Minggu, Januari 23, 2022
BerandaBerita TerbaruKejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, Indonesia Dipastikan Mundur

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, Indonesia Dipastikan Mundur

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis tahun 2021 ini akan berlangsung pada 12 sampai 19 Desember. Tempat pergelaran event olahraga tepok bulu pada akhir tahun ini di Huelva, Spanyol.

Tidak sedikit yang menantikan untuk menyaksikan secara langsung via televisi pertandingan olahraga yang satu. Sebab, bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang tidak sedikit penggemarnya terutama Indonesia.

Baca Juga : Sepatu Bulu Tangkis, Tips Memilih yang Nyaman dan Berkualitas

Terlebih, kejuaraan BWF World Championship 2021 ini masuk dalam grade atau kejuaraan kelas 1. Sehingga, sudah pasti akan diikuti oleh atlet bulu tangkis berperingkat terbaik dunia.

Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021

Keinginan masyarakat Indonesia untuk melihat Kevin Sanjaya dan kawan-kawan berlaga pada ajang BWF World Championship 2021 sirna sudah.

Pasalnya, PBSI sebagai organisasi resmi bulu tangkis Indonesia menarik kepersertaan dari kejuraan dunia tepok bulu ini.

Padahal, sebelumnya PBSI sudah pasti ikut berlaga pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis tersebut, dengan mengirimkan sebanyak 13 atlet pelatnasnya.

Kepastian PBSI mundur dari BWF World Championship 2021 adalah dari akun Twitter resmi organisasi bulu tangkis Indonesia ini, pada 8 Desember 2021.

Adapun alasan PBSI mundur karena saat ini adanya penyebaran Omicron, yaitu virus Corona varian baru.

Jadi, PBSI tidak mau untuk mengambil resiko dengan adanya penyebaran Omicron tersebut. Organisasi bulu tangkis Indonesia ini lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan atlet pelatnasnya.

Kabid Binpres PBSI, Rionny Mainaky mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengajak diskusi para atlet pelatnas yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

“Dan mereka (atlet pelatnas) setuju untuk menarik diri dari BWF World Championship 2021,” katanya seperti dilansir dari akun resmi twitter PBSI.

Masih dalam cuitan PBSI, bahwa pihaknya akan langsung mempersiapkan para atlet pelatnas untuk menghadapi turnamen pada tahun 2022 nanti.

Rumor Tidak Sedap

Ternyata kabar tim Indonesia yang mundur pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021, berawal dari New Straits Times, media asal Malaysia.

Media tersebut memang memberitakan tentang mundurnya tim Indonesia karena alasan adanya varian baru Covid-19 yang kasusnya meningkat di negara Eropa.

Akan tetapi, pemberitaan New Straits Times sedikit janggal. Media tersebut menyebut alasan lain dari mundurnya Indonesia dari BWF World Championship 2021, karena tidak mempunyai anggaran.

Sontak kabar tidak sedap tersebut dibantah oleh Herry IP yang merupakan pelatih ganda putra Indonesia.

Pelatih yang mendapat julukan Coach Naga Api ini memastikan bahwa alasan mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis bukan karena masalah uang.

BWF Kecewa

Mundurnya Indonesia dari event tersebut mendapat respon dari BWF selaku Federasi Bulu Tangkis Dunia.

Dalam rilis resminya, BWF mengaku kecewa dengan keputusan organisasi bulu tangkis Indonesia ini.

Selain itu, BWF juga menyayangkan penarikan pemain badminton pelatnas yang dilakukan setelah pengundian selesai.

Namun, Federasi Bulu Tangkis Dunia menginformasikan bahwa ada pemain asal Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021.

Pemain tersebut adalah Dejan Ferdinansyah/Serena Kani, pemain ganda campuran non pelatnas asal PB Djarum.

Dejan Ferdinansyah/Serena Kani akan berangkat ke Spanyol bersama Vita Marissa, yang merupakan pelatihnya pada hari Kamis 9 Desember 2021.

Selain Indonesia, tunggal putra nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota, juga resmi absen dari BWF World Championship 2021

Mengutip dari laman resmi BWF, alasan Momota mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 adalah karena cedera. (R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -