Rabu, Januari 26, 2022
BerandaBerita TerbaruJenis Bunyi Berdasarkan Frekuensi Ada 3, Berikut Ini Penjelasannya

Jenis Bunyi Berdasarkan Frekuensi Ada 3, Berikut Ini Penjelasannya

Jenis bunyi berdasarkan frekuensi ternyata masih menjadi salah satu pembahasan penting dan membingungkan. Pasalnya, masih terdapat banyak orang yang mendapatkan atau memberikan jawaban tidak sesuai dengan pertanyaan berkaitan jenis bunyi berdasarkan frekuensinya.

Padahal, hal tersebut sangatlah penting untuk kehidupan kita. Bunyi atau bisa juga kita sebut dengan suara merupakan gelombang longitudinal yang merambat melalui medium.

Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan medium? Medium dalam hal ini adalah zat perantara. Bisa zat padat, zat gas, juga zat cair. Perlu Anda ketahui juga bahwasannya bunyi dihasilkan oleh sumber bunyi atau benda yang bergetar.

Sehingga, bunyi tersebut bisa kita tangkap menggunakan telinga yang fungsinya sebagai indera pendengar. Namun, bunyi itu sendiri tidak bisa kita dengar di ruangan hampa. Misalnya saja, luar angkasa.

Baca Juga: Contoh Gelombang Longitudinal, Pengertian, dan Rumusnya

Apa Saja Jenis Bunyi Berdasarkan Frekuensi dalam Pembelajaran?

Dalam pembahasan bunyi, kadang masih banyak orang yang menganggap bahwa tema ini adalah bab sepele. Ternyata, bunyi yang kita dengar itu tidak hanya terdiri satu jenis saja.

Salah satunya adalah jenis bunyi berdasarkan frekuensinya. Pembagian berdasarkan frekuensinya ini juga terdiri dari tiga macam bunyi. Ada ultrasonik, infrasonik, dan audiosonik.

Apakah Anda sudah mengetahui bagaimana penjelasan atau perbedaan ketiga jenis bunyi tersebut? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka penting sekali Anda menyimak informasi berikut.

Baca Juga: Contoh Gelombang Transversal dalam Kehidupan, Berikut Penjelasannya

Audiosonik

Untuk jenis bunyi berdasarkan frekuensi yang pertama adalah bunyi audiosonik. Lebih tepatnya merupakan jenis gelombang bunyi yang frekuensinya antara 20 Hz sampai dengan 20000 Hz.

Audiosonik ini juga menjadi satu-satunya jenis bunyi yang bisa manusia dengarkan. Alasannya adalah memang berada dalam batas pendengaran manusia yang normal.

Kata lainnya adalah semua bunyi yang kita dengarkan dalam kehidupan sehari-hari itu merupakan bunyi audiosonik. Misalnya saja lagu, suara kendaraan, obrolan teman, dan lainnya.

Ultrasonik

Kemudian ada ultrasonik yang juga termasuk dalam bagian jenis bunyi berdasarkan frekuensi. Bunyi satu ini mempunyai pengertian sebagai jenis gelombang bunyi yang frekuensinya lebih dari 20.000 Hz.

Jika audiosonik bisa didengar telinga manusia, ultrasonik berbanding terbalik. Tetapi, terdapat beberapa hewan yang mampu mendengar ultrasonik. Sebut saja lumba-lumba, paus, anjing, kelelawar, dan yang lainnya.

Namun, manusia juga bisa memanfaatkan bunyi ini untuk beberapa keperluan. Terlebih pada bidang medis serta kesehatan. Contohnya adalah untuk mendeteksi janin atau USG serta terdiagnosa berbagai penyakit.

Baca Juga: Contoh Interferensi Gelombang, Dasar dan Fenomena Nyatanya

Infrasonik

Jenis bunyi berdasarkan frekuensi terakhir yakni infrasonik. Artinya adalah jenis gelombang bunyi yang mempunyai frekuensi kurang dari 20 Hz.

Perlu Anda ketahui juga bahwasannya bunyi ini tidak bisa didengar telinga manusia. Namun seperti halnya ultrasonik, anjing, gajah, jangkrik, dan lumba-lumba bisa mendengar bunyi yang satu ini.

Manusia juga bisa mendapatkan manfaat dari jenis bunyi berdasarkan frekuensi yang satu ini. Salah satunya adalah untuk mendeteksi aktivitas vulkanik gunung berapi. (R10/HR-Online)

- Advertisment -