambut pergantian tahun baru. 

Akan tetapi, lebih kepada bagaimana masyarakat Kota Banjar harus tetap sehat dengan tetap berada pada level 1.

Selain penutupan fasilitas publik, Pemkot Banjar juga akan melakukan pemadaman lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk beberapa titik tertentu. 

Wakil Wali Kota Banjar mengatakan, pemadaman PJU hanya beberapa titik saja. Dan itu juga yang sekiranya tidak menimbulkan kerawanan kecelakaan dan kejahatan.

“Karena gelap juga kan kondisinya tidak selamanya baik. Sehingga kadang-kadang mengundang orang berbuat kejahatan,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor-Adi)