Selasa, Mei 17, 2022
BerandaBerita PangandaranKecanduan Magic Mushroom, Remaja di Pangandaran Lumpuh dan Bisu

Kecanduan Magic Mushroom, Remaja di Pangandaran Lumpuh dan Bisu

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang remaja di Pangandaran, Jabar, mengalami kelumpuhan dan bisu akibat sering konsumsi magic mushroom atau jamur dari kotoran sapi.

Hal itu dialami AT (21) remaja asal Desa Cibenda, Kecamatan Parigi.

Berdasarkan informasi, AT sebelumnya kerap mengonsumsi magic mushroom untuk merasakan kesenangan sesaat (perasaan melayang).

Kondisi remaja laki-laki ini cukup memprihatinkan, hingga Dinas Sosial Pangandaran memberikan bantuan kursi roda kepadanya.

Bantuan tersebut diserahkan Dinas Sosial, didampingi Anggota DPRD Pangandaran Ade Ruminah Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Bandel! Hotel di Pangandaran Tak Terapkan Prokes, Langsung Disanksi

Anggota DPRD Pangandaran Ade Ruminah turut prihatin dengan kondisi yang dialami AT akibat sering konsumsi magic mushroom.

Awalnya kata Ade, secara keseluruhan fisik remaja tersebut sangat sehat.

Namun akhir akhir ini kondisi kesehatannya semakin menurun, bahkan sudah tidak bisa berjalan dan berbicara.

Menurut informasi lanjut Ade Ruminah, AT sering mengonsumsi magic mushroom atau jamur yang tumbuh dari kotoran binatang.

“Katanya setelah makan mushroom (jamur kotoran hewan), membuat AT merasa perasaannya melayang hingga tidak sadarkan diri, padahal efek dari konsumsi jamur itu membuat sebagian besar sarafnya terganggu hingga akhirnya seperti ini,” ujar Ade.

Pihaknya saat ini sedang berusaha menolong remaja tersebut agar bisa direhabilitasi, sehingga bisa normal kembali seperti sedia kala.

“Meski saat ini kondisi fisiknya sudah sangat memprihatinkan, namun saya akan berusaha untuk membantu agar AT bisa beraktivitas kembali seperti biasa,” paparnya.

Pihaknya sebagai wakil rakyat mengimbau kepada orang tua agar memperhatikan aktivitas anaknya, dampingi, arahkan, dan beri pemahaman.

“Jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini akibat konsumsi magic mushroom, kasian generasi muda bangsa,” pungkas Ade Ruminah. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -