Selasa, Juni 28, 2022
BerandaBerita TerbaruGugus Fungsi Senyawa Karbon Memiliki Berbagai Golongan

Gugus Fungsi Senyawa Karbon Memiliki Berbagai Golongan

Gugus fungsi senyawa karbon dapat digolongkan menjadi berbagai macam. Banyaknya senyawa karbon memiliki kemiripan sifat tampak dari reaksi-reaksinya. Hal ini akibat gugus fungsional yang terdapat dalam molekul senyawa tersebut.

Gugus fungsi adalah bagian aktif dari senyawa karbon yang menentukan berbagai sifat senyawanya. Melansir Wikipedia, gugus fungsi merupakan kelompok satu atau lebih atom-atom dari berbagai sifat kimia yang khas.

Bahkan juga tidak peduli dengan apa yang melekat pada atom tersebut. Atom-atom gugus fungsinya tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Selain itu, dengan molekul lain melalui ikatan kovalen. Gugusan fungsi tersebut umumnya berupa ikatan karbon rangkap dua, rangkap tiga, dan atom atau gugus atom.

Baca Juga: Senyawa Turunan Alkana Dengan Berbagai Gugus Fungsi yang Berbeda

Penggolongan Gugus Fungsi Senyawa Karbon

Gugus fungsi sebagai bagian reaktif dari senyawa yang menentukan sifat fisika dan kimia. Sedangkan senyawa karbon merupakan senyawa dengan komponen utama yang tersusun dari berbagai atom.

Senyawa ini menjadi beberapa golongan berdasarkan gugus fungsinya. Berikut beberapa contoh dari gugus fungsi tersebut.

Alkohol 

Kelompok senyawa karbon ini memiliki hidroksil (-OH). Alkohol termasuk mudah larut dalam air dan titik didihnya relatif tinggi. Hal ini karena terdapat suatu ikatan hidrogen.

Berdasarkan letak gugus hidroksinya, alkohol terbagi atas 3 jenis, yaitu alkohol primer, sekunder, dan tersier.

Eter

Eter merupakan senyawa karbon yang memiliki rumus molekul R-O-R’. Oksigen pada rumus molekul eter berfungsi sebagai gugus fungsi.

Eter termasuk tidak mudah larut dalam air. Hal itu karena memiliki sifat yang nonpolar. Bahkan eter sifatnya mudah terbakar dan titik didihnya relatif rendah. 

Baca Juga: Gugus Fungsi Keton dalam Pembelajaran, Berikut Penjelasan Detailnya

Aldehida 

Aldehid adalah singkatan dari alkohol dehidrogenatum. Senyawa ini menjadi turunan dari alkana, sehingga menyebutnya dengan alkanal. Untuk memperoleh aldehid, melalui proses oksidasi alkohol primer.

Keton 

Keton adalah senyawa karbon yang memiliki rumus umumnya R–CO–R’. Senyawa ini juga dikenal sebagai senyawa karbonil karena memiliki gugus fungsi C= O.

Untuk memperoleh keton, melalui oksidasi alkohol sekunder. Keton tidak dapat teroksidasi oleh pereaksi Fehling dan Tollens, sehingga dapat membedakannya dari aldehid. 

Asam Karboksilat 

Asam karboksilat ini memiliki rumus umum CnH2nO2 atau R-COOH. Gugus karboksilat (-COOH) asalnya dari gabungan gugus karbonil dan hidroksil.

Senyawa ini menjadi turunan alkana dan memiliki nama asam alkanoat. Selain itu, memiliki nama yang lebih lama yaitu asam alkana karboksilat.

Ester 

Ester ini memiliki rumus umum CnH2nO2 atau R-COO-R’. Nama IUPAC dari ester yaitu alkil alkanoat. Kebanyakan senyawa ester memiliki bau harum.

Sehingga banyak yang menggunakannya sebagai pengharum atau esens. Pembuatan ester dari asam dan alkohol melalui reaksi esterifikasi biasanya berupa reaksi setimbang.

Baca Juga: Perbedaan Unsur dan Senyawa dari Berbagai Sisi Termasuk Sifatnya

Alkilamina 

Alkilamina merupakan suatu senyawa karbon yang memiliki ikatan dengan gugus -NH2.

Haloalkana 

Haloalkana merupakan suatu senyawa karbon atau alkil yang memiliki ikatan dengan salah satu unsur halogen.

Gugus fungsi sebagai bagian reaktif dari senyawa karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia. Senyawa tersebut memiliki beberapa golongan berdasarkan gugus fungsinya. (R10/HR-Online)

- Advertisment -